Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0111/Bireuen Lanjutkan Pembuatan Bronjong di Peudada.

- Editor

Senin, 3 Maret 2025 - 04:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bireuen,tribuneindonesia.com- Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-123 Kodim 0111/Bireuen terus melanjutkan pembangunan bronjong di (lokasi), sebagai upaya memperkuat infrastruktur serta mencegah erosi dan longsor di daerah tersebut bertempat di Desa Hagu Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Senin (03/03/2025).

Meskipun medan cukup menantang, anggota Satgas tetap semangat bekerja bersama masyarakat. Dengan penuh ketelitian, mereka memasang susunan batu di dalam kawat bronjong agar konstruksinya kuat dan tahan lama. Pembuatan bronjong ini sangat penting, terutama dalam menghadapi musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko banjir dan abrasi tanah.

Salah satu anggota Satgas TMMD mengatakan bahwa pengerjaan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin memastikan infrastruktur yang dibangun benar-benar bermanfaat bagi warga dan mampu bertahan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Baca Juga:  17.050 Liter Solar Subsidi Diamankan, Polres Bitung Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Sementara itu, warga setempat juga turut serta membantu pengerjaan bronjong. Mereka mengapresiasi upaya yang dilakukan Satgas TMMD, karena pembangunan ini akan melindungi jalan dan pemukiman mereka dari dampak buruk bencana alam.

Dengan kerja sama yang erat antara TNI dan masyarakat, pembangunan bronjong ini diharapkan segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi desa. TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar
Pelajaran Hukum dari Aceh Tengah: Saat “Mengamankan” Pelaku Kejahatan Berujung Tersangka
Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum
Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional
Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat
Dua Kali Jadi Korban Pencurian, Mansyur Tarigan Malah Duduk di Kursi Terdakwa
Kebakaran Tewaskan Dua Pegawai Lapas Labuhan Bilik, Keluarga Soroti Dugaan Kekerasan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:20

Jejak Sejarah Melayu di Pagar Merbau,Rumah Adat Peninggalan Era Kesultanan Serdang Sarat Nilai Budaya

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:55

Kabar Kurang Menggembirakan bagi Guru Lulusan PPG 2025, TPG Belum Dialokasikan di APBN 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:25

Jumat, 23 Januari 2026 - 03:16

SMAN 2 Delima: Perkuat Pendidikan Karakter dan Spiritualitas Siswa 

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:10

37 Tahun Bersua, Alumni SMANSA 91 Tebing Tinggi Rayakan Reuni Penuh Kehangatan

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16

Upacara Awal Tahun SDN 1 Banding Agung Teguhkan Semangat Jalan Lurus

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:13

Mabit Ke Tiga Mumtaz Mahal Academy Hadirkan Malam Penuh Makna Bangun Iman Takwa dan Karakter Peserta Didik

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:03

Visi Arief Martha Rahadyan untuk Generasi Muda Indonesia

Berita Terbaru

Oplus_131072

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dana Fantastis Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi, PPK RSUD Djoelham Binjai Disorot

Rabu, 4 Feb 2026 - 09:58

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x