Salah Satu Tokoh Masyarakat Aceh Timur Asril Ibrahim Minta Bupati Jangan Hanya Fokus Sidak Saja

- Editor

Minggu, 20 April 2025 - 15:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tribuneindonesia.com 

Salah satu tokoh masyarakat di Idi, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur Asril Ibrahim meminta kepada Bupati agar tidak terlalu fokus pada inspeksi mendadak (sidak).

Asril menyampaikan kepada awak media ini Minggu (20/04/2025), ia menganggap Bupati Aceh Timur sebaiknya fokus pada pembangunan dan pelayanan masyarakat, serta mengurangi kegiatan sidak yang bisa mengganggu kegiatan operasional dinas dan kurang produktif.

Bupati perlu mempertimbangkan bahwa sidak, meskipun memiliki tujuan baik seperti meningkatkan disiplin pegawai dan memastikan pelayanan publik, dapat mengganggu kegiatan rutin dan produktivitas di dinas.

Selain itu, tokoh masyarakat mungkin menginginkan bupati lebih fokus pada perencanaan pembangunan jangka panjang dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Ada beberapa alasan mengapa tokoh masyarakat mungkin menginginkan bupati mengurangi kegiatan sidak yaitu:

mengganggu produktivitas: sidak yang terlalu sering dapat mengganggu kegiatan rutin di dinas dan mengganggu produktivitas pegawai.

Kurang Efektif: sidak yang hanya bersifat insidentil mungkin kurang efektif dalam menciptakan perubahan jangka panjang.

Baca Juga:  Data Dampak Banjir Dipersoalkan, Warga Nilai Pendataan BNPB Tidak Akurat

Fokus pada Pembangunan: tokoh masyarakat mungkin menginginkan bupati lebih fokus pada pembangunan dan pelayanan masyarakat jangka panjang, bukan hanya pada kegiatan sidak.

Meningkatkan Kualitas Pelayanan: bantuan dari bupati untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat bisa lebih efektif jika tidak terlalu sering dilakukan dengan sidak.

Meningkatkan Kepercayaan: dengan mengurangi kegiatan sidak dan fokus pada pembangunan, bupati dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Dengan kata lain, tokoh masyarakat menginginkan bupati untuk lebih fokus pada tugas-tugas utama sebagai pemimpin daerah, yaitu merencanakan pembangunan, memastikan pelayanan masyarakat berjalan lancar, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

“Ada beberapa permasalahan yang belum selesai, gaji kepala desa masih tertunggak dua bulan, jalan rusak, rumah tidak layak huni, permasalahan tenaga honorer yang tidak lolos P3K dengan gaji perbulan Rp 200.000 perbulan, ini harus di perhatikan serius oleh pemerintah daerah untuk di perjuangkan,” pungkas Asril Ibrahim.
(fn)

Berita Terkait

Capping Day STIKes Sehati Medan Disorot Publik, Mahasiswa Diikat Janji Moral di Hadapan Orang Tua
Wakil Ketua Komisi VI DPR Aceh Ihya Ulumuddin Silaturrahmi dan Reses Bersama PWI Simeulue
Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat
Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pasang Spanduk Edukasi di Jakarta Utara
Jalan Rusak Dua Tahun Dikeluhkan Warga, Wakil DPRD Deli Serdang meminta Gubernur Sumut Segera Turun Tangan
Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal
Jalan Galang Berubah Kuburan hidup
Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis
Berita ini 230 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 02:45

Temuan BPK Rekening Non Kapitasi Di Dinkes Mencuat

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:55

Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Tinjau Langsung Titik Pembuatan Sumur Bor di Desa Jeumpa Sikureng.

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:47

Lompatan Fiskal di Kota Pelabuhan

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:50

​Manado Raih Penghargaan K3, Andrei Angouw Tekankan Sinergi Ekosistem Kerja

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:04

​Sinergi TNI AL dan Pemprov Sulut Jamin Stabilitas Pangan di Bitung

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:54

Sinergi di Jalur Ranowulu: Polisi dan Bhayangkari Bagikan Takjil Ramadhan

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:42

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Pasang Gorong-Gorong di Titik 4.

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:18

Saidul PPKMA Angkat Bicara Lantang Soal Polemik SMP Negeri 3 Lawe Sigala-gala: “Jangan Biarkan Publik Bertanya-tanya”

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Sekolah di Lahan Bermasalah, Alsintan Disorot, Data BPJS Disisir

Kamis, 26 Feb 2026 - 08:50

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tower Ilegal Dirobohkan, Bupati–Wabup Turun Tangan Langsung

Kamis, 26 Feb 2026 - 08:34

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x