SIMEULUE Tribune Indonesia.com Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue terus meningkatkan upaya promotif dan preventif melalui pencegahan serta pengendalian penyakit menular di kalangan generasi muda. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan sosialisasi bahaya HIV/AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) yang menyasar para siswa di berbagai satuan pendidikan wilayah Kabupaten Simeulue.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue, Heri Herwanto, menjelaskan bahwa instansinya telah menerjunkan Tim Kerja Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2PM) langsung ke sekolah-sekolah. Langkah strategis ini diambil guna memberikan pemahaman mendalam serta membentengi para pelajar dari ancaman bahaya penyakit menular sejak dini
” jelasnya.
Rangkaian kegiatan sosialisasi diawali pada Selasa (13/10/2026) dengan mendatangi SMA Negeri 1 Teupah Barat mendapat sambutan hangat dari kepala sekolah dan guru-guru Selanjutnya, pelaksanaan edukasi kesehatan tersebut berlanjut pada Rabu hari ini (14/10/2026) dengan menyasar dua lembaga pendidikan lainnya, yakni MAN 1 Simeulue (Kuala Makmur) dan SMP di wilayah Kecamatan Simeulue Timur.
Kehadiran Tim Kerja P2PM Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue di SMA Negeri 1 Teupah Barat disambut hangat oleh pihak sekolah. Kepala SMA Negeri 1 Teupah Barat, Muhammad Kasdi, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian Dinas Kesehatan dalam mengedukasi para siswa dan tenaga pendidik mengenai penyebab serta potensi bahaya HIV/AIDS dan PIMS.
Menurut Muhammad Kasdi, S.Pd., pemahaman yang utuh dan benar mengenai kesehatan reproduksi serta bahaya penyakit menular sangat krusial dimiliki oleh generasi muda.
Edukasi ini menjadi fondasi penting agar para pelajar dapat melindungi diri sendiri, membentengi kawan sebaya, serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari bahaya penyakit menular.
Di bawah kepemimpinan Plt. Kadis Kesehatan Hari Herwanto, Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan edukasi kesehatan ke berbagai wilayah.
Melalui kolaborasi yang erat antara sektor kesehatan dan dunia pendidikan, diharapkan dapat terwujud generasi muda Simeulue yang sehat, cerdas, berkarakter, serta terbebas dari ancaman HIV/AIDS dan PIMS ” fungkas kadis Dinkes simeulue.













