Diduga Cabuli Anak di Rumah Makan, Pria Paruh Baya di Bitung Ditangkap Polisi

- Editor

Kamis, 24 September 2026 - 11:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim URC Resmob Polres Bitung, Berhasil mengamankan Terduga Pelaku. (Dok. Istimewa)

Tim URC Resmob Polres Bitung, Berhasil mengamankan Terduga Pelaku. (Dok. Istimewa)

Bitung | Tribuneindonesia.com Penanganan kasus dugaan kejahatan terhadap anak di wilayah hukum Kota Bitung kembali menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum.

Langkah cepat yang diambil kepolisian menjadi cermin komitmen dalam menjaga keamanan masyarakat, khususnya kelompok anak yang tergolong rentan.

​Langkah nyata tersebut dibuktikan saat Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polres Bitung berhasil menangkap seorang pria paruh baya berinisial SP (48) di Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian, Kota Bitung.

Penangkapan terduga pelaku kejahatan seksual ini berlangsung pada Kamis (24/9/26) dini hari.

​Tindakan tegas jajaran kepolisian ini bermula dari laporan resmi pihak keluarga korban yang tidak terima atas perlakuan tidak senonoh terhadap anak perempuan mereka.

Kejadian yang mengejutkan tersebut diperkirakan berlangsung pada Rabu (23/9) sekitar pukul 22.30 WITA di kawasan Girian Atas.

​Begitu menerima aduan dari pihak keluarga, Tim URC Resmob Polres Bitung yang berada di bawah pimpinan Katim AIPTU Arnold Moningka bergerak cepat menyisir lokasi kejadian.

Petugas langsung menyisir Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti serta menggali keterangan dari sejumlah saksi guna mendeteksi keberadaan terduga pelaku.

​Hasil penelusuran lapangan serta informasi yang dihimpun secara cermat membuahkan hasil dalam waktu singkat. Tim Resmob langsung mengepung lokasi keberadaan (SP) di Kelurahan Girian Atas dan membekuknya tanpa perlawanan berarti.

​Usai dibekuk di lokasi penangkapan, personel kepolisian membawa (SP) menuju Markas Komando (Mako) Polres Bitung. Petugas langsung menempatkan terduga pelaku di ruang tahanan untuk menjalani rangkaian pemeriksaan dan proses hukum formal sesuai perundang-undangan yang berlaku.


​Peristiwa pilu tersebut berawal ketika anak perempuan yang menjadi korban tengah berada di sebuah rumah makan di kawasan Girian Atas. Saat korban beranjak dari tempat duduk menuju kamar mandi, (SP) secara diam-diam membuntutinya dari belakang.


​Di area yang sepi dekat kamar mandi itulah, (SP) melancarkan aksi nekatnya dengan melalukan tindakan yang melanggar norma dan hukum terhadap anak di bawah umur tersebut.

Korban yang terkejut langsung memberikan perlawanan gigih untuk menyelamatkan diri dari aksi keji terduga pelaku.

​Setelah berhasil meloloskan diri, korban bergegas memberitahukan perbuatan (SP) kepada keluarganya. Pihak keluarga yang tersulut emosi dan keberatan atas perlakuan tersebut bergegas mendatangi Mako Polres Bitung malam itu juga untuk menuntut keadilan.

Baca Juga:  Tebar Kepedulian di Tengah Teriakan Takbir: Polrestabes Medan Sembelih 31 Hewan Kurban untuk Rakyat

Menanggapi laporan tersebut, Kepolisian Resor Bitung menegaskan komitmennya untuk memproses seluruh laporan kejahatan terhadap anak secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

Perlindungan hak-hak serta psikologis korban anak menjadi prioritas utama selama penanganan perkara.

​Mewakili Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama menegaskan bahwa gerak cepat personel URC Resmob merupakan bentuk perlindungan nyata negara terhadap kelompok rentan.

Kepolisian tidak memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan anak di wilayah Bitung.


