TribuneIndonesia.com I Berastagi-Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat kualitas kepemimpinan birokrasi dengan membekali 132 pejabat administrator melalui kegiatan Penguatan Kompetensi Manajerial dan Tata Kelola Pemerintahan yang digelar di Berastagi Cottage, Jumat (12/6/2026). Langkah ini diarahkan untuk mempercepat terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada pencapaian kinerja.
Bupati Deli Serdang, dr H. Asri Ludin Tambunan, menegaskan bahwa pejabat administrator memegang posisi penting dalam rantai birokrasi karena menjadi penghubung antara arah kebijakan pimpinan dengan pelaksanaan program di lapangan. Peran tersebut dinilai menentukan keberhasilan berbagai agenda pembangunan daerah.
menurut Bupati, penguatan kapasitas tidak boleh hanya berfokus pada kepala perangkat daerah. Kemampuan pejabat administrator juga harus terus ditingkatkan agar setiap kebijakan dan program pemerintah dapat diterjemahkan secara tepat, terukur, dan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
pejabat administrator harus mampu membaca kondisi di lapangan, mengoordinasikan berbagai persoalan yang muncul, serta memastikan setiap arahan pimpinan dapat dilaksanakan secara efektif oleh seluruh jajaran pelaksana,” ujar Bupati saat membuka kegiatan.
Ia menekankan pentingnya peningkatan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi jabatan melalui berbagai sarana pengembangan kapasitas, mulai dari pembelajaran berkelanjutan, forum diskusi, hingga coaching clinic yang difasilitasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Penguatan kompetensi aparatur, lanjutnya, menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. Aparatur pemerintah dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan, memiliki kemampuan manajerial yang kuat, serta mampu menghadirkan kinerja yang berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.
dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara (BKN) Medan, Janry Simanungkalit, menilai langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menunjukkan keseriusan dalam menyiapkan sumber daya aparatur yang mampu menjawab tantangan organisasi modern.
Ia menyebut pejabat administrator merupakan aset strategis yang memiliki peran sentral dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan. Karena itu, pengembangan kapasitas harus dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan aparatur tetap relevan dengan dinamika perubahan yang terus berkembang.
pejabat administrator merupakan aset penting bagi organisasi. Kemampuan dan kapasitas yang dimiliki harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab kebutuhan pemerintahan yang semakin dinamis,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari Kantor Regional VI BKN Medan, Inspektorat Kabupaten Deli Serdang, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Deli Serdang.
Melalui penguatan kompetensi manajerial dan tata kelola pemerintahan ini, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menargetkan lahirnya pejabat administrator yang semakin cakap dalam menerjemahkan kebijakan, memperkuat koordinasi organisasi, serta mendorong percepatan pencapaian sasaran pembangunan daerah secara lebih efektif dan terarah (Ilham Gondrong)















