Warga Dusun VI Desa Sena Mendesak Camat Batang Kuis Copot Kepala Dusun, Dugaan Pungli dan Rangkap Jabatan Kian

- Editor

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG KUIS I TribuneIndonesia.com-Perwakilan masyarakat Dusun VI Desa Sena mendatangi Sekretaris Camat Batang Kuis, Zuliadi S.Sos, untuk menyampaikan tuntutan kepada Camat Batang Kuis agar segera mengganti Kepala Dusun VI Desa Sena, Hariadi alias Cucuk.

Kedatangan warga tersebut dipicu oleh kekecewaan mendalam terhadap kinerja Kepala Dusun yang dinilai gagal mewakili aspirasi masyarakat serta diduga melakukan pelanggaran dalam pelayanan publik.

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini mereka pendam. Dugaan pungutan liar menjadi sorotan utama.

Warga mengaku setiap kali mengurus surat menyurat di kantor desa selalu dimintai sejumlah uang sebagai pelicin agar urusan mereka dapat diproses. Praktik ini disebut telah berlangsung lama dan dianggap sebagai bentuk penyalahgunaan kewenangan.

Keluhan serupa juga disampaikan terkait pencairan bantuan pemerintah seperti PKH, bantuan kesejahteraan sosial, dan bantuan lainnya. Meskipun bantuan tersebut diambil langsung oleh warga di Kantor Pos, Kepala Dusun disebut tetap meminta uang kepada setiap penerima bantuan. Warga menilai tindakan tersebut tidak manusiawi dan sangat memberatkan masyarakat kecil yang seharusnya dilindungi oleh pemerintah desa.

Seorang perwakilan warga menegaskan bahwa bantuan tersebut adalah hak masyarakat, bukan objek pungutan. Namun dalam praktiknya, warga merasa terpaksa menyerahkan uang karena khawatir akan dipersulit di kemudian hari.

Selain dugaan pungli, warga juga menilai Kepala Dusun VI minim kepedulian sosial.

Baca Juga:  Dugaan Bahan Baku Kopi Bermasalah, P2BMI dan GRPK Desak Pemeriksaan Menyeluruh PT Inti Sari IncoFood/Indo Cafe

Setiap ada kegiatan kemasyarakatan maupun saat warga mengalami kemalangan, Kepala Dusun disebut hampir tidak pernah hadir. Kondisi ini membuat warga merasa diabaikan dan tidak memiliki pemimpin di tingkat dusun.

Persoalan rangkap jabatan juga mencuat dalam pertemuan tersebut.

Warga mengungkapkan bahwa sejumlah Kepala Dusun di Desa Sena merangkap pekerjaan sebagai petugas keamanan di Sport Center. Akibat rangkap pekerjaan itu, pelayanan kepada masyarakat dinilai tidak maksimal bahkan cenderung ditinggalkan.

Ironisnya, menurut warga, kondisi tersebut justru mendapat dukungan dari Kepala Desa Sena, Yuli.

Warga juga menyoroti kebijakan Kepala Desa yang kerap menyerahkan proyek proyek desa kepada para Kepala Dusun tersebut untuk dikerjakan.

Padahal, proyek desa seharusnya melibatkan masyarakat agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara luas. Kebijakan ini dinilai mempersempit ruang partisipasi warga dan memperkuat dugaan adanya praktik yang tidak transparan dalam pengelolaan desa.

 

Perwakilan warga menegaskan bahwa kondisi ini menciptakan ketidakadilan dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan desa. Mereka berharap Camat Batang Kuis tidak menutup mata dan segera mengambil langkah tegas.

 

Atas berbagai persoalan tersebut, warga Dusun VI Desa Sena mendesak Camat Batang Kuis melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemerintahan Desa Sena serta segera mengganti Kepala Dusun VI demi terwujudnya pemerintahan desa yang bersih, adil, dan benar benar berpihak kepada masyarakat.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir
Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad
Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas
MN KAHMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo, Singgung Potensi Makar
Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar
PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!
Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 10:50

Jelang HUT Ke-19 PPWI di Bandar Lampung, Perwakilan Aceh Tamiang Siap Hadir

Minggu, 8 November 2026 - 09:09

Keluarga Inaku-Moputi Gelar Ritual Bale lo Paesa Kenang 40 Hari Wafatnya Indrawati Arsyad

Minggu, 8 November 2026 - 05:19

Puluhan Nakes RSUD Raja Ampat Refreshing di Pantai, Direktur Bangun Kekompakan dan Sinergitas

Minggu, 8 November 2026 - 03:45

Polres Jembrana Ajak Generasi Muda Bersatu Cegah Narkoba dan Balapan Liar

Minggu, 8 November 2026 - 03:29

PEPABRI dan LSM KPK RI Serukan Jaga Perdamaian Aceh: Jangan Terprovokasi, Bijak Bermedia Sosial!

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Berita Terbaru

Peristiwa, kecelakaan dan bencana Alam

Tiga Hari Syawaludin Hilang Ditelan Sungai Sena, Pencarian Tim SAR Berpacu dengan Arus Deras

Minggu, 8 Nov 2026 - 06:29