Jalan Dusun Lestari Hancur, Warga Sesak Napas Dihantam Debu Proyek PT Citra Anugrah Sedaya

- Editor

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DELI SERDANG I TribuneIndonesia.comKondisi Jalan Dusun Lestari, Desa Tumpatan, Kecamatan Bringin, Kabupaten Deli Serdang, kini berubah drastis. Jalan yang dulunya mulus dan nyaman dilalui, kini porak-poranda bak gelombang tsunami yang siap meremukkan sendi kehidupan warga. Debu tebal beterbangan setiap hari, menghantam rumah-rumah penduduk dan mengancam kesehatan masyarakat.

Aktivitas mobil bermuatan besar yang diduga milik pengembang PT Citra Anugrah Sedaya menjadi sorotan utama. Truk-truk bertonase tinggi hilir mudik tanpa henti, melintasi jalan desa yang tak dirancang menahan beban berat. Akibatnya, badan jalan retak, berlubang, dan mengelupas.

Ketika cuaca panas, debu pekat membumbung tinggi. Saat hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan lumpur.

Warga Dusun Lestari kini menjadi korban. Mereka tak hanya menghadapi kerusakan infrastruktur, tetapi juga ancaman kesehatan yang nyata. Debu tebal masuk ke dalam rumah, menempel di perabotan, bahkan terhirup setiap hari oleh anak-anak dan lansia.

“Sudah sangat meresahkan semenjak ada aktivitas penimbunan yang dilakukan oleh developer dari PT Citra Anugrah Sedaya. Jalan rusak parah akibat mobil bermuatan dengan tonase berlebihan. Debu bertaburan membuat sesak pernapasan warga. Kami khawatir ini menimbulkan penyakit gangguan pernapasan,” ungkap Watini, salah satu warga Dusun Lestari, saat dikonfirmasi Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (P2BMI) bersama Informasi Galang Bersatu (IGB). Jumaat 12 Februari 2026

Baca Juga:  Ketua DPR-K Aceh Tamiang Fadlon,SH segera bentuk 5 pansus terkait LKPJ Bupati Tahun anggaran 2025

Keluhan warga bukan tanpa alasan. Setiap hari mereka harus menutup pintu dan jendela rapat-rapat. Anak-anak terpaksa menghirup udara bercampur debu saat bermain. Para orang tua mengeluhkan batuk berkepanjangan dan iritasi tenggorokan. Situasi ini sudah berlangsung cukup lama tanpa solusi konkret.

Ironisnya, perhatian dari aparatur setempat dinilai minim. Warga menilai Kepala Dusun mengetahui kondisi tersebut, namun terkesan tutup mata. Dugaan pembiaran pun mencuat di tengah masyarakat. Mereka mempertanyakan sikap aparat yang seharusnya menjadi pelindung kepentingan warga.

“Kami hanya ingin jalan diperbaiki dan aktivitas yang merusak dihentikan sementara. Jangan sampai kami terus jadi korban,” tambah warga lainnya.

Permintaan  kini mengarah kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk segera turun tangan. Masyarakat meminta tindakan tegas dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Deli Serdang agar menutup sementara aktivitas penimbunan yang dinilai merusak lingkungan dan mengancam kesehatan warga.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya infrastruktur desa yang hancur, tetapi juga kualitas hidup masyarakat yang tergerus perlahan. Jalan desa seharusnya menjadi akses penghubung kesejahteraan, bukan sumber penderitaan.

Warga Dusun Lestari menegaskan, mereka tidak menolak pembangunan. Namun pembangunan yang mengorbankan keselamatan dan kesehatan masyarakat jelas bukan pembangunan yang berpihak pada rakyat. Mereka menunggu ketegasan pemerintah sebelum dampaknya semakin meluas dan tak terkendali.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

​Kasal Pimpin Gerakan “Aku Cinta Laut”, TNI AL Manado Bagikan Sembako untuk Nelayan Megamas
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue
Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh
Saparuda Kecam Dugaan Pengeroyokan Nasabah oleh Debt Collector FIF Group
GRPK Telusuri Proyek Lampu Jalan di Ruas Jalan Nasional, BPTD II Diminta Buka Data Anggaran dan Pelaksanaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 September 2026 - 06:03

Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T. Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

Senin, 7 September 2026 - 04:14

SKPA di Aceh Diminta Publikasikan Setiap Kegiatan dan Proyek kepada Publik

Senin, 7 September 2026 - 03:01

Kapolres Bireuen Tegaskan, Personel Jangan Terlibat Narkoba, Judol, Pinjol hingga Pelanggaran Kode Etik

Minggu, 6 September 2026 - 18:53

Laka Maut Subuh di Madidir Bitung: Pemotor Meninggal Dunia Usai Tabrak Truk Box Parkir

Minggu, 6 September 2026 - 11:41

Aqila Mirzani Amir,usia 12 Tahun ke Maluku Utara Demi Menggapai Prestasi

Minggu, 6 September 2026 - 06:17

GBI BUDI MURNI RAYAKAN HUT KE-9 DENGAN SUKACITA

Sabtu, 5 September 2026 - 13:29

Dua Tahun Kasus Wartawan Digantung, Suta Widhya: Reformasi Polri Mirip Kerupuk Masuk Angin, Siap Laporkan ke Kadiv Propam Mabes Polri

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:35

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bedah Rumah dan Saringan Zakat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:16