​“Kami memberikan perhatian serius terhadap setiap laporan yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak melakukan pengecekan di lapangan dan penyelidikan hingga berhasil mengamankan terduga pelaku,”


ujar Kasat Reskrim AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama.

​Ia memastikan bahwa penanganan kasus ini akan mengedepankan prosedur hukum yang berlaku objektif.

Selain itu, AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama mengajak seluruh masyarakat untuk aktif melaporkan setiap potensi kejahatan yang menyasar anak-anak di lingkungan mereka.


​“Kami mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan keluarga, untuk tidak ragu melaporkan kepada Kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan atau tindakan yang mengancam keselamatan anak. Kepolisian akan memberikan respons dan penanganan sesuai ketentuan hukum serta tetap memperhatikan hak dan perlindungan korban,”


jelasnya.

​Lebih lanjut, pihak kepolisian meminta peran aktif lingkungan keluarga serta tetangga dalam menjaga keamanan anak-anak secara kolektif. Kepedulian bersama dinilai menjadi benteng utama pencegahan tindak pidana serupa.


​“Anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama. Karena itu, mari kita ciptakan lingkungan yang aman, saling peduli dan tidak membiarkan setiap bentuk kekerasan terhadap anak. Bila ada kejadian yang mencurigakan atau diduga merupakan tindak pidana, segera laporkan kepada Kepolisian,”


tambahnya.

​Polres Bitung juga mengimbau publik agar bijak dalam menyikapi kasus ini dengan tidak menyebarluaskan identitas, foto, maupun data pribadi korban anak di media sosial.


Hal ini krusial untuk mencegah trauma mendalam serta menjaga privasi dan masa depan korban.


​Hingga saat ini, (SP) masih berada di Mako Polres Bitung untuk menjalani proses penyidikan mendalam oleh tim penyidik Satreskrim.

Seluruh penanganan kasus dipastikan berjalan profesional, humanis, serta berlandaskan pada alat bukti yang sah sesuai perundang-undangan. (kiti)

Berita Terkait

Ketua Umum Bhayangkari Resmikan Secara Daring Bantuan Fasilitas Air Bersih Di Gampong Cot Ara Kuta Blang 
Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap
Polsek Gandapura Kawal Penyaluran Beras Bantuan Pangan untuk Masyarakat
Kapolres Bireuen Buka Bimtek Sistem Manajemen Pengamanan OBVITNAS dan OBTER
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Kapolres Aceh Timur, Pimpin Apel Pagi dan Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:52

Ancaman TPPO Makin Nyata, Wali Kota Bitung Minta Semua Pihak Bergerak Cegah Korban Baru

Kamis, 24 September 2026 - 08:25

PEMKAB SIMEULUE APRESIASI KEJARI SIMEULUE, BERHASIL PULIHKAN ASET DAN KEUANGAN NEGARA Rp1,068 MILIAR HASIL TEMUAN BPK-RI

Kamis, 24 September 2026 - 07:09

Warga Perapat Sepakat Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Bergerak Cepat Olah TKP

Kamis, 24 September 2026 - 04:17

Pemkab Aceh Tenggara Gelar Gerakan Pangan Murah, Bupati Salim Fakhry dan Kadis Pangan drh. Karnodi Selian Tekankan Keterjangkauan Harga

Kamis, 24 September 2026 - 01:27

Pakta Integritas dan Pengawasan yang Diuji

Rabu, 23 September 2026 - 15:41

Belum Punya Sertifikat UKW, Bukan Berti Tak Boleh Meliput! Dewan Pers Luruskan Polemik Wartawan

Rabu, 23 September 2026 - 15:30

Reses di Bintang Meriah, Dewi Fitriana Paparkan Pemberdayaan Masyarakat dan Evaluasi MBG

Rabu, 23 September 2026 - 12:30

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Berita Terbaru

Walikota Bitung Hengky Honandar, S.E, (ft. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Ancaman TPPO Makin Nyata, Wali Kota Bitung Minta Semua Pihak Bergerak Cegah Korban Baru

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:52