Mama, Kau Tak Pernah Letih Mencintaiku

- Editor

Selasa, 29 Juli 2025 - 17:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Penulis: Ilham Gondrong
TribuneIndonesia.com

Mama…
Engkau selalu hadir dalam hatiku. Tak pernah pergi, tak pernah benar-benar lelah meski ragamu tak lagi muda. Segala perjuanganmu demi anak-anakmu tak pernah berhenti, bahkan sampai hari ini.

Kasih sayangmu tak pernah luntur, walau badai dan cobaan silih berganti datang menimpa. Engkau tetap berdiri tegar, dengan hati yang penuh cinta, dengan senyum yang tak pernah pudar meski air matamu sering kau sembunyikan.

Tak pernah kami tahu betapa pedihnya hari-harimu, betapa beratnya langkahmu membesarkan kami. Engkau tak pernah mengeluh. Dalam diam, engkau berjuang. Dalam sunyi, engkau menangis sendiri. Semua demi kami, anak-anakmu.

Kau bekerja tanpa pamrih. Apa pun kau lakukan, asal halal dan bisa memberi kami makan. Makian dan cacian dari orang yang menggajimu tak pernah membuatmu menyerah. Selama kami bisa makan, bisa bersekolah, bisa bertumbuh itu sudah cukup bagimu.

Baca Juga:  Ulang Tahun ke-34 Gubernur Sumut Bobby Nasution Pemimpin Muda, Penuh Gagasan dan Aksi

Kini, tubuhmu mulai menua. Wajahmu yang dulu segar, kini dihiasi keriput. Tapi kasihmu… tak berubah sedikit pun. Kau masih sama seperti dulu. Masih menyebut namaku dalam setiap doamu, masih menyelipkan harapan dalam setiap malam yang sepi.

Aku tahu, di malam-malam itu, ketika kami terlelap, kau memohon pada Tuhan agar anak-anakmu menjadi orang yang baik, menjadi anak yang saleh, yang berbakti. Doa-doa itu menembus langit malam, melindungi kami tanpa kami tahu.

Mama, maafkan anakmu yang belum bisa membalas semua yang telah kau berikan. Bahkan untuk mengucapkan terima kasih pun, sering aku lupa.

Tapi hari ini, izinkan aku berkata:
Mama, aku mencintaimu. Sepenuh hatiku. Selamanya.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Ketika Jabatan Lebih Ditentukan Jaringan Daripada Kemampuan, Quo Vadis Kepemimpinan Indonesia?
Selamat Hari Kemerdekaan ke-81 Bangsa Indonesia
Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju?
Pemimpin yang Membangun, Pemimpin yang Menghancurkan
Kemerdekaan yang Tak Selesai di Atas Kertas
Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru
Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap
Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x