Kontributor tvOne Diduga Dianiaya Oknum ASN di Paluta Usai Lakukan Konfirmasi

- Editor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Lawas Utara – Tindak kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Irvan (48), kontributor televisi swasta nasional tvOne, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial YS yang bertugas di Puskesmas Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, Jumat (13/3/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi di area parkir Rumah Makan Pondok Agung, Desa Aek Suhat, Kecamatan Padang Bolak, Paluta. Akibat kejadian itu, Irvan mengalami luka memar di bagian perut setelah dipukul berulang kali oleh terduga pelaku.

Irvan mengatakan, insiden bermula ketika ia hendak masuk ke dalam mobil. Saat itu, tiba-tiba seorang perempuan yang mengenakan seragam ASN lengkap dengan kartu identitas Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara menghampirinya dalam keadaan marah.

“Saya kaget ada seorang wanita memakai baju ASN lengkap dengan kartu identitas Pemkab Paluta tiba-tiba marah-marah. Saat itu saya sudah berada di dalam mobil, namun pelaku langsung menyerang saya,” ujar Irvan saat ditemui ketika membuat laporan di Polres Tapanuli Selatan.

Ia mengaku sempat dipukul beberapa kali dengan tangan kosong. Bahkan, pelaku juga mencakar bagian tubuhnya hingga menimbulkan luka.

“Ada sekitar tiga kali perut saya dipukul, bahkan dicakar. Akibatnya bagian perut saya mengalami memar,” katanya sambil menunjukkan bekas luka.

Baca Juga:  Dumas Proyek Fiktif Desa Aras Kabu memanas! DPW P2BMI Sumut desak Kejari Deli Serdang Serius bongkar dugaan

Irvan menduga tindakan tersebut berkaitan dengan upaya konfirmasi yang sebelumnya ia lakukan kepada YS sebagai bagian dari kerja jurnalistik. Konfirmasi itu berkaitan dengan dugaan keterlibatan oknum ASN tersebut dalam praktik rentenir.

“Sebelumnya saya sudah melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp. Saat itu pelaku sudah merespons dengan nada marah dan membalas dengan kata-kata kasar,” ujarnya.

Menurut Irvan, berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku diduga menjalankan praktik peminjaman uang dengan bunga tinggi. Sasaran peminjaman disebut-sebut adalah sejumlah kepala desa yang sedang membutuhkan dana.

“Informasi yang kami dapatkan, peminjam dikenakan bunga cukup tinggi dan rata-rata sasarannya adalah kepala desa. Bahkan disebutkan ada yang menjadikan SK kepala desa sebagai jaminan,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Irvan melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tapanuli Selatan. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/STTLP/B/94/III/2026/SPKT/Polres Tapanuli Selatan/Polda Sumatera Utara.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tapanuli Selatan AKP Bontor Sitorus membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.

“Laporan sudah kami terima secara resmi. Kasus kekerasan terhadap wartawan ini menjadi atensi Polres Tapanuli Selatan,” kata Bontor.

Berita Terkait

​Sidang Praperadilan Lodewyk Pusung Ungkap Pengelolaan Dapur MBG di Manado, OC Kaligis: Dapurnya Ada dan Memenuhi Syarat
​Kajari Bitung Hadiri FGD Evaluasi Restorative Justice di Kejati Sulawesi Utara
Pengawasan Ketat Korps Adhyaksa: Kejari Bitung dan Tiga Kejari Daerah Jalani Evaluasi Kinerja Serentak
Kasus Dugaan JADUP Siperkas Kian Memanas! Warga Tuntut Transparansi, Ketua BPG Sampaikan Keterangan Soal Penyaluran Bantuan
Sidang Kasus Dugaan Perambahan Hutan Lindung di Karo Berlanjut, Jaksa Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi
BERULANG KALI DISOROT, BELUM ADA TITIK TERANG! Dugaan “Dana Titipan” Rp7 Juta per Desa hingga Berbagai Isu Anggaran di Subulussalam Kian Mengguncang Kepercayaan Publik: Sampai Kapan Kepastian Hukum Dinanti?
Dampingi Korban Jalani Pemeriksaan di Paminal Propam Polda Sumut, Serahkan Bukti Dugaan Intimidasi Oknum Polisi
PT Serdang Tengah Klarifikasi Rekrutmen Tenaga Kerja
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:29

Keadilan yang Tak Kunjung Tiba: Di Balik Seruan Kedaulatan Papua dan Maluku

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:21

Wanita Cerdas Mengelola Keuangan, Wanita yang Tak Mau Belajar Tetap Berjalan di Tempat

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:10

beranilah negaraku: berikan hak kedaulatan, hentikan perang sia-sia, bangun persaudaraan setara

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:37

Bayu Anugerah Gugat Otto Hasibuan dan Presiden RI, Kepatuhan Putusan MK Jadi Sorotan

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:13

Jasa Raharja DKI Gelar FGD FKLL, Bersama Stakeholder Petakan Strategi Tekan Kecelakaan di Jakarta Utara

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:17

PESAN KEBENARAN DAN KEKUATAN

Senin, 25 Mei 2026 - 08:07

Dana Desa Dipotong, Koperasi Belum Terbentuk: Keresahan Masyarakat Aceh Tenggara Mulai Menguat

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:54

Gerebek Gubuk Maut di Pancur Ido! Pengedar Sabu Dibekuk Saat Racik Paket Haram, Polisi Sita 2 Gram Narkotika

Berita Terbaru