Warga Benua Raja Hilang di Areal Perkebunan PT. Betami, Diduga Tenggelam Atau Dimangsa Ular

- Editor

Rabu, 21 Mei 2025 - 07:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com

Seorang pria warga Dusun Cempaka, Desa Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, dilaporkan hilang saat mencari berondolan kelapa sawit di areal perkebunan milik PT. Betami. Korban diketahui bernama Robyal Hasibuan (49), seorang wiraswasta.

Menurut informasi yang dihimpun, Robyal berangkat dari rumah pada Senin, 19 Mei 2025 sekitar pukul 13.00 WIB menuju areal kebun tersebut. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kunjung pulang. Pihak keluarga kemudian melapor kepada perangkat desa pada Selasa pagi, 20 Mei 2025, yang langsung meneruskan laporan ke Polsek Rantau.

Upaya pencarian pun dilakukan oleh personel kepolisian bersama warga di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban. Hingga saat ini, pencarian masih terus dilakukan, namun korban belum juga ditemukan.

Saksi mata, Basri (50), warga Dusun Melur, Desa Benua Raja, mengaku sempat melihat Robyal pada Senin sore pukul 17.00 WIB sedang berjalan masuk ke dalam kebun, sementara dirinya dalam perjalanan keluar dari lokasi tersebut.

Baca Juga:  HGU PTPN IV Cot Girek Akan Berakhir, Warga Desak Tak Diperpanjang "Tak Ada Untungnya untuk Kami, Hanya Jadi Penonton di Tanah Sendiri!"

Keterangan tambahan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa beberapa bulan lalu, korban pernah mengalami insiden tenggelam di lokasi yang sama namun berhasil diselamatkan. Saat ini, kawasan perkebunan diketahui tengah dilanda banjir, sementara korban diketahui tidak bisa berenang.

Selain dugaan tenggelam, muncul pula kemungkinan lain yakni korban menjadi mangsa hewan buas, seperti ular, mengingat medan perkebunan yang masih liar dan sulit dijangkau.

Pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat yang mungkin melihat atau mengetahui keberadaan korban untuk segera melapor ke pihak berwenang.

Situasi di lokasi pencarian dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Proses pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan.

Berita Terkait

Manuver Politik di Tengah Krisis: Analisis Reputasi Ruslan Daud dalam Pemulihan Pascabencana Bireuen
Warga Tualang Baro Butuh Pemimpin Transparan demi Percepatan Perubahan Desa
P2BMI Desak Usut Dugaan Rangkap Jabatan Kadus Sena
Ratusan Warga Aceh Tamiang Protes Status TMK, Desak Audit Ulang Data Korban Banjir
Ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung Ditutup Sementara Mulai 9 Februari 2026
Selamat memperingati Hari Pers Nasional 2026
ACEH Polri terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat
Data Dampak Banjir Dipersoalkan, Warga Nilai Pendataan BNPB Tidak Akurat
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18

Deklarasi Pers Nasional 2026 Tegaskan Penolakan terhadap Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:14

PTUN Jakarta Tegaskan Gugatan Kubu Murjoko Gugur, Legalitas PSHT di Bawah Kepemimpinan Taufiq Tak Terbantahkan

Senin, 9 Februari 2026 - 12:35

​KPK Bongkar Skandal Jalur Merah Bea Cukai, Direktur P2 dan Lima Orang Ditetapkan Tersangka

Senin, 9 Februari 2026 - 08:32

Ketua DPC Demokrat Bireuen : H. T. Ibrahim Kader yang Tumbuh dari Bawah dan Loyal terhadap Partai

Senin, 9 Februari 2026 - 06:55

Jejak Sejarah, Menelusuri Akar Kelahiran Hari Pers Nasional

Senin, 9 Februari 2026 - 02:27

Wagub Aceh Ambil Alih Kendali, Polemik Huntara Bireuen Resmi Diakhiri

Senin, 9 Februari 2026 - 01:58

​Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim PANTERA Polsek Matuari Sambangi Markas Manguni Muda

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:56

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x