Mencari Selama Empat Hari, Dua Nelayan Pulau Lembeh Akhirnya Ditemukan Selamat

- Editor

Rabu, 26 Maret 2025 - 15:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bitung, Sulut | Tribuneindonesia.com

Setelah dilaporkan hilang oleh keluarga, dua nelayan Pulau Lembeh, Sulawesi Utara, ditemukan dalam kondisi selamat setelah empat hari terombang-ambing di laut. Kedua nelayan tersebut adalah Husen Arudin (65) dan Zulkifli Arudin (37), ayah dan anak yang berasal dari Kelurahan Paudean, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung. Selasa (25/03/25).

Menurut Kapolsek Lembeh Selatan, IPDA Jhon Marisi, SH, kedua nelayan tersebut dilaporkan hilang oleh keluarga pada hari Sabtu, 22 Maret 2025, setelah tidak kembali dari melaut sejak hari Kamis, 20 Maret 2025. Kapolsek Lembeh Selatan langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pencarian.

Diketahui, dari penyelidikan tersebut diperoleh informasi bahwa perahu pelang yang digunakan oleh kedua nelayan tersebut terombang-ambing di laut setelah terkena cuaca buruk pada hari Jumat, 21 Maret 2025. Perahu tersebut kemudian ditemukan oleh Kapal Tangker Solar dengan nama Pulau Glori di perairan Bacan Ternate pada hari Senin, 24 Maret 2025.

Baca Juga:  Blackout Sumbagut Picu Desakan Kompensasi Massal dan Evaluasi Total Tata Kelola PLN

Setelah itu, Kedua nelayan ayah dan anak tersebut dijemput oleh Kapolsek Lembeh Selatan bersama personel Kapal KPLP pada hari Selasa, 25 Maret 2025, dan dibawa ke Bitung untuk diperiksa kesehatannya oleh tim kesehatan KPLP sebelum dikembalikan ke pihak keluarga.

Pihak keluarga sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran Polres Bitung melalui Kapolsek Lembeh Selatan yang telah membantu mereka mencari kedua nelayan tersebut hingga ditemukan dalam kondisi selamat. (Kiti)

Berita Terkait

APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,27 Triliun, Belanja Naik Rp134 Miliar
Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat
Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran
Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau
BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:08

Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan

Senin, 28 September 2026 - 04:58

Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat

Senin, 28 September 2026 - 03:24

Kapolsek Gandapura Jadi Pembina Upacara di MAN 5 Gandapura, Sampaikan Edukasi Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba

Minggu, 27 September 2026 - 18:38

Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran

Minggu, 27 September 2026 - 15:21

Bantuan Perlengkapan Sekolah Dari Program Bhayangkari Peduli Disalurkan.

Minggu, 27 September 2026 - 12:50

BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala

Sabtu, 26 September 2026 - 06:28

Gelar Jum’at Berkah, Polantas Bireuen Berbagi Nasi Kotak Sambil Patroli

Sabtu, 26 September 2026 - 05:17

Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 Sep 2026 - 12:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x