Penutupan HUT ke-26 Bireuen Jadi Momentum Persatuan dan Mahakarya Bumoe Jeumpa

- Editor

Senin, 13 Oktober 2025 - 00:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara penutupan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen ini dihadiri ribuan masyarakat serta sejumlah pejabat penting dari tingkat pusat dan daerah.

Turut hadir Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, Kepala Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Kemendikdasmen RI Hafidz Mukhsin, S.Sos., M.Si, Sekda Aceh Muhammad Nasir, S.IP., MPA, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, Wakil Bupati Ir. Razuardi, MT, Walikota Lhokseumawe Sayuti, SH, Dandim 0111/Bireuen Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc, Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, SIK, MMed.Kom, Ketua DPRK Bireuen Juniadi, SH, Kajari Bireuen Munawal Hadi, SH, MH, serta para tokoh masyarakat, ulama, dan ribuan warga dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen.

Acara diawali dengan Tari Peumulia Jamee sebagai simbol penyambutan tamu, disusul pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, dan lantunan Shalawat Badar. Lagu Indonesia Raya, Hymne Aceh, dan Mars Bireuen turut dinyanyikan secara khidmat oleh seluruh hadirin, kemudian dilanjutkan pemutaran film dokumenter perjalanan sejarah Kabupaten Bireuen.

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-26 Kabupaten Bireuen dan Pekan Kebudayaan yang pertama. Ia juga menekankan pentingnya peringatan ini sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pendiri dan tokoh masyarakat Bireuen.

“Bireuen bukan sekadar wilayah administratif, tetapi merupakan entitas kebudayaan yang lahir dari peradaban panjang dunia. Dari Kerajaan Jeumpa hingga masa perjuangan kemerdekaan, Bireuen selalu memiliki peran penting dalam sejarah bangsa,” ujar Bupati.

Baca Juga:  PT Jasa Raharja mendukung pelaksanaan kegiatan “Polantas Menyapa”

Bupati juga memaparkan perjalanan sejarah dan kiprah tokoh-tokoh Bireuen yang berpengaruh, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun perjuangan kemerdekaan. Ia menegaskan, di usia 26 tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen mewujudkan visi “Bireuen Makmur, Cerdas, Damai, dan Islami” dengan fokus pada pembangunan pro rakyat.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Bireuen dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI melalui Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa serta Universitas Almuslim. Kerja sama ini bertujuan memperkuat pengembangan bahasa dan kebudayaan daerah.

Malam penutupan semakin semarak dengan penampilan spesial musisi Rafly Kande, penyerahan santunan kepada 17 anak yatim dari 17 kecamatan, serta pengumuman pemenang berbagai perlombaan yang digelar selama Pekan Kebudayaan Bireuen, di antaranya Sayembara Cipta dan Baca Puisi, Lomba Video TikTok Kreatif, Festival Rapai, dan Pawai Budaya.

Kegiatan Closing Ceremony berakhir pada pukul 00.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh kegembiraan. Ribuan warga terlihat antusias menikmati seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Puncak peringatan HUT ke-26 Kabupaten Bireuen sendiri berlangsung pada hari yang sama, ditandai dengan upacara resmi dan pelaksanaan Maulid Akbar Kabupaten Bireuen.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Bireuen pertama ini, diharapkan semangat Mahakarya Bumoe Jeumpa dapat terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai warisan budaya dan menjaga identitas daerah, Pekan Budaya HUT ke-26 Bireuen, bukan sekedar perayaan tahunan. ini adalah pangung bagi masyarakat untuk menunjukkan jati diri, meneguhkan rasa memiliki terhadap daerah, serta menghidupkan kembali budaya lokal yang selama ini menjadi indetitas utama Kabupaten Bireuen

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Kota Bakti dan UPT Pemasyarakatan Pidie Gelar Donor Darah Serentak
MAN 1 Pidie Perkuat Kiprah di Kancah Internasional, Dua Siswa Raih Juara III Robotik
Bukan Sekadar Tanpa Plang! P3-TGAI Desa Rikit Disorot: Pekerjaan Bergelombang, K3 Dipertanyakan, Aspirasi Dewan Ikut Disorot
Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan
Ketika Sumber Daya Habis — Lalu Ke Mana Bangsa Ini Akan Melangkah?
Di Norwegia Melayani dengan Sederhana — Di Indonesia Justru Dilayani Berlebihan
Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah
Dinas DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:27

​Tekan Angka TBC, Pemkot Bitung Gencarkan Gerakan Terintegrasi “Ketuk Pintu” Hingga ke Rumah Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:09

Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:59

Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00

Satuan Lantas Polres Simeulue Semarakkan HUT RI ke 81 Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih di Jalan Raya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:33

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:16

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:57

​Tunjukkan Kekompakan dan Disiplin, TP PKK Bitung Sukses Unjuk Gigi dalam Gerak Jalan Kemerdekaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:21

P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x