SINABANG Tribune Indonesia.cim Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue merilis data rekapitulasi 10 penyakit terbanyak yang ditangani oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Simeulue sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data pelayanan kesehatan peserta JKN kerja sama BPJS Kesehatan tersebut, gangguan pencernaan berupa dispepsia menempati urutan pertama sebagai penyakit yang paling banyak dikeluhkan masyarakat.
Berdasarkan laporan rekapitulasi Puskesmas se-Kabupaten Simeulue, daftar sepuluh penyakit teratas secara berurutan meliputi dispepsia, hipertensi (tekanan darah tinggi), common cold (flu ringan), essential primary hypertension, serta acute upper respiratory infection unspecified (infeksi saluran pernapasan akut tidak spesifik). Selanjutnya, urutan enam hingga sepuluh ditempati oleh dermatitis, fever (demam), Diabetes Mellitus (DM) non-insulin, ISPA, serta observation febris (observasi demam).
Tingginya angka kasus dispepsia dan hipertensi pada layanan tingkat dasar mengindikasikan pentingnya perhatian terhadap pola hidup dan pola makan di tengah masyarakat. Dispepsia yang mendominasi kunjungan berpotensi dipicu oleh pola konsumsi makanan yang kurang teratur dan tingkat stres, sementara hipertensi serta DM non-insulin menandakan tren penyakit tidak menular (PTM) yang membutuhkan pemantauan rutin serta pengelolaan gaya hidup sehat sejak dini.
Di sisi lain, dominasi penyakit berbasis infeksi dan pernapasan seperti common cold, ISPA, infeksi saluran napas akut, serta dermatitis dan demam mencerminkan dinamika perubahan cuaca dan kondisi lingkungan pemukiman. Tingginya angka keluhan ini menegaskan bahwa kesadaran akan kebersihan diri dan lingkungan (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat / PHBS) masih perlu terus ditingkatkan secara masif di tingkat keluarga dan komunitas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue Heri Herwanto menegaskan bahwa data rekapitulasi penyakit ini menjadi basis evaluasi penting dalam merumuskan kebijakan serta penguatan program promotif dan preventif di setiap Puskesmas.
Dinkes Simeulue terus berkomitmen mengoptimalkan mutu pelayanan di FKTP, menjamin ketersediaan obat-obatan, serta meningkatkan intensitas sosialisasi pencegahan PTM maupun penyakit menular langsung ke tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Dinas Kesehatan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk aktif menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga pola makan bergizi seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Masyarakat juga diharapkan tidak ragu memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara berkala di Puskesmas terdekat guna mendeteksi dini risiko penyakit demi mewujudkan masyarakat Simeulue yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Data Ringkasan 10 Penyakit Terbanyak FKTP/Puskesmas (2025):
Dispepsia
Hipertensi
Common Cold
Essential Primary (Hypertension)
Acute Upper Respiratory Infection Unspecified
Dermatitis
Fever (Demam)
DM Non Insulin
ISPA ” paparan Kadinkes Simeulue.(BC)













