Proyek Jembatan Lawe Pinis Ditengarai Tak Selesai Tepat Waktu

- Editor

Sabtu, 27 Desember 2025 - 05:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara | Tribuneindonesia.com

Proyek pembangunan jembatan Lawe Pinis berbiaya Empat miliar rupiah lebih, diprediksi tak selesai tepat waktu

Pasalnya, sampai minggu ke empat desember 2025 ini, pihak rekanan masih mengerjakan pembangunan jembatan Lawe Pinis yang terletak di kecamatan Darul Hasanah.

Wardi, warga kecamatan Darul Hasanah mengaku, pesimis jika jembatan berbiaya Empat miliar rupiah lebih tersebut, rampung pada akhir Desember 2025 ini.

Keterlambatan itu disebut-sebut , akibat kurang komitmennya dan karena lambannnya pihak rekanan mengerjakan pekerjaan proyek jembatan, yang sangat dibutuhkan warga kecamatan Darul Hasanah tersebut

,” Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat, karena menghubungkan beberapa kute dengan Ibukota kecamatan,” sambung warga lainnya.

Baca Juga:  Narasi Fitnah Ancam Persatuan! Irwansyah Hasibuan Peringatkan Provokator yang Serang Gubernur Bobby Nasution

Lagi pula, akibat belum selesainya jembatan Lawe Pinis tersebut, warga tak bisa membawa hasil pertanian dan hasil perkebunan menuju ibukota kecamatan Darul Hasanah.

Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Agara, Sujarno yang juga PPK Proyek pembangunan jembatan Lawe Pinis kepada Waspada.Id mengatakan, batas waktu menyelesaikan proyek jembatan itu 31 Desember 2025.

Proyek jembatan itu bisa jadi akan dilakukan penambahan waktu dengan di kenalan denda 1/1000

Proyek jembatan Lawe Pinis, dikerjakan
Perusahaan CV. Khumah Luar,
Kegiatannya penyelenggaraan jalan kabupaten/kota
Pekerjaan pembangunan jembatan Rambung Teldak – Lawe Penanggalan ( 1 lawe pinis) dengan biaya
Rp. 4.938.891.000,-

Pen~abdulgani

Berita Terkait

Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal
Jalan Galang Berubah Kuburan hidup
Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis
Warga Terutung Payung Hilir Geruduk Kejari Aceh Tenggara, Soroti Dugaan Kejanggalan Dana Desa dan Minta Audit Ulang
BPBD Aceh Tamiang Bekali 180 Enumerator, Percepat Validasi Data Kerusakan Rumah Pasca-Bencana
Rangkap Jabatan Pejabat Publik Picu Krisis Kepercayaan dan Etika Negara
Pagar Roboh, Warga Mengadu ke Tiga Lembaga Negara
HRD: Dari Bireuen ke Senayan, Kini Saatnya Menuju BL 1 Aceh?
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 01:15

Polsek Maesa Ungkap Sindikat Pencurian Sepeda Motor, Satu Unit Motor Diduga Dibawa ke Ratatotok

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:56

​Hadir di Graha Gubernuran, Wali Kota Andrei Angouw Beri Dukungan Penuh Perayaan Imlek 2577

Minggu, 22 Februari 2026 - 11:05

Pimpin Patroli Malam, Kasat Lantas Polres Bitung Tindak Tegas Aksi Kebut-kebutan di Jalan Raya

Minggu, 22 Februari 2026 - 01:02

​Perumda Air Minum Dua Sudara Setor Dividen Rp1,6 Miliar, Bukti Nyata Keberhasilan Tata Kelola BUMD Bitung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:17

​Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Matuari Tinjau Langsung Lahan Jagung Warga

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:31

Data Korban Pascabencana di Bireuen Jangan Pilih Kasih

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:21

Polsek Matuari Pastikan Keamanan Ibadah Tarawih di Wilayah Bitung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:00

HRD Bincang Khusus dengan Menteri PU untuk Mempercepat Rehab Rekon Pascabanjir dan Longsor di Aceh

Berita Terbaru

TNI dan Polri

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Kebut Pengerjaan Jalan.

Senin, 23 Feb 2026 - 03:08