Jakarta | Tribuneindonesia.com – Babak baru persidangan kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tampaknya akan berjalan kian panas, Sabtu (06/06/26).
Sebagaimana diberitakan ctd.insider melaui instagramnya, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, dilaporkan siap mengambil langkah sebagai justice collaborator (JC).
Langkah hukum ini diambil Sony dengan tujuan utama untuk mengurai benang kusut perkara tersebut hingga tuntas.
Di samping itu, pengajuan diri sebagai mitra penegak hukum ini juga menjadi momentum bagi Sony untuk menepis tudingan bahwa dirinya merupakan aktor intelektual di balik praktik lancung jual-beli Surat Perintah Pengadaan Barang (SPPG).
Kuasa hukum Sony Sonjaya, Krisna Murti, menegaskan bahwa kesiapan kliennya untuk membongkar tuntas skandal ini bukan sekadar wacana.
Komitmen tersebut bahkan telah resmi dicantumkan dan ditandatangani dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di hadapan penyidik Kejaksaan.
“Pak Sony menyatakan siap menjadi justice collaborator. Tekad ini sudah dituangkan dalam BAP di Kejaksaan,”
ujar Krisna saat memberikan keterangan kepada awak media.
Lebih lanjut, Krisna mengungkapkan bahwa kliennya tidak akan tebang pilih dalam memberikan kesaksian.
Mantan pejabat tinggi BGN tersebut dikabarkan mengantongi sejumlah nama besar yang diduga kuat ikut menikmati atau memuluskan aliran dana haram dalam proyek strategis tersebut.
Menurut penuturan Krisna, pusaran kasus korupsi ini tidak hanya mandek di internal badan tersebut, melainkan turut menyeret sejumlah figur penting di luar lembaga.
Sony mengklaim memiliki bukti keterlibatan oknum dari jajaran pengambil kebijakan, baik di ranah eksekutif maupun legislatif.
Meski demikian, pihak kuasa hukum masih enggan membeberkan secara rinci identitas para pejabat yang dimaksud ke hadapan publik saat ini.
Krisna memastikan bahwa seluruh daftar nama tokoh yang terlibat baru akan dibuka secara gamblang dalam persidangan mendatang sebagai wujud transparansi dan iktikad baik kliennya. (∗-talia)














