Tanggul Harapan di Pinggir Belumai Warga Tumpatan Nibung Satukan Kekuatan Lawan Longsor

- Editor

Minggu, 27 Juli 2025 - 06:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batang Kuis | TribuneIndonesia.com-
Semangat gotong royong kembali bergema di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis. Pada Minggu pagi, 27 Juli 2025, alunan cangkul dan derap langkah warga menyatu dalam aksi nyata membendung ancaman longsor di tepi Sungai Belumai. Bukan dengan alat berat atau mesin modern, tapi dengan tangan sendiri dan hati yang ringan karena cinta pada kampung halaman.

Dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem) Solihin yang mewakili Kepala Desa, Tumpatan Nibung Surianto(aceng),kegiatan ini dimulai pukul 10.10 WIB dan dipusatkan di Dusun I dan II, lokasi yang sudah lama tergerus air dan rawan longsor. Turut hadir para kepala dusun, pekerja harian desa, serta puluhan warga lintas usia dan profesi yang berbaur tanpa sekat.

“Kita tidak bisa hanya berharap pada bantuan dari luar. Keselamatan desa ini adalah tanggung jawab bersama. Ini rumah kita,” ungkap Solihin, dengan peluh di dahi dan semangat yang tak surut sedikit pun.

Material disusun, karung pasir diangkat, dan tanggul darurat dibangun secara manual. Semua dikerjakan bersama, dengan langkah yang serempak dan senyum yang tak pernah lepas dari wajah mereka. Di antara semak dan tanah yang lembab, tumbuh pula solidaritas yang menghangatkan.

Yang menarik, para ibu rumah tangga pun ambil peran. Bukan hanya memasak dan menyiapkan konsumsi, tapi juga memberi semangat dari balik dapur darurat yang mereka dirikan di pinggir jalan. Nasi bungkus dan air kelapa disajikan dengan kasih, menjadi energi tambahan bagi para pekerja tangguh itu.

Baca Juga:  Kapolres Aceh Tengah Gelar Berkah Ramadan ke-12, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers dan Elemen Masyarakat

Tanggul yang dibangun bukan sekadar struktur fisik ia menjadi simbol harapan dan keteguhan warga desa dalam menjaga alamnya. Pemerintah desa juga berencana terus memantau kondisi bantaran sungai dan akan mengupayakan bantuan teknis dari pihak terkait jika dibutuhkan.

Kegiatan ini tak hanya menahan erosi tanah, tetapi juga mengokohkan akar sosial desa. Di tengah zaman yang makin individualis, warga Tumpatan Nibung justru memeluk erat nilai-nilai kolektif: saling bantu, saling jaga.

“Belumai memang pernah mengancam, tapi lihat hari ini dia justru mempersatukan kami,” ujar seorang warga, sambil menatap aliran sungai yang kini terasa lebih bersahabat.

Hari itu, bukan hanya tanggul yang dibangun, tapi juga rasa percaya dan kebersamaan. Gotong royong ini menjadi wajah sejati dari kekuatan desa: ketika rakyat bergerak bersama, tak ada tantangan yang terlalu besar.

Dengan semangat yang masih membara, warga Tumpatan Nibung menatap masa depan. Mereka tahu, apa pun yang terjadi kelak, mereka tak akan sendirian.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

​Atasi Warga Undocumented Person, Wali Kota Hengky Honandar Resmi Teken Kerja Sama Lintas Instansi
Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
​Kasal Pimpin Gerakan “Aku Cinta Laut”, TNI AL Manado Bagikan Sembako untuk Nelayan Megamas
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue
Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 03:31

Selamat Hari Kemerdekaan ke-81 Bangsa Indonesia

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:35

Mengapa Bangsa Ini Tidak Maju?

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:20

Pemimpin yang Membangun, Pemimpin yang Menghancurkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:04

Kemerdekaan yang Tak Selesai di Atas Kertas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:11

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:51

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:49

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:18

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Dari Jalan hingga Air Bersih, Hutama Karya Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana

Selasa, 8 Sep 2026 - 04:09

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dapur Gizi dan Perburuan Pangan Lokal

Selasa, 8 Sep 2026 - 01:00

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x