Sembunyi di Gorong-Gorong, Pencuri Kabel Sinyal Kereta Api Berhasil Dibekuk

- Editor

Senin, 28 April 2025 - 10:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan | Tribuneindonesia.com

Upaya pencurian kabel sinyal dan telekomunikasi di jalur layang antara Stasiun Medan dan Stasiun Pulu Brayan, tepatnya di kilometer 0+400, berhasil digagalkan oleh pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara. Seorang pria berinisial MIS (23) tertangkap basah saat bersembunyi di dalam gorong-gorong sambil memotong kabel sinyal kereta.

Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa pencurian aset vital seperti kabel sinyal bukan hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga menimbulkan risiko besar terhadap keselamatan operasional kereta api.

“Kabel sinyal dan telekomunikasi memiliki fungsi yang sangat krusial dalam menjaga kelancaran serta keselamatan perjalanan kereta api. Tindakan pencurian ini sangat membahayakan, tidak hanya merugikan negara secara material, tapi juga dapat membahayakan keselamatan banyak pihak,” ujar As’ad saat memberikan keterangan di Stasiun KAI Medan, Senin (28/4/2025) siang.

Dijelaskannya, akibat pencurian tersebut, KAI Divre I Sumut mengalami kerugian material sekitar Rp3 juta. Meski nilainya tampak kecil, dampak dari terganggunya sistem sinyal bisa berujung pada gangguan operasional yang berisiko terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

As’ad menceritakan, penangkapan pelaku bermula ketika Satpam Railink yang tengah berpatroli rutin di jalur tersebut mencurigai gerak-gerik seseorang di dalam gorong-gorong. Ketika diperiksa lebih lanjut, petugas menemukan pria tersebut sedang memotong kabel sinyal menggunakan alat bantu berupa parang dan pisau cutter.

Baca Juga:  Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian

“Tanpa menunggu lama, petugas langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa potongan kabel sintel, satu bilah parang, serta tiga buah pisau cutter. MIS kemudian diserahkan ke Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) KAI Divre I Sumut untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya, pelaku digiring ke Polsek Medan Timur untuk menjalani proses hukum,” ujarnya.

Menanggapi insiden ini, KAI Divre I Sumut kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan aset negara, serta menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api di seluruh wilayah operasionalnya. As’ad juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan jalur dan fasilitas perkeretaapian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor kepada petugas atau pihak berwajib jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur kereta api. Sinergi antara KAI dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan layanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal,” sebut As’ad.

KAI berharap dengan adanya kesadaran kolektif dari masyarakat, tindak kriminal yang mengancam keselamatan transportasi publik ini bisa ditekan seminimal mungkin, demi terciptanya sistem perkeretaapian nasional yang lebih baik dan terpercaya.

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
PENCURIAN TOWER XL DI TUALANG BARO TERULANG! WARGA RESAH, DIDUGA KOMPlotan PENCURI BERKELIARAN DI TENGAH MALAM
Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 09:59

Gebrakan Mubes X Yayasan Al-Muslim Peusangan: Rusyidi Mukhtar Pimpin Pembina, Edi Obama Calon Kuat Penggerak Transparansi Wakaf

Selasa, 3 November 2026 - 08:58

Wabup Razuardi: RDTR Perkotaan Bireuen Harus Jadi Pijakan Nyata, Bukan Dokumen di Atas Kertas

Selasa, 3 November 2026 - 07:31

Lompatan Kemandirian: 219 Penerima Bansos Bireuen Siap Dobrak Pasar Digital Lewat Jalur Wirausaha

Selasa, 3 November 2026 - 02:53

Polsek Samalanga Gelar Patroli dan Sosialisasi Maklumat Kapolda Aceh untuk Cegah Karhutla

Selasa, 3 November 2026 - 02:50

Satlantas Polres Bireuen Imbau Pengendara Patuhi Peraturan Sebagai Upaya Jaga Keselamatan

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Rabu, 4 Nov 2026 - 00:31

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:10

Agama

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:03

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x