Warga Meuse Datangi Inspektorat Bireuen Menggunakan Bus, Melaporkan Dugaan Mantan Keuchik Gampong Selewengkan DD

- Editor

Senin, 21 April 2025 - 09:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribuneindonesia.com

Mantan Keuchik Gampong Meuse Tarmizi Ahmad, Kecamatan Kuta Blang Bireuen dilaporkan oleh warganya ke Inspektorat Bireuen. Laporan ini atas dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan dana BUMDes Gampong Meuse tahun anggaran 2012 sampai 2024.

Mantan Keuchik diduga tidak melibatkan aparatur gampong maupun masyarakat dalam proses dan pelaksanaan kegiatan gampong tersebut.
Selain itu, transparansi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) murni dan perubahan DD pun dipertanyakan. Senin ( 21/4/2025 ).

Usman Tokoh masyarakat setempat kepada media ini mengatakan kami terpaksa naik bus ke kantor Bupati Bireuen untuk membuat laporan ke Inspektorat Bireuen di karenakan warga setempat sudah bosan menunggu janji mantan Keuchik yang akan mengembalikan dana desa yang telah di selewengkan .Bahkan, Pembangunan Pintu gerbang dari alokasi DD diduga tidak jelas ,” paparnya

Dia menambahkan kedatangan kami ke Inspektorat Bireuen di sambut dengan baik pada Senin 21 April 2025, laporan kami tetap di terima dan kami di perintahkan terlebih dahulu membuat rincian apa saja yang diduga diselewengkan Dana Desa oleh Mantan Keuchik Gampong, Kalau sudah lengkap laporannya , baru kami ke Inspektorat Bireuen lagi, untuk membuat Laporan Resmi , sebut Usman

Mantan Keuchik Gampong Meuse Tarmizi Ahmad yang pernah menjabat dua priode Priode pertama tahun 2012-2018 dan Priode kedua 2018-2024 kepada media ini mengatakan, menurut informasi yang dia terima , membenarkan ada warga nya yang ingin membawa laporan ke Inspektorat Bireuen tentang diri nya .

Baca Juga:  Khofifah Tidak Terlibat Korupsi Dana Hibah Jatim APBD 2021-2022

Kata Tarmizi Ahmad , selaku mantan Keuchik di Gampong setempat, setiap setahun sekali , dilakukan pertanggung jawaban dana desa baik ke Tuhapeut ,perangkat desa dan saat diadakan rapat umum di Meunasah .

Menurut nya saya tidak menyelewengkan dana desa, tapi ada dana desa yang sudah saya pakai sekitar Rp. 90 juta lebih, dan saya sudah berjanji di hadapan masyarakat maupun di hadapan perangkat desa bila kebun dan rumah saya terjual , uang tersebut saya kembalikan .

Dikarenakan sampai sekarang tanah dan rumah saya belum terjual, maka nya saya belum bisa kembalikan uang tersebut,malah saya sudah buat pengumuman agar kebun dan rumah saya segera terjual , keterlambatan saya kembalikan uang tersebut karena saya alami musibah kecelakaan, yang penting niat baik saya ada untuk mengembalikan uang tersebut .jika ada warga yang melaporkan saya, sayapun sudah pasrah , tutur Tarmizi Ahmad.

Hanafiah SP, Inspektur Inspektorat Bireuen sekaligus Pj. Sekda Bireuen ketika di konfirmasi oleh media ini, beliau sedang rapat, sampai berita ini di tayangkan belum ada tanggapan nya .

Adi S

Berita Terkait

Dana Desa Rikit Bur II Rp646 Juta, Tapi Rp300 Juta Tak Jelas Jejaknya .
Skandal “Dana Gaib” Rikit Bur II: Rp300 Juta Menguap dari Rincian Publik?
Masyarakat Bireuen Kembali Mendapat Bantuan Sembako Dari HRD dan PKB Peduli
Jasa Raharja DKI Bersama Satlantas dan Sudinhub Gelar Ramcheck Bus di Terminal Tanjung Priok
Tingkatkan Kapasitas First Responder, Bidlabfor Polda Sulut Gelar Pelatihan di Manado
Jelang Ramadhan, HRD Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tengah
Menelusuri Jejak Pasukan Tulungan: Aliansi Militer Minahasa dalam Perang Jawa
Drama Tangsi Teling: Saat Merah Putih Biru Dirobek Menjadi Sang Saka di Tanah Minahasa
Berita ini 158 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:47

Bantah Tuduhan Surat Palsu, Pihak Desa Pagar Merbau I Tegaskan Dokumen untuk Cagar Budaya

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:43

Dumas Proyek Fiktif Desa Aras Kabu memanas! DPW P2BMI Sumut desak Kejari Deli Serdang Serius bongkar dugaan

Senin, 9 Februari 2026 - 03:10

Dugaan Suap Proyek RSUD Djoelham Binjai, Rp300 Juta Disebut Menguap Tanpa Pekerjaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:14

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:07

Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:10

Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:18

Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x