Diduga Ancam Pasien dengan Golok, Dokter di Bogor Dilaporkan ke Polisi

- Editor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban pengancaman tunjukan surat laporan polisi (foto ist)
Korban pengancaman tunjukan surat laporan polisi (foto ist)

Bogor – Seorang dokter umum berinisial DA yang membuka praktik di sebuah klinik di Jalan Nangka, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilaporkan ke polisi setelah diduga mengancam pasiennya menggunakan senjata tajam. Insiden tersebut terjadi pada Jumat (13/3/2026).

Peristiwa bermula saat korban berinisial PBN mendatangi klinik tersebut untuk berobat. Setelah menunggu giliran, korban dipanggil masuk ke ruang pemeriksaan oleh dokter yang bersangkutan.

Menurut keterangan korban, dokter tersebut meminta dirinya melepas sandal sebelum masuk ke ruang pemeriksaan. Namun korban kemudian menanggapi dengan nada bercanda karena melihat dokter tersebut juga mengenakan sandal di dalam ruangan.

“Dokter itu mengatakan, ‘lepaskan sandal kamu’. Karena saya lihat dia juga pakai sandal, saya sempat bercanda mengatakan ‘abang juga pakai sandal’,” ujar korban menirukan percakapan saat kejadian.

Ucapan tersebut diduga memicu emosi sang dokter. Korban mengaku langsung dimarahi dan diminta keluar dari ruangan.

“Dia bilang, ‘ini rumah saya, yang punya aturan saya. Keluar kamu dari sini’,” kata korban.

Situasi kemudian memanas ketika dokter tersebut diduga mengambil sebilah golok dari dapur klinik dan mengayunkannya ke arah korban. Meski korban telah meminta maaf, dokter tersebut disebut masih dalam kondisi emosi dan bahkan menantang korban untuk melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  Makin menggila Rp.2,3 M lebih Dana Desa Thn 2023-2024 Diterima Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Diduga Dikorupsi Kades

Insiden tersebut juga disaksikan oleh putri korban yang masih berusia 10 tahun. Anak tersebut dilaporkan ketakutan dan berlari keluar ruangan setelah melihat ayahnya diancam dengan senjata tajam.

Merasa keselamatannya terancam, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bogor dengan didampingi kuasa hukumnya, James Sitorus, SH, dari Kantor Hukum James Sitorus & Partners.

Laporan tersebut telah diterima kepolisian dengan nomor LP/B/626/III/2026/SPKT/Polres Bogor/Polda Jawa Barat.

Kuasa hukum korban, James Sitorus, berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami berharap laporan klien kami diproses secepatnya oleh Polres Bogor dan pelaku dapat segera diamankan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar James pada Sabtu (14/3/2026).

Hingga berita ini diterbitkan, sejumlah wartawan masih berupaya meminta konfirmasi dari dokter yang bersangkutan. Namun, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.

Berita Terkait

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi
IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta
Kedepankan Syariat Islam di Aceh, APH dan Pejabat Diimbau Prioritaskan Restorative Justice bagi Kasus Antar-Siswa di Sekolah
IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta
Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan
Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat
Darurat Bom Ikan di Raja Ampat, Tozie Saleo Tantang BLUD Libatkan 117 Kampung Jadi Mata dan Telinga Laut
Pengawasan Kawasan Konservasi Raja Ampat Disorot, Tokoh Pemuda Dorong Masyarakat Adat Dilibatkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:54

YBM PLN UP3 Langsa Hadirkan Kepedulian, Bantu Pengajian Al-Amin dan Usaha Kedai Kopi

Jumat, 18 September 2026 - 15:58

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi

Jumat, 18 September 2026 - 10:58

Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Lokasi Longsor dan Kerusakan PDAM Tirta Tawar di Aceh Tengah

Jumat, 18 September 2026 - 07:44

GRPK Apresiasi Gerak Cepat Ditreskrimsus Polda Sumut, Tangani Dugaan Pelanggaran UU Perlindungan Konsumen di PT Sari Inco Food Corporation

Jumat, 18 September 2026 - 06:59

SMP Negeri 13 Langsa Perkuat Karakter dan Disiplin Siswa, Gandeng TNI-Polri

Jumat, 18 September 2026 - 04:55

Di Tengah Musibah Kebakaran Aceh Tenggara, Kapolres dan Bupati Hadir Kuatkan 13 KK Korban Terdampak

Jumat, 18 September 2026 - 04:33

Kedepankan Syariat Islam di Aceh, APH dan Pejabat Diimbau Prioritaskan Restorative Justice bagi Kasus Antar-Siswa di Sekolah

Jumat, 18 September 2026 - 04:28

SKANDAL PROYEK IRIGASI KAMPUNG NANGKA: Bau Busuk Korupsi Menyengat, CV Putra Jaya Tantang Hukum dan Keselamatan Rakyat!

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:58

Pemerintahan dan Berita Daerah

52 Rumah Nelayan Paluh Sibaji Mulai Direnovasi

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:01

Pemerintahan dan Berita Daerah

Industri Daur Ulang Sampah Elektronik Dijajaki, Potensi Serap 10.000 Tenaga Kerja

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:10