Bitung, Sulut | TribuneIndonesia.com
PT Pelindo Regional 4 Bitung terus bersolek meningkatkan standar layanan jasa kepelabuhanan. Dalam acara silaturahmi bertajuk “Sahabat Wartawan Mengenal Lebih Dekat Pelabuhan Bitung” yang digelar pada Selasa pagi, (10/02/26).
General Manager Pelindo Regional 4 Bitung, James David Hukom, memaparkan transformasi besar-besaran yang tengah dilakukan untuk menyulap wajah pelabuhan menjadi senyaman bandar udara.
Di hadapan puluhan jurnalis dari Kota Bitung dan Manado, James David menegaskan bahwa sinergi antara manajemen Pelindo dan media massa bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kolaborasi strategis dalam mengawal pelayanan publik.
“Bagi saya, teman-teman wartawan adalah konsultan terbaik. Kami butuh dikoreksi agar tahu apa yang kurang di lapangan. Jika pelayanan kami bagus, silakan ceritakan ke luar. Namun jika ada yang kurang, beri tahu kami agar segera diperbaiki,”
Ujar GM James mengawali sambutannya.
Tak hanya itu, GM James juga merinci sejumlah pembaruan infrastruktur yang kini telah beroperasi di Pelabuhan Bitung.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah penerapan sistem zonasi dan sterilisasi area dermaga guna memenuhi standar International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code.
Sistem E-Money & Gate Baru: Sejak Oktober 2024, akses masuk pelabuhan telah menggunakan kartu e-money. Pelindo juga telah mengaktifkan Gate 2 khusus penumpang saat arus padat, sementara Gate 3 difungsikan untuk alur keluar-masuk kendaraan kontainer dan barang.
Fasilitas Penumpang: Ruang tunggu kini dilengkapi dengan AC berkapasitas besar (15 PK), fasilitas air minum gratis, jaringan Wi-Fi, hingga area pengisian daya ponsel (charging station).
Keamanan & Kenyamanan: Untuk meningkatkan estetika dan keselamatan, jalur khusus penumpang (selasar) telah dibangun demi memisahkan alur pejalan kaki dari aktivitas kendaraan berat di dermaga.
Upayah tersebut mendapatkan apresiasi dari seluruh awak media juga para hadirin.
“Kami berupaya memberikan ‘Pelabuhan Rasa Bandara’. Mulai dari kebersihan toilet yang selalu terjaga, fasilitas difabel, hingga mushola dan ruang kesehatan yang memadai. Semuanya demi kenyamanan pengguna jasa,”
Tambahnya. Kerja keras ini membuahkan hasil manis. Pelindo Bitung sukses menyabet Juara 1 Lomba Kebersihan antar BUMN/BUMD.
Selain itu, pelabuhan tersebut juga kian rutin menjadi pintu gerbang kedatangan kapal pesiar internasional yang membawa turis mancanegara ke Sulawesi Utara.
James David, yang telah menjabat selama satu tahun sembilan bulan di Bitung, menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kepemimpinan yang rendah hati dan kerja sama tim yang solid, termasuk dengan Terminal Petikemas (TPK) Bitung.
“Jabatan ini adalah ujian sekaligus amanah. Saya selalu sampaikan ke tim bahwa masalah itu seperti fondasi; jika kita ingin membangun gedung yang tinggi, fondasi di lantai satu harus kuat. Masalah ada untuk diselesaikan dan dijadikan pelajaran,”
filosofinya di hadapan para awak media.
Acara yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan tinjauan lapangan ke fasilitas terminal penumpang, menunjukkan transparansi Pelindo dalam mengelola gerbang ekonomi utama di Sulawesi Utara tersebut. (Kiti)














