Lembu Liar Kuasai Kebun Negara, Warga Pagar Merbau Resah

- Editor

Senin, 9 Maret 2026 - 01:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pagar Merbau I TribuneIndonesia.comKeresahan masyarakat di Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, semakin memuncak. Sejumlah lembu yang dilepas tanpa kandang dilaporkan bebas berkeliaran di areal perkebunan kelapa sawit milik negara hingga masuk ke kawasan permukiman warga. Kondisi ini tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Pantauan di lapangan pada Senin (9/03/2026) menunjukkan beberapa ekor lembu terlihat bebas berkeliaran di dalam areal perkebunan kelapa sawit, bahkan hingga mendekati jalan raya di kawasan Simpang Tikungan Batu 8 Pagar Merbau. Pada malam hari, hewan ternak tersebut kerap melintas di badan jalan, membuat pengguna jalan harus ekstra waspada.

Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan, lembu-lembu tersebut diduga milik seorang peternak berinisial T. Hewan ternak itu disebut sengaja dilepas tanpa pengawasan dan tanpa kandang yang layak, sehingga bebas keluar masuk kawasan perkebunan maupun pekarangan rumah warga.

“Kami sangat resah. Kalau malam hari lembu itu sering muncul di jalan raya. Takutnya terjadi kecelakaan,” ujar salah seorang warga yang rumahnya tidak jauh dari areal perkebunan.

Selain membahayakan pengguna jalan, keberadaan lembu liar itu juga dikhawatirkan merusak tanaman kelapa sawit yang berada di areal perkebunan negara. Tanaman muda yang baru ditanam berpotensi rusak akibat diinjak atau dimakan oleh ternak yang berkeliaran bebas.

Baca Juga:  Harapan Terwujud, Madrasah Al Hidayah Berdiri di Kubah Sentang

Pihak manajemen Perkebunan Tanjung Garbus mengaku telah mengetahui persoalan tersebut. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pihak perkebunan bahkan sudah melayangkan surat peringatan kepada para peternak yang melepas ternaknya di kawasan perkebunan.

Namun hingga kini, keberadaan lembu-lembu tersebut masih terlihat bebas berkeliaran di dalam areal perkebunan maupun di sekitar permukiman warga.

Manajemen Perkebunan Tanjung Garbus menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika para peternak tetap mengabaikan peringatan yang telah diberikan. Langkah tegas, termasuk penertiban ternak yang berkeliaran di kawasan perkebunan negara, akan dilakukan apabila kondisi ini terus berlanjut.

Di sisi lain, masyarakat berharap pemerintah desa dan instansi terkait segera turun tangan sebelum persoalan ini memicu konflik baru di tengah masyarakat.

Warga menilai, pembiaran ternak berkeliaran tanpa kandang bukan hanya melanggar ketertiban, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik bagi pihak perkebunan maupun masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

“Jangan sampai nanti ada korban kecelakaan atau tanaman rusak baru bertindak. Kami minta segera ditertibkan,” tegas warga.

Jika tidak segera ditangani, persoalan lembu liar di kawasan Pagar Merbau ini dikhawatirkan akan semakin memanas dan memicu ketegangan antara masyarakat, peternak, dan pihak perkebunan negara.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga
Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka
Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah
Indra SBW, S.H., Advokat Muda Sumut dengan Rekam Jejak Perjuangan Menegakkan Keadilan
Perkara Lae Saga Masih Berproses, Surya Darma Berhak Mendapat Perlindungan Hukum
Dugaan Penyalahgunaan Alsintan TR4 di Paya Gambar Disorot, P2BMI-GRPK Siapkan Laporan ke Kejaksaan
Re-LUN Ungkap Korupsi Sebesar US$50 Juta Dibalik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs
FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:13

Sinergi Lewat Seni: Kemeriahan Lomba Line Dance Hari Bhayangkara di Polres Bitung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:36

​Kolaborasi Strategis: Pegadaian Manado Gandeng Polisi untuk Pengamanan Aset dan Literasi Keuangan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:48

Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara Dinilai Arogan dan Anti Kritik, Respons Terhadap Media Tuai Sorotan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:07

Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:13

Buka PENAS XVII 2026 Bersama Wapres Gibran, Hengky Honandar Perkuat Sinergi Pangan Kota Bitung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 03:22

Menakar “Tangan Dingin” AKBP Albert Zai, Nakhoda di Balik Kondusifnya Kota Bitung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:40

Jasa Raharja Jakarta Selatan Gelar Edukasi Keselamatan dan Penanganan Gawat Darurat di Jagakarsa

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:53

​Perkuat Sinergi Maritim dan Akademis, Dankodaeral VIII Dampingi Lemhannas RI Sambangi Rektorat Unsrat

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemuda Muslimin Deli Serdang Perkuat Aksi Sosial Lewat Sunat Massal

Sabtu, 20 Jun 2026 - 16:59

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Dorong Lahirnya Generasi Penghafal Al-Qur’an Berkualitas

Sabtu, 20 Jun 2026 - 16:42

Headline news

Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga

Sabtu, 20 Jun 2026 - 15:11