Tekan Aksi Perundungan, Polres Bitung Bekali Tenaga Pendidik Pemahaman Hukum dan Deteksi Dini

- Editor

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Binmas IPTU Jeny Makawimbawang saat memberikan edukasi kepada para guru SD se-Kota Bitung. (ft. humas polres bitung)

Kasat Binmas IPTU Jeny Makawimbawang saat memberikan edukasi kepada para guru SD se-Kota Bitung. (ft. humas polres bitung)

​Bitung | Tribuneindobesia.com – Kepolisian Resor (Polres) Bitung secara aktif memperketat benteng perlindungan generasi muda dari ancaman perundungan, aksi kekerasan, hingga sikap intoleransi yang berpotensi merusak ekosistem pendidikan.

Langkah preventif ini direalisasikan melalui penguatan kapasitas para tenaga pendidik di wilayah hukum Kota Bitung.

​Upaya nyata tersebut terwujud dalam gelaran sosialisasi bertajuk Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi yang ditujukan khusus bagi jajaran guru Sekolah Dasar (SD) se-Kota Bitung.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh sekolah memiliki standar deteksi dini yang kuat terhadap potensi ancaman keselamatan siswa.


Gedung Kesenian Kota Bitung menjadi pusat pelaksanaan kegiatan strategis tersebut pada Selasa (13/10/26). Rangkaian acara edukatif ini berlangsung secara intensif dan interaktif mulai pukul 09.00 hingga berakhir pada pukul 11.30 WITA.


​Mewakili Kapolres Bitung, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Bitung IPTU Jeny Makawimbawang tampil sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, ia membekali para pendidik dengan pemahaman komprehensif mengenai regulasi hukum yang melarang keras segala bentuk perundungan dan kekerasan di sekolah.

​IPTU Jeny Makawimbawang secara mendalam mengupas berbagai faktor pemicu yang sering memicu konflik di kalangan siswa, sekaligus memaparkan strategi pencegahan yang efektif.

Tak hanya itu, Jeny juga turut membeberkan konsekuensi hukum serta sanksi pidana tegas bagi para pelaku sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

​Melalui pembekalan materi hukum tersebut, jajaran kepolisian mendorong para guru agar memiliki kepekaan yang lebih tinggi dalam mengenali indikasi awal kekerasan.

Para pendidik diharapkan mampu mengambil tindakan penanganan yang cepat dan tepat saat menemukan permasalahan di lingkungan sekolah mereka masing-masing.

​Selain memberikan edukasi regulasi, kepolisian juga mengimbau pihak sekolah untuk memanfaatkan layanan panggilan darurat Call Center 110. Fasilitas ini disiapkan guna menjamin respon cepat dan pelayanan kepolisian yang tanggap ketika sekolah menghadapi situasi darurat.

Baca Juga:  Jejak Sejarah Melayu di Pagar Merbau,Rumah Adat Peninggalan Era Kesultanan Serdang Sarat Nilai Budaya

​Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasat Binmas IPTU Jeny Makawimbawang mempertegas bahwa penciptaan lingkungan sekolah yang aman tidak dapat bertumpu pada satu pihak saja.

Kepolisian menilai guru memegang peran sentral karena berinteraksi langsung dengan peserta didik setiap hari. ​


“Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi setiap anak untuk belajar, bertumbuh, mengembangkan potensi, dan membangun karakter. Karena itu, pencegahan perundungan, kekerasan dan intoleransi bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah, tetapi membutuhkan kepedulian bersama antara guru, orang tua, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,”


tegas Kasat Binmas.

Guna menangani setiap kasus yang melibatkan anak, kepolisian menekankan pentingnya penerapan pola pendekatan yang humanis, edukatif, dan responsif.

Setiap laporan maupun indikasi kekerasan wajib ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum dengan menempatkan perlindungan anak sebagai prioritas utama serta tidak mempermalukan korban.

​Para guru SD yang hadir tampak antusias dan menyerap setiap poin materi dengan sangat baik selama kegiatan berlangsung.

Pihak kepolisian berharap transfer pengetahuan ini segera diterapkan di sekolah masing-masing serta ditularkan kepada murid melalui keteladanan dan pembiasaan nilai-nilai positif.

​Inisiatif sosialisasi ini menjadi bukti nyata komitmen berkesinambungan Polres Bitung dalam mengedepankan pendekatan edukatif serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat.

Kepolisian bertekad mewujudkan iklim pendidikan yang ramah anak, aman, dan menghargai keberagaman.

​Melalui sinergi yang kokoh antara kepolisian, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat, Kota Bitung optimistis mampu mengikis habis praktik perundungan dan kekerasan demi melindungi masa depan generasi penerus bangsa.

Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi tersebut berakhir dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. (kiti)

Berita Terkait

BUKAN SEKADAR JANJI, SMAN 1 BADAR MULAI BERBENAH: CCTV DIPASANG, 25 RUANGAN DIUSULKAN DIREHAB DAN 5 BANGUNAN BARU
Taufik Sarasa Dukung Turnamen Biliar Lokal Raja Ampat, Total Hadiah Rp10 Juta
13 Tahun Kasus Dugaan Penyerobotan Tanah Tak Jelas, Ketua Peradi Sorong Pertanyakan Nasib Laporan terhadap Labora Sitorus
Api Meluas di Tebing Belakang Kompleks PLN, Warga Waisai Berupaya Padamkan dengan Alat Seadanya
Seberangi Laut demi Selin, Tangis Mama Pecah saat Titipkan Pesan Haru kepada Jerry
Kapolres Tegas! Ganja 121,54 Gram Dimusnahkan, Pelajar Diingatkan Jauhi Narkoba dan Miras
Kasat Resnarkoba Tegas! Polisi Kejar Pelaku Lain di Balik Peredaran Cap Tikus Ilegal di Raja Ampat
Intel Kodim Raja Ampat Klarifikasi Informasi Marga “Eks”: Hasil Pengecekan, Tidak Ada Personel dengan Identitas Dimaksud
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:43

Disedot 50 Ribu Pengunjung, Puncak FPSL 2026 Sukses Menggeliatkan Ekonomi dan Potensi Lokal Bitung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:53

BUKAN SEKADAR JANJI, SMAN 1 BADAR MULAI BERBENAH: CCTV DIPASANG, 25 RUANGAN DIUSULKAN DIREHAB DAN 5 BANGUNAN BARU

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:12

Mengenal Razuardi Essex: Birokrat Ulung yang Kini Mengabdi Sebagai Wakil Bupati Bireuen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:12

Berkas Penyidikan Disebut Belum Ditemukan, Yasin Desak Kepastian Hukum Kasus Labora Sitorus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:30

Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 03:14

Peringati HUT Ke-27, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan untuk 36 Tokoh dan 11 Pelaku Usaha Taat Pajak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 02:47

Kualitas Udara Sorong Memburuk, PM2.5 Sempat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:47

Kapolres Bireuen Tandatangani Kerja Sama dengan Universitas Almuslim

Berita Terbaru

(ft. Dinas Kominfo Bitung)

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Disedot 50 Ribu Pengunjung, Puncak FPSL 2026 Sukses Menggeliatkan Ekonomi dan Potensi Lokal Bitung

Selasa, 13 Okt 2026 - 10:43