APCS 2025 Resmi Dibuka, TNI AL Tekankan Pentingnya Perdamaian Dunia

- Editor

Selasa, 28 Januari 2025 - 07:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bogor Jawa Barat | Tribuneindonesia.com

 

Pembukaan Acara Simposium Asia Pasifik Commanders’ Symposium (APCS) 2025 dibuka langsung secara resmi oleh Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali diwakili (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma bertempat di Bogor Jawa Barat. Selasa (28/01/25).

Diketahui, Simposium yang diinisiasi oleh Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Disbintalal) ini dihadiri oleh Perwira Pembinaan Mental (Pabintal) Militer dan Matra Laut dari 28 negara di dunia yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 27 s.d. 29 Januari 2025.

Dalam sambutannya wakasal menyampaikan dimana TNI AL konsisten memegang komitmen kuat untuk mendukung stabilitas daerah dan perdamaian dunia. Dalam upaya mewujudkan prajurit yang profesional dan berintegritas.

“TNI AL selalu memegang komitmen teguh untuk mendukung stabilitas daerah dan perdamaian dunia. Pendekatan kami terhadap pembangunan mental dan spiritual di dalam TNI AL bertujuan untuk mewujudkan prajurit TNI yang profesional dan berintegritas”. Ujar Wakasal.

Selain itu, Kasal dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Wakasal kegiatan APCS 2025 ini diharapkan dapat membangun pemahaman yang lebih baik diantara para pemimpin agama, serta memberikan rekomendasi dan solusi yang konkrit untuk perdamaian global melalui pendekatan spiritual, dan membangun hubungan yang solid antar negara sahabat.

“Kami berharap simposium ini tidak hanya mencapai tujuan yang diinginkan tetapi juga dapat membawa dampak yang besar bagi perdamaian dunia,” tandas Kasal.

Tidak hanya itu, Wakasal dihadapan awak media juga mengatakan bahwa jajaran TNI AL selain melaksanakan tugas-tugas militer juga memiliki tugas diplomasi bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk bisa sama-sama menjaga perdamaian dunia dan salah satu bentuk pendekatan yang kita laksanakan.

“Kegiatan ini adalah bagaimana pembinaan mental dan moril dilaksanakan di masing-masing satuan karena bagaimanapun juga perdamaian dan persatuan mungkin tidak akan tercapai apabila situasi dan kondisi mental dan moril dari para pelaku di dunia ini kurang stabil,” jelasnya.

Baca Juga:  Babinsa Peusangan Selatan Laksanakan Anjangsana dan Dialog Bersama Warga Desa Binaan.

Diketahui, APCS merupakan forum internasional yang bertujuan untuk mempertemukan para Perwira Pembina Mental (Pabintal) dan rohaniawan dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik dan sekitarnya.

Dalam simposium ini, para peserta berbagi pengetahuan, serta pengalaman terbaik dalam pelayanan rohani di lingkungan militer dan sipil.

APCS 2025 kali ini dengan mengusung tema “Fostering Peace and Unity Through Interfaith Collaboration in The World” bertujuan untuk mempromosikan dan memberikan pemahaman akan peran penting Perwira Pembina mental (Pabintal) dalam membentuk, memelihara, meningkatkan ketangguhan mental personel Angkatan Laut.

Dalam rangkaian acara simposium, para perwakilan Perwira Rohani mancanegara juga akan mengunjungi beberapa lokasi penting di Indonesia. Mereka akan melakukan audiensi ke Istana Presiden RI, yang akan disambut oleh Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) TNI serta Staf Kepresidenan di Istana Bogor. Selain itu, mereka juga akan mengunjungi Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal.

Selain mengunjungi lokasi-lokasi tersebut, mereka juga akan dibawa ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk diperkenalkan dengan miniatur Indonesia serta kekayaan budaya dan adat istiadat bangsa Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya : Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) yang didampingi oleh beberapa pejabat tinggi, termasuk Kadisbintalal Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief, S.IP. Selain itu, hadir pula Kepala Pusat Studi Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, serta Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri (BSKLN) Kementerian Luar Negeri, Dr. Yayan Ganda Hayat Mulyana. Berserta tamu undangan lainnya. (*-Talia).

Berita Terkait

Sejumlah Pejabat Kodam IX/Udayana Diserahterimakan Termasuk Kapendam
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Personel Polsek Kuta Selatan Jalani Tes Urine Mendadak
Ditressiber Polda Bali Gulung Judi Online Jaringan Internasional dan Prostitusi Daring
Dari Rumah Sederhana, Kembang Pucuk Bordir Siap Mengguncang Panggung Fashion Nasional
Polresta Denpasar Amankan Puluhan WNA Diduga Jadi Korban Penyekapan
Kodim 1616/Gianyar Dukung KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa Berbasis Koperasi
Sinergi Jadi Kunci, Pisah Sambut Dandim 0201/Medan Berlangsung Hangat dan Penuh Makna
Melarikan Diri dan Terjatuh ke Lereng saat Hendak Ditangkap, Seorang Pengedar Narkoba di Aceh Timur Meninggal Dunia
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:43

Maling Teriak Maling: Cermin Retaknya Integritas di Lingkar Kekuasaan

Senin, 27 April 2026 - 02:12

Waspada El Niño ! Ancaman Panas Ekstrem Mengintai, Masyarakat Diminta Siaga Sejak Dini

Selasa, 21 April 2026 - 13:12

Perempuan Tidak Boleh Lagi Diam: Wajib Berpendidikan, Mandiri, dan Berani Melawan Ketidakadilan

Selasa, 14 April 2026 - 05:39

Kemitraan  atau Penjinakan? Saat Media Dipaksa Tunduk, Pemerintah Abai pada Keadilan

Kamis, 9 April 2026 - 21:49

Pemkab Aceh Tenggara Terapkan WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya

Minggu, 5 April 2026 - 05:43

Kesalahan Terindah

Jumat, 3 April 2026 - 08:33

Rutin Konsumsi Bawang Merah Setiap Hari, Ini Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:30

Lalat di Minuman Antara Hadits, Sains, dan Kesehatan Modern

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x