Warga Pertanyakan Kualitas Rabat Beton di Pasirloa, Anggaran Dana Desa Rp 96 Juta Jadi Tanda Tanya

- Editor

Kamis, 11 September 2025 - 13:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|TribuneIndonesia.com 

Pembangunan rabat beton di Kampung Sawera Tanjakan, Desa Pasirloa, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, kini jadi sorotan. Proyek dengan volume 2,5 x 100 x 0,20 meter dan nilai anggaran mencapai Rp 96.570.000 yang bersumber dari Dana Desa (DD) itu diduga kuat dikerjakan asal jadi sehingga kualitasnya dipertanyakan.

Hasil pantauan di lokasi, material batu beskos terlihat hanya dihampar seadanya tanpa perataan dan pemadatan memadai. Proses pengecoran pun dilakukan secara manual, menimbulkan dugaan bahwa mutu serta daya tahan jalan rabat beton tersebut bakal jauh dari harapan masyarakat.

Baca Juga:  Back Up Polres Klungkung Resmob Polda Bali Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana

Seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengaku hanya bekerja dengan sistem harian.

“Kami kerja di sini harian, dibayar Rp120 ribu per hari,” ungkapnya.

Dugaan lemahnya pengawasan dari pihak terkait semakin memperkuat indikasi bahwa proyek infrastruktur ini dikerjakan tanpa standar teknis yang benar. Padahal, anggaran Dana Desa yang cukup besar seharusnya bisa menghasilkan pembangunan yang berkualitas dan bermanfaat bagi warga dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kusnadi selaku Kepala Desa Pasirloa belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini dipublikasikan.”(Tim/red)

Berita Terkait

Sumpah Pemuda Berusia 98 Tahun, Masihkah Semangat Persatuan Menyala.
Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai
‎Kawal Razia Hari Kedua di Jalan Wolter Monginsidi, Kabid Marline Wangkay Minta Warga Bitung Taat Bayar Pajak
GRPK Desak Kapolda dan Pangdam I/BB Bentuk Tim Gabungan Usut Dugaan Tangkap Lepas Bandar Narkoba
Operasi Patuh Klabat 2026 di Bitung Masuki Hari Kedua, Tim Gabungan Sasar Pelanggar Lalu Lintas
*.H. M.Ust HATTA BULKAINI, SKD. S Hl. MONITORING TKA SERENTAK DAN SERAP POKIR DI SMA NEGERI 2 KUTACANE*
Anak Ulau Fun Run 2026″ Perdana Di Pulau Simeulue Bersama GEKRAFS
PT SPP Diduga Kerjakan Proyek Manajemen Building PLN Berpagu Rp68 M Lewat Penunjukan Langsung, Isu Anak Emas Wadirut Mencuat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:43

Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:20

Tingkatkan Koordinasi Kamtib, Kalapas Lhoksukon Silaturahmi ke Mapolres Aceh Utara dan Lakukan Pengecekan Senjata Api

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:52

Nakhoda Baru Pengawal Aspirasi: Sembilan Anggota Tuha Peut Gampong Baro Resmi Dilantik!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45

Hubungan Renggang, Sejumlah Kadis di Aceh Tenggara Blokir Nomor Kontak Wartawan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:38

*.H. M.Ust HATTA BULKAINI, SKD. S Hl. MONITORING TKA SERENTAK DAN SERAP POKIR DI SMA NEGERI 2 KUTACANE*

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:22

Bentengi Generasi Muda dari Kejahatan Siber, Polres Bireuen Edukasi Pelajar Terkait Bahaya Judi Online

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:58

MTsN 5 Bireuen Siap Gelar Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Padukan Kegiatan Religius dan Edukatif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:26

PT SPP Diduga Kerjakan Proyek Manajemen Building PLN Berpagu Rp68 M Lewat Penunjukan Langsung, Isu Anak Emas Wadirut Mencuat

Berita Terbaru

Organisasi

FKPPI Temui Asri Ludin, Dukungan Organisasi Diuji Program

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:39

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x