Posting Konten Fitnah, Lapas I Medan Siap Pidanakan Akun Tiktok Diksipolitik.id

- Editor

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Upaya’pembersihan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sebagai tindak lanjut dari berbagai program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Jenderal (Purn) Drs Agus Andrianto, SH, MH, sepertinya tidak berjalan mulus.

Berbagai pihak yang diduga terganggu dengan langkah tegas penertiban di seluruh Lapas, terindikasi melakukan perlawanan lewat penyebaran konten dengan narasi fitnah.

Salah satu lapas yang terus menerus mendapat serangan masif adalah Lapas Kelas I Medan. Parahnya, berbagai konten negatif terkait lapas, terus disebar lewat media sosial.

Seperti kali ini, di tengah sibuknya petugas Lapas melayani keluarga warga binaan yang datang berkunjung di tengah suasana lebaran Idul Fitri 1447 H, sebuah akun tiktok bernama diksipolitik.id memposting konten fitnah dengan menyebutkan, lapas yang berlokasi ke kawasan Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia melakukan pembiaran praktik peredaran narkoba dan kejahatan scamming (lodes) yang dilakukan sejumlah narapidana.

Bahkan, Kalapas Kelas IA Medan Fonika Affandi yang baru menjabat turut terkena imbas. Ia disebutkan turut menerima aliran uang peredaran narkoba yang dijalankan para warga binaan.

Terkait berita tersebut, Fonika Affandi mengaku sangat menyesalkan berbagai narasi negatif yang dilakukan pihak-pihak tertentu untuk menyudutkan Lapas I Medan di saat mereka melakukan pembenahan sesuai program Kementerian Imipas.

Baca Juga:  Penyerahan Sertifikat Tanah UINSU, Bupati Deli Serdang : Deli Serdang Berpotensi Jadi Wilayah Pendidikan Baru

“Aroma fitnah dalam konten yang diposting diksipolitik.id itu sangat nyata. Karena pemilik akun sangat berani menyebutkan inisial WBP dan kamar yang dihuninya yang disebutkan menjadi lokasi praktik peredaran narkoba,” sesalnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/3/2026).

Untuk menyikapi hal tersebut, lanjutnya, saat ini pihaknya masih mempertimbangkan untuk meneruskan kasus konten ini ke ranah pidana terkait pidana UU ITE.

“Apalagi dalam konten beserta narasi yang disebar, saya dan KPLP Lapas I Medan disebutkan ikut menerima aliran uang haram tersebut. Karena itu, karena sudah berkoordinasi pihak Kemenimipas untuk memastikan langkah-langkah yang akan kami ambil. Dan tidak tertutup kemungkinan akan ditempuh langkah pidana atas fitnah tersebut,” tegasnya.

Lebih jauh mantan Kalapas I Semarang ini menyampaikan bahwa pihaknya tidak anti kritik dalam hal apapun untuk lapas ke arah yang lebih baik di masa depan.

“Malah kami meminta keterllibatan seluruh pihak termasuk keluarga warga binaan serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut aktif berperan melakukan pengawasan secara bersama-sana dan terlibat langsung dalam proses pembinaan dan keamanan di lapas,” pungkasnya.

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Dr. Padriadi Wiharjokusumo, Advokat Medan yang Dicari Investor Asing dari Asia, Amerika hingga Eropa
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Setahun Kasus Kecelakaan Laut Tewaskan Dua Orang di Muna Tak Jelas, Kuasa Hukum Soroti Kinerja Penyidik Polres
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Rabu, 4 November 2026 - 03:21

Respons Cepat Kecelakaan di Bekasi, Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Terjamin Santunan

Rabu, 4 November 2026 - 02:35

Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Cerek di Aceh Tengah Disorot

Rabu, 4 November 2026 - 00:31

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Selasa, 3 November 2026 - 23:38

Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 19:10

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Berita Terbaru