Rapat Belum Ada Panitia Belum Terbentuk Diduga Oknum Keuchik Matang Pineng Sibuk Cari Calon TPG

- Editor

Rabu, 9 April 2025 - 06:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tribuneindonesia.com 

Proses pembentukan panitia pemilihan Tuha Peut (TPG) hingga kini belum dilakukan, namun Keuchik Gampong (kepala desa) Matang Pineng, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, diduga sudah sibuk mencari calon pengganti, Selasa (08/04/2025).

Hal ini menimbulkan indikasi adanya upaya menjegal Tuha Peut yang telah aktif sebelumnya, sebagaimana diungkapkan oleh Syarial dalam pernyataannya kepada media pada 2 April 2025.

Syarial menyampaikan surat instruksi atau pemberitahuan dari pihak Kecamatan pun belum ada, diduga Keuchik Matang Pineng sudah mulai mencari kandidat pengganti Tuha Peut.

Menurut informasi yang ia diperoleh sudah ada beberapa nama yang disebut-sebut sebagai calon kuat antara lain nama-nama yang berinisial RB, RL, SL, dan Tgk. AM.

“Diduga oknum Keuchik ingin menguasai komposisi Tuha Peut agar lebih mudah mengontrol kebijakan pemerintah Gampong tanpa adanya rapat pertanggungjawaban yang transparan,” ujarnya.

Ketua Tuha Peut aktif, Asbi membenarkan bahwa memang ada laporan dari masyarakat terkait dugaan monopoli ini.

Ia juga menegaskan bahwa oknum Keuchik telah melanggar aturan karena seharusnya ada pembentukan panitia terlebih dahulu dan membuka pendaftaran dan pemilihan secara demokrasi.

“Yang seharusnya sebagai oknum Keuchik lebih tau aturan dan prosudurnya, ini malah sibuk mencari calon pengganti Tuha Peut,” katanya.

Asbi juga menjelaskan selain itu oknum Keuchik tersebut tidak memiliki kewenangan untuk mencampuri atau mengatur siapa yang akan menjadi Tuha Peut berikutnya.

“Saya heran, sebagai Ketua Tuha Peut yang masih aktif, padahal sudah ada surat teguran dari Bupati yang disampaikan melalui Kecamatan Darul Aman..

Namun Keuchik tetap melangkahi prosedur dengan langsung mencari calon pengganti,” imbuhnya.

Lebih lanjut, lembaga Tuha Peut berencana menyurati Bupati Aceh Timur, Usman Al-Farlaky, untuk mengevaluasi kinerja Keuchik Gampong Matang Pineng.

Baca Juga:  Ribuan Warga Padati Fun Bike dan Fun Walk di Aceh Tamiang, Angkat Potensi Wisata Lokal

“Dan meminta kepada Bupati agar mempertimbangkan penunjukan Penjabat (Pj) Keuchik yang baru, seperti yang terjadi di Gampong Senebuk Panton, Kecamatan Darul Falah, karna akibat kurangnya komunikasi antara Keuchik dan Tuha Peut,” paparnya.

Menurut Ketua Lembaga Tuha Peut, sebelum ada pengangkatan Tuha Peut yang baru, seharusnya dilakukan rapat pertanggungjawaban terlebih dahulu jangan sibuk dengan mencari calon pengganti Tuha Peut, kenapa hingga kini rapat tersebut belum juga digelar.

“Kami dalam waktu dekat, Lembaga Tuha Peut akan mengajukan audiensi ke Kantor Bupati untuk menuntut adanya demokrasi dalam proses pemilihan Tuha Peut di Gampong Matang Pineng,” cetusnya

Sekretaris Tuha Peut, Ampon Jamal juga menambahkan diduga bahwa oknum Keuchik lebih sering berkomunikasi dengan pihak di luar lembaga resmi daripada dengan anggota Tuha Peut yang sah.

“Situasi ini semakin memperkeruh kondisi pemerintahan di Gampong Matang Pineng, dan masyarakat berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang untuk menegakkan aturan dan menjamin transparansi dalam pemilihan Tuha Peut yang baru,” demikian pungkasnya.

Saat awak media ini komfirmasi oknum Keuchik yang berinisial YN lewat via chat WhatsApp, 0823XXXXXX81 sekira pukul 15.29 WIB, namun oknum Keuchik baru membalas sekira pukul 07.51WIB dengan mengirim link salah satu media online yang berjudul “Pejabat Perangkat Tuha Phet Matang Pineung, Lakukan Bantahan Melalui LSM Ternama Di Aceh Timur”.

Saat awak media ini komfirmasi lansung, Camat Darul Aman, Iskandarsyah, SE, M.AP, menyampaikan untuk pemilihan TPG tidak harus memerlukan surat khusus dari Kecamatan cukup dengan pemberitahuan saja.

Dan dibentukan panitia terlebih dahulu dan membuka pendaftaran dan pemilihan secara umum.” imbunya.
(fn)

Berita Terkait

HMI Deli Serdang Ajak Sikapi Polemik TPS3R Secara Bijak dan Berlandaskan Hukum
Saatnya Berbagi, Saatnya Peduli: PBN Aceh Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Banjir dan Longsor
Arief Martha Rahadyan Sambut KUHP Baru sebagai Langkah Besar Reformasi Hukum
Bantuan dari DPP PEBABRI pusat tiba di wilayah kabupaten Aceh Tamiang.
Minim Pengawasan, Proyek Paving Blok Dana Banprov di Kampung Kangaluwuk Diduga Menyimpang
Menjaga Pancasila dan Persatuan, Arief Martha Rahadyan Dapat Dukungan Kuat ke Kabinet Merah Putih
Ambil Sumpah 58 Pejabat Pemkab Aceh Tenggara
Kemenhan Perluas Akses Air Bersih di Aceh Tamiang, Bangun Sumur Bor dan Instalasi RO
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:18

Menjaga Jati Diri di Tengah Riuh Zaman: Catatan Seorang Penulis dari Langsa

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:00

Toweren: Desa yang Tak Pernah Menyerah pada Zaman

Jumat, 5 Desember 2025 - 04:00

Minggu, 30 November 2025 - 01:43

Belajar dari Bencana Banjir 2025, Rusaknya Tanggul Percut Ancam Keselamatan Warga

Selasa, 25 November 2025 - 13:53

Tokoh Masyarakat H. Nurdin Barus Apresiasi PT Bhineka Perkasa Jaya Sulap Lahan Tidur Jadi Pusat Kuliner UMKM

Selasa, 25 November 2025 - 02:32

Ketika Keberanian Menjadi Awal dari Segala Prestasi

Senin, 24 November 2025 - 09:39

Perwakilan DPD PPBMI Sumut Hadiri Pertemuan Akbar Umat Islam di Lampung

Kamis, 20 November 2025 - 16:18

Uang Bisa Mengubah Penampilanmu, Tapi Jangan Biarkan Ia Mengubah Bahasamu dan Sopan Santunmu

Berita Terbaru

Sosial

Putu Subamia Resmi Menjabat Bendesa Adat Jimbaran

Sabtu, 3 Jan 2026 - 17:38

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x