“Markas Kematian di Gang Nasional” Dibongkar! Pengedar Narkoba TO Ditangkap di Medan Maimun, Polisi Kepung Lokasi Seperti Sarang Iblis

- Editor

Minggu, 15 Juni 2025 - 12:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan  | TribuneIndonesia.com  

Sebuah operasi dramatis terjadi di kawasan yang selama ini dikenal sebagai “markas kematian”  Jalan Brigjen Katamso, Gang Nasional, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun.

Sabtu malam (14/06/2025), suara langkah sepatu petugas membelah keheningan saat Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggulung seorang pengedar narkoba berinisial DW (26), target operasi yang telah lama menghantui catatan hitam pihak kepolisian.

DW ditangkap dalam keadaan panik, mencoba melarikan diri saat lokasi pengedarannya dikepung petugas dari segala arah. Namun takdir berkata lain, buruan ini akhirnya jatuh tersungkur dalam jerat hukum yang telah menantinya.

“Wilayah ini sudah lama menjadi zona merah kami. Sebelumnya sudah pernah kami gerebek, dan sejak itu ditetapkan sebagai wilayah pengawasan intensif,” ungkap AKBP Thommy Aruan, Kasat Narkoba Polrestabes Medan, dengan sorot mata tajam.

Dalam penggerebekan tersebut, tak hanya DW yang diamankan. Beberapa orang lain yang diduga hendak membeli narkoba pun ikut terjaring. Mereka kini tengah diperiksa intensif. Jika terbukti sebagai pemakai, langkah rehabilitasi akan dijalankan.

Baca Juga:  Bendahara dan Rekanan SMA Negeri 19 Medan Dibekuk, Uang BOS Ratusan Juta Raib!

Namun polisi tak ingin berhenti sampai di sini. Dibalik diamnya DW, tersimpan rahasia lebih gelap: siapa pemasok utamanya? Siapa dalang besar di balik peredaran barang haram ini? Semua sedang diburu.

“Penangkapan ini bukan akhir. Ini hanya gerbang menuju jantung jaringan yang lebih besar. Kami akan kejar sampai ke akar-akarnya,” tegas Thommy Aruan, mencerminkan instruksi tegas Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan.

Kini, Gang Nasional kembali sunyi.

Tapi bukan sunyi yang damai melainkan sunyi yang menyisakan trauma, seperti luka lama yang belum mengering. Polisi bersumpah akan terus menyisir setiap lorong gelap kota Medan, tempat racun itu menyusup dan mengancam masa depan generasi muda.

Ilham Trihuneindonesia.com

 

Berita Terkait

Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!
Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat
Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?
Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur
Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri
Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta
Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat
Kesombongan yang Menjatuhkan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:10

Kapolres Bireuen Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:53

Kapolres Bireuen Jalin Silaturahmi Dengan Abu Mudi dan Walednu Samalanga

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:55

Pramono Dorong Kemitraan Strategis RS Toto Tentrem dan RSUD Tarakan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:15

Babinsa Koramil 08/Gandapura Komsos Bahas Ketersediaan Ikan di Pasar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:14

Babinsa Pantau Ketersediaan Ikan dan Kebersihan Pasar Tradisional Matang Nibong

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:26

Polres Bireuen Berbagi Dengan Masyarakat Kurang Mampu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:32

Kawasan Ekonomi Khusus Bitung Jadi Saksi Aksi Jalan Sehat Merdeka Walk Challenge 81K

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:36

Dan Kodaeral VIII dan Jalasenastri Hadiri Penyerahan Jenazah Karumkital dr. Wahyu Slamet Bitung

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x