Kepling Guncang Medan! Nikah Siri Diam-Diam, Surat Pernyataan Dikhianati, Harga Diri Pemko Dipertaruhkan!

- Editor

Rabu, 18 Juni 2025 - 16:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | TribuneIndonesia.com 

 Woy, ini Medan, Bung! Bukan film sinetron, tapi drama nyata yang kini sedang menggelegar di Kecamatan Medan Perjuangan. Dua oknum Kepala Lingkungan (Kepling) nekat diduga melakukan pernikahan siri secara diam-diam, meski telah meneken surat pernyataan sakral untuk tidak menjalin hubungan asmara.

 Kini, janji dilanggar, etika dibuang, jabatan dipermainkan!

Si pria berinisial RDL, Kepling di Kelurahan Sei Kera Hilir II, dan si wanita DM, Kepling di Kelurahan Pandau Hilir, diduga diam-diam telah menikah secara siri.

Padahal, sebelumnya RDL telah menandatangani surat pernyataan: jika menjalin hubungan dengan DM, ia siap diberhentikan dari jabatannya.

Kini, perbuatan mereka jadi bahan gunjingan satu kecamatan. Bahkan, nama baik institusi Pemko Medan ikut tercoreng!

Baca Juga:  Dukung Keamanan Ramadan JWI dan Pemerhati Sosial Apresiasi Langkah Sigap Polres Aceh Timur

“Ini bukan hanya pelanggaran etika, tapi juga penghinaan terhadap komitmen dan integritas seorang pejabat lingkungan!” tegas Adi Warman Lubis, Ketua Umum TKN Kompas Nusantara, saat dimintai tanggapan di kantornya, Rabu 18 Juni 2025.

Adi Warman juga menyebut, Pemko Medan tak boleh tinggal diam. Jika tidak segera bertindak tegas, maka ini bisa menjadi preseden buruk bagi pemerintahan di tingkat akar rumput.

“Kepling itu wajah terdepan dari pemerintah. Kalau wajahnya rusak, bagaimana rakyat bisa percaya?” ucapnya geram.

Masyarakat geram, institusi tercoreng, etika dikhianati! Warga menuntut Camat Medan Perjuangan dan Wali Kota Medan untuk menindak tegas, bahkan mencopot jabatan keduanya jika terbukti melanggar sumpah jabatan dan etika publik.

Tribuneindonesia.com

 

Berita Terkait

Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran
Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau
BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Berita ini 248 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:38

Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran

Minggu, 27 September 2026 - 15:21

Bantuan Perlengkapan Sekolah Dari Program Bhayangkari Peduli Disalurkan.

Minggu, 27 September 2026 - 11:13

Viral Soal Lapas Cibinong, “Ombudsman Offside, Mereka Bukan Penyidik Lakukan Penggerebekan

Minggu, 27 September 2026 - 04:48

Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi

Minggu, 27 September 2026 - 01:29

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:53

Konten Diduga Singgung Agama, Ketua DPP GRPK Laporkan Akun TikTok ke Polda Sumut

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x