Pangan Murah Jadi Titik Terang bagi Warga Desa Sidodadi di Tengah Melonjaknya Harga Sembako

- Editor

Minggu, 7 September 2025 - 08:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batang Kuis | TribuneIndonesia.com –
Lonjakan harga kebutuhan pokok dalam beberapa bulan terakhir semakin memberatkan masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan. Harga beras, gula pasir, minyak goreng, hingga telur terus merangkak naik, membuat banyak keluarga harus memutar otak agar dapur tetap berasap.

Situasi ini menjadi keresahan warga, termasuk di Desa Sidodadi, Kecamatan Batang Kuis. Namun, secercah harapan hadir melalui Program Pangan Murah yang digelar di pelataran Kantor Desa Sidodadi pada Minggu, 7 September 2025. Program ini merupakan kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa untuk memberikan akses sembako dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Antusiasme warga terlihat jelas sejak pagi. Ratusan masyarakat Desa Sidodadi berbondong-bondong datang, berharap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga bersahabat.

“Dengan adanya pangan murah, kami bisa belanja sembako dengan harga yang lebih ringan. Sangat membantu kebutuhan rumah tangga,” ujar Rumiatik, warga Dusun II, dengan wajah penuh syukur.

Kepala Desa Sidodadi, Edi Suardi, mengaku bahagia melihat antusiasme warganya. “Saya senang sekali melihat masyarakat ramai-ramai membeli sembako dengan harga terjangkau. Ini benar-benar membantu kebutuhan warga di tengah melonjaknya harga pasar,” ucapnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Baca Juga:  Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Penganiayaan Berat yang Sempat Buron ke Aceh Tengah

Adapun bahan pokok yang dijual dalam kegiatan pangan murah ini cukup beragam dengan harga yang jauh lebih rendah dari pasaran. Beras SPHP ditawarkan seharga Rp56.500 per karung lima kilogram, beras Cap Matahari Rp60.000 per karung lima kilogram, dan beras Cap Ketupat Rp125.000 per karung lima kilogram. Untuk kebutuhan lain, gula pasir dijual Rp16.500 per kilogram, sementara minyak goreng merek Kita bisa dibeli hanya Rp15.000 per liter.

Suasana semakin hangat ketika jajaran Kecamatan Batang Kuis turut hadir. Camat M. Faisal Nadution yang diwakili Sekcam Juliadi, S.Sos., bersama perangkat kecamatan lainnya, menambah semarak dan keakraban dalam kegiatan tersebut.

Pemerintah Desa Sidodadi menegaskan bahwa program pangan murah ini akan digulirkan secara berkala agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas. Warga berharap kegiatan ini tidak hanya berlanjut di Sidodadi, tetapi juga diperluas ke desa-desa lain di Kecamatan Batang Kuis.

Lebih dari sekadar menekan harga, hadirnya pangan murah menjadi titik terang bagi masyarakat yang selama ini dihimpit mahalnya biaya kebutuhan pokok. Senyum warga Sidodadi hari itu seolah menjadi bukti nyata bahwa kehadiran pemerintah di tengah rakyat kecil masih sangat dibutuhkan.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

GRPK dan BBHAR Satukan Langkah Perkuat Advokasi Hukum, Bongkar Dugaan Persoalan Alsintan Kelompok Tani Rukun Sena
Banyak Desa di Aceh Tenggara Diduga Abaikan Kewajiban Publikasi APBDes, Bupati Diminta Bertindak Tegas
Baru Jadi Dirut PLN Lagi, Darmawan Prasodjo Langsung Bohongi Rakyat Soal Kebutuhan Batubara PLTU
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Ir. Iskandar DPRA Semangati 7 Atlit Tarung Derajat Simeulue Lolos Pora
Dari Akademisi hingga Praktisi, Arief Martha Rahadyan Mendapat Apresiasi atas Kiprah dan Gagasannya
Babak Baru BPKP ACEH Resmi Mulai Audit Persoalan PT. Raja Marga
Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:16

​Perkokoh Karakter Personel, Bintaldam XIII/Merdeka Gelar Pembinaan Mental dan Ideologi di Kodim 1310/Bitung

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:39

Bupati Salim Fakhry resmi buka pameran pembangunan di Hari Jadi ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:53

PT Kether Coco Bio Diduga Buang Limbah Ilegal di Perkebunan Warga Tanjung Merah

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:18

Kartu Keluarga Diduga Bermasalah, Masyarakat Pertanyakan Profesionalisme Disdukcapil Aceh Tenggara 

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:37

HBKB Jakarta Utara dan Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Mitra Hadirkan Samsat juga Pengobatan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:36

PSSB U-12 Ikut Festival Piala Presiden di Banda Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:58

​Putus Jaringan Antarprovinsi, Polres Bitung Amankan 15 Gram Sabu Asal Palu dari Tangan Pria Ini

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42

Masyarakat Gayo Perantauan: Jangan Ciptakan Polemik Baru, Dukung Swadaya Warga Perbaiki Jalan Bireuen–Bener Meriah

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Fotografi Cagar Budaya Jadi Strategi Promosi Potensi Sejarah dan Wisata Deli Serdang

Selasa, 23 Jun 2026 - 16:48

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Perkuat Kendali Inflasi, Strategi Stabilitas Pangan Jadi Prioritas Daerah

Selasa, 23 Jun 2026 - 16:28

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x