Banda Aceh Tribune Indonesia.com Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan Provinsi Aceh secara resmi membuka kegiatan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Tuberkulosis (TBC) Tingkat Provinsi Tahun 2026 yang diselenggarakan di Banda Aceh.
Rabu 13/10/2026, dihadiri seluruh kabupaten kota.
Agenda tahunan yang berlangsung selama empat hari, mulai Selasa (13/10) hingga Jumat (16/10), ini bertujuan untuk memperkuat sinergi serta mengevaluasi secara menyeluruh capaian indikator penanggulangan TBC di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Aceh.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Aceh yang menggarisbawahi komitmen pemerintah daerah dalam mengakselerasi eliminasi TBC. Pembukaan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh, dr. Iman Murahman, yang menyajikan gambaran komprehensif mengenai Kebijakan Public-Private Mix (PPM) TBC dan Situasi TBC Terkini di Provinsi Aceh.
Dalam arahannya, jajaran pimpinan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh menegaskan bahwa kegiatan evaluasi ini merupakan langkah krusial untuk memetakan capaian program serta mengidentifikasi hambatan di lapangan. Penguatan kolaborasi antar-faskes dan pemangku kepentingan dinilai sangat esensial guna meningkatkan penemuan kasus secara dini dan memastikan kelangsungan pengobatan pasien hingga sembuh.
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta yang terdiri dari jajaran pengelola program TBC kabupaten/kota dibekali berbagai materi teknis dan strategis. Fokus bahasan mencakup penguatan regulasi, dukungan penganggaran, evaluasi pelaksanaan tracing kasus, penerapan alert reminder, zero reporting, hingga evaluasi audit klinis bagi kasus Tuberkulosis Resistan Obat (TB-RO).
Selain pembahasan teknis laboratorium, kolaborasi TB-HIV, dan manajemen logistik obat, pertemuan ini juga menjadi ajang berbagi praktik baik (best practice). Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Kabupaten Nagan Raya, dan Kabupaten Pidie dijadwalkan memaparkan pengalaman serta inovasi daerah masing-masing dalam mendukung keberhasilan program TBC.
Melalui pertemuan Monev ini, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh merumuskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) serta Panel RTL yang konkret dan terukur. Hasil kesepakatan ini diharapkan menjadi acuan bersama bagi seluruh jajaran kesehatan di daerah dalam mempercepat terwujudnya target eliminasi TBC di Provinsi Aceh.(BC)












