Bitung | Tribuneindonesia.com – Semangat persatuan dan kekayaan tradisi siap menghentak Kota Bitung dalam waktu dekat, Senin (18/05/26).
Guna memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026, Satuan Patroli Komando Daerah Angkatan Laut (Satrol Kodaeral) VIII menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan gelaran akbar kebudayaan.
Mengusung tema besar “Harmoni Kebudayaan Nusantara Bangkit Bersama, Wujudkan Indonesia Maju”, acara ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, mulai pukul 14.00 WITA hingga selesai.
Pusat jalannya rangkaian peringatan bersejarah ini akan dipusatkan di Lapangan Kantor Walikota Bitung.
Lokasi tersebut dipilih sebagai representasi ruang publik strategis untuk mempertemukan seluruh elemen bangsa.
Keterlibatan aktif Satrol Kodaeral VIII dalam agenda ini menegaskan peran institusi militer yang tidak hanya menjaga kedaulatan perairan, namun juga menjadi pilar penguat integrasi sosial masyarakat di daratan.
Perayaan Harkitnas kali ini dipastikan berjalan semarak melalui tiga agenda utama yang sarat makna.
Masyarakat akan disuguhkan dengan kemegahan Pawai Parade Budaya Nusantara yang menampilkan kekhasan daerah, dilanjutkan dengan prosesi khidmat Penganugerahan Adat.
Sebagai puncak komitmen kebersamaan, seluruh pihak yang hadir juga akan mengikrarkan Deklarasi Damai bertajuk “Torang Orang Bitung” sebagai simbol kerukunan lokal.
Demi mewujudkan esensi dari tema yang diangkat, kolaborasi lintas sektor menjadi motor penggerak utama acara ini.
Berbagai elemen masyarakat, mulai dari komunitas budaya, organisasi adat, tokoh pemuda, hingga pelajar dan instansi pemerintahan dipastikan ambil bagian.
Keterlibatan kolektif ini diharapkan mampu menjadi benteng kokoh dalam merawat nilai-nilai kebhinekaan di tengah tantangan zaman.
Komandan Satrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP., menegaskan bahwa partisipasi jajarannya merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, dan rakyat.
Menurutnya, dukungan terhadap kegiatan berbasis kebangsaan ini sangat krusial demi memperkuat jati diri bangsa serta menjaga stabilitas nasional melalui pendekatan kultural yang harmonis.
Untuk memanjakan mata para pengunjung, panitia telah menyiapkan beragam hiburan yang edukatif dan interaktif.
Lapangan Kantor Walikota Bitung akan dimeriahkan oleh pertunjukan seni eksotis serta atraksi musik dan tarian tradisional.
Selain itu, tersedia pula area khusus berupa spot foto bertema budaya dan kebangsaan, yang seluruhnya diinisiasi atas kerja sama dinamis antara komunitas dan organisasi kepemudaan setempat.
Menutup keterangannya, pihak Satrol Kodaeral VIII melayangkan undangan terbuka kepada seluruh warga Kota Bitung untuk datang dan meramaikan momentum ini.
Kehadiran masyarakat dinilai sebagai wujud nyata rasa cinta terhadap warisan leluhur.
Melalui perayaan ini, diharapkan tumbuh semangat nasionalisme yang baru guna membawa Indonesia melangkah mantap menuju masa depan yang lebih maju, kuat, dan berdaya saing global. (kiti)















