4 Organisasi Jurnalis di Pandeglang Desak BKD Pandeglang Buka Data Usulan PPPK Honorer Anak Kepsek SDN Ciawi 2 Patia

- Editor

Kamis, 9 Oktober 2025 - 00:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|TribuneIndonesia.com 

Sejumlah organisasi profesi jurnalis di Kabupaten Pandeglang, Banten, dijadwalkan akan menggelar audiensi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pandeglang terkait proses pengusulan salah satu tenaga honorer berinisial MCD sebagai calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Audiensi ini diinisiasi oleh empat organisasi pers yakni Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) yang diketuai Andang Suherman, Jurnalis Banten Bersatu (JBB) dipimpin Kasman, Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Pandeglang melalui Sekretaris Jenderal Jaka Somantri, serta Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) Pandeglang yang diketuai oleh Entus.

Pengusulan MCD sebagai PPPK menuai sorotan karena yang bersangkutan merupakan lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan disebut masih berstatus sebagai mahasiswa aktif. Diketahui pula bahwa MCD diangkat sebagai honorer sekitar bulan Juli 2025 di SDN Ciawi 2, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, tempat ayahnya, Ayip, menjabat sebagai kepala sekolah.

Dalam klarifikasi kepada sejumlah wartawan, Ayip membenarkan bahwa MCD adalah anak kandungnya dan masih berkuliah. Ia juga mengakui bahwa MCD diangkat sebagai tenaga honorer di sekolah yang dipimpinnya. Namun demikian, Ayip belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait keabsahan dokumen administrasi, termasuk Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang menjadi salah satu syarat dalam proses seleksi PPPK.

Baca Juga:  Try Out Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kota Langsa Persiapan Menghadapi MTQ Aceh

Sejumlah sumber internal yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa MCD tidak aktif mengajar sebagaimana mestinya. Hal ini menjadi perhatian serius sejumlah pihak karena berpotensi mencederai integritas proses seleksi PPPK di lingkungan pendidikan, khususnya di Pandeglang.

“Jika ini dibiarkan, bisa menjadi preseden buruk di dunia pendidikan. Kita mendorong keterbukaan informasi dan transparansi dari pihak terkait, khususnya BKD,” ujar salah satu ketua organisasi jurnalis yang terlibat.

Dalam waktu dekat, keempat organisasi pers ini akan menyampaikan sejumlah pertanyaan dan permohonan klarifikasi resmi kepada BKD Pandeglang terkait proses seleksi dan pengangkatan honorer atas nama MCD. Mereka juga mempertanyakan unsur nepotisme yang diduga terjadi dalam proses tersebut.

Meski demikian, para jurnalis yang terlibat tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan berharap agar seluruh pihak yang terkait dapat memberikan klarifikasi terbuka sesuai ketentuan perundang-undangan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BKD Kabupaten Pandeglang belum memberikan keterangan resmi terkait rencana audiensi maupun proses administrasi pengusulan PPPK atas nama MCD.”(Tim/red)

Berita Terkait

Suhartini Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pesan Persatuan Jadi Penekanan
Bantuan Korban Kebakaran dari Pemerintah Aceh di Duga di Sunat Oknum Pejabat Dinas Sosial Agara
Lapas Lhoksukon Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat
Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen Tingkatkan Kapasitas Pembudidaya Ikan Kecil Lewat Sosialisasi CBIB
EMPAT QANUN PRIORITAS DISETUJUI, BUPATI MONAS: PERKUAT LANDASAN PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT
“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta
Sambut Hari Jadi Ke-24 Propam Polri, Propam Polres Bireuen Gelar Bakti Sosial di Masjid Baitul Izzah Peusangan
RESPON ADUAN MASYARAKAT LEWAT LAYANAN 110, POLRES BIREUEN AMANKAN PELAJAR BOLOS SEKOLAH
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:03

“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Senin, 28 September 2026 - 11:08

Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan

Senin, 28 September 2026 - 04:58

Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 09:48

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran

Sabtu, 19 September 2026 - 09:25

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden untuk Warga 3T

Jumat, 18 September 2026 - 04:00

IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x