Majelis Pemuda Pancasila Aceh Tamiang APRESIASI Pengambalian 4 Pulau 

- Editor

Rabu, 18 Juni 2025 - 13:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com 

Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia atas keputusan yang telah mengembalikan empat pulau, yaitu Pulau Panjang, Pulau Mangkir Besar, Pulau Mangkir Kecil, dan Pulau Lipan ke dalam wilayah administratif Provinsi Aceh. Rabu 18/06/2025.

Adapun keputusan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Aceh yang selama ini gelisah atas kealpaan negara dalam melindungi batas wilayah yang telah diakui secara hukum dan sejarah.

Langkah Presiden ini dianggap sebagai bentuk restorasi keadilan wilayah dan komitmen terhadap implementasi MoU Helsinki serta UUPA (Undang-Undang Pemerintahan Aceh).

Namun di sisi lain, MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh,juga menyampaikan kekecewaannya yang mendalam terhadap pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang telah menyebabkan kegaduhan nasional, melalui penerbitan dokumen dan peta yang menyimpang, tanpa koordinasi yang memadai dengan Pemerintah Aceh dan masyarakat lokal.
Dan “Kami mendesak Presiden untuk mengambil tindakan tegas terhadap Mendagri dan pihak-pihak di Kemendagri yang bertanggung jawab atas kekeliruan fatal ini. Aceh bukan objek eksperimen administratif. Kami punya sejarah, perjanjian damai, dan hak otonomi khusus yang wajib dihormati,” tegas Edi Syahputra, ST, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca Juga:  Berpelukan dalam Api

Selanjutnya MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Aceh Tamiang menyerukan agar peristiwa ini menjadi evaluasi menyeluruh terhadap sistem birokrasi nasional, khususnya dalam hal kebijakan tata batas dan penataan wilayah. Ujarnya.

Kami selaku rakyat Aceh,menuntut perlakuan yang adil dan sejajar sebagaimana dijamin oleh konstitusi dan perjanjian damai Helsinki.
Sebagai organisasi kemasyarakatan, Pemuda Pancasila siap mengawal setiap kebijakan yang berpihak pada rakyat dan menolak segala bentuk pengaburan terhadap hak-hak rakyat Aceh. Ungkapnya mengakhiri.

Berita Terkait

Truk Box Hantam Antrian Solar, Sopir Menghilang
SELAMAT DALAM KECELAKAAN TUNGGAL DIDESA LAPAKHA DIDUGA KONDISI JALAN LONGSOR DAN LICIN
Kebakaran Gudang Yumeida Gegerkan Sunggal, Api Hanguskan Area Penyimpanan Bahan Baku Sepatu
Blackout Sumbagut Picu Desakan Kompensasi Massal dan Evaluasi Total Tata Kelola PLN
Tragis ! Satu Balita Tewas, Satu Kritis, Kapolsek Hutagaol Turun Langsung ke Lokasi
ASITA Bali Gelar ‘Ball Tourism Run 2026’ di Jatiluwih Juni Mendatang
Misteri Kematian Pria Diduga ODGJ di Sergai, Ditemukan Telungkup di Depan Rumah Kosong
Mobil Dibakar Saat Subuh, Pengusaha Karet di Simalungun Diteror: “Kami Hampir Mati Terpanggang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:33

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:16

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:37

Jalur Tikus di Tengah Macet Jamin Ginting

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:36

Dipimpin Dirut Alfred Salindeho, PDAM Dua Sudara Meriahkan Lomba Gerak Jalan HUT RI di Bitung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:45

Di Balik Cerita Zafira, Bakat Anak yang Mulai Diuji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:04

FORPROVSU dan Janji Olahraga Rakyat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:43

Jejak India di Balik Promosi Wisata Sumatera

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:58

Lau Simeme Mulai Digenangi, Warga Hilir Diminta Waspada

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x