Proyek Jalan Elak Aceh Timur Mangkrak, Penegak Hukum Bungkam

- Editor

Jumat, 25 Juli 2025 - 14:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | TribuneIndonesia.com

Proyek pembangunan jalan elak dan gedung kantor Bupati Aceh Timur kembali menjadi sorotan. Meski telah lama diberitakan media dan dikeluhkan masyarakat, hingga kini belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) di Aceh, khususnya di wilayah Aceh Timur.

Proyek jalan elak yang menghubungkan Kecamatan Peudawa dan Kecamatan Darul Ikhsan, serta pembangunan gedung kantor bupati, diduga mangkrak selama hampir delapan tahun. Kedua proyek ini disinyalir merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah. Ironisnya, sejumlah oknum pejabat dan mantan pejabat yang diduga terlibat, termasuk rekanan pelaksana, hingga kini seolah tak tersentuh hukum.

“Sudah cukup lama proyek ini mangkrak, ada sekitar delapan tahun. Tapi tidak jelas bagaimana kelanjutannya. Penegak hukum pun diam,” ujar seorang sumber anonim yang ditemui wartawan di lokasi proyek jalan elak, belum lama ini.

Lebih memprihatinkan, salah satu titik jalan elak kini dalam kondisi rusak parah. Longsor di kawasan perbukitan yang dikenal warga sebagai Bukit PKI mengakibatkan badan jalan terputus. Akibatnya, akses masyarakat terganggu dan kendaraan roda empat tak lagi bisa melintas.

Baca Juga:  Rapat Tehnis Pelaksanaan Pelaksanaan Pra Pora Cabor IPSI Hari Kamis di Kantor Koni Kabupaten Simeulue "

“Jalan putus karena longsor saat musim hujan. Sekarang hanya motor yang bisa lewat. Padahal sebelumnya jalan ini cukup ramai dilalui warga,” keluh seorang warga setempat kepada tim investigasi media ini.

Sementara itu, pembangunan gedung kantor bupati Aceh Timur juga tak menunjukkan kejelasan. Meski telah berganti kepemimpinan daerah, bangunan yang diduga menyedot anggaran besar itu belum juga rampung dan tak kunjung ditempati. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan dinas terkait belum memberikan keterangan apa pun mengenai kelanjutan proyek tersebut.

Kondisi ini membuat masyarakat bingung sekaligus geram. Mereka mempertanyakan sikap diam aparat penegak hukum, termasuk pihak Kepolisian dan Kejaksaan di Aceh Timur.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari Kapolres Aceh Timur yang baru maupun institusi penegak hukum lainnya terkait dugaan mangkraknya proyek-proyek tersebut.

(Tim – Saipul Ismail SF)

Berita Terkait

GRPK dan BBHAR Satukan Langkah Perkuat Advokasi Hukum, Bongkar Dugaan Persoalan Alsintan Kelompok Tani Rukun Sena
Banyak Desa di Aceh Tenggara Diduga Abaikan Kewajiban Publikasi APBDes, Bupati Diminta Bertindak Tegas
Baru Jadi Dirut PLN Lagi, Darmawan Prasodjo Langsung Bohongi Rakyat Soal Kebutuhan Batubara PLTU
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Ir. Iskandar DPRA Semangati 7 Atlit Tarung Derajat Simeulue Lolos Pora
Dari Akademisi hingga Praktisi, Arief Martha Rahadyan Mendapat Apresiasi atas Kiprah dan Gagasannya
Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga
Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:53

PT Kether Coco Bio Diduga Buang Limbah Ilegal di Perkebunan Warga Tanjung Merah

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:49

​Terima Petugas BPS, Wakil Wali Kota Bitung Kawal Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:18

Kartu Keluarga Diduga Bermasalah, Masyarakat Pertanyakan Profesionalisme Disdukcapil Aceh Tenggara 

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:37

HBKB Jakarta Utara dan Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Mitra Hadirkan Samsat juga Pengobatan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:58

​Putus Jaringan Antarprovinsi, Polres Bitung Amankan 15 Gram Sabu Asal Palu dari Tangan Pria Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42

Masyarakat Gayo Perantauan: Jangan Ciptakan Polemik Baru, Dukung Swadaya Warga Perbaiki Jalan Bireuen–Bener Meriah

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:35

Bupati Bireuen Serahkan Santunan Rp267 Juta dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan ke Pekerja Rentan dan Non ASN Bireuen

Senin, 22 Juni 2026 - 13:59

​Angin Kencang Melanda, Petani di Sekitar Cagar Alam Duasudara Diminta Jaga Lahan dari Kobaran Api

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Perpustakaan Deli Serdang Buka Kelas Gratis, Cetak Generasi Digital Berdaya Saing

Selasa, 23 Jun 2026 - 07:53

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x