M. Noer Kapten Aceh Hebat 1 Menjelaskan Terkait Berita Salah Satu Media Online

- Editor

Minggu, 19 Oktober 2025 - 01:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simeulue Tribune Indonesia.com. Kapten M.Noer menjelaskan ke media ini Pada saat kapal belajar dari pelabuhan calang menuju ke sinabang keadaan cuaca kurang begitu baik dengan kondisi hujan lebat dan penumpang yang berada di deck atas mencari perlindungan dari hujan mereka mencari tempat di ruang VIP , ruang bisnis dan ekonomi untuk beristirahat.

Karena kita pihak kapal sangat wajar penumpang untuk berlindung ,karena cuaca hujan deras kalau tak hujan tak ada yang tidur di lantai. Dan mengenai pelayaran kita biasa kalau cuaca tenang kita belayar sekitar 14. Jam setengah , tetapi kalau keadaan cuaca kurang baik kita biasa sampai 15 jam s/d 17 jam . Dan berita tersebut kita di bilang pernah belayar jarak tempuh 11 sampai 12 jam ‘Itu tak benar ‘ “imbuh kapten”

Kita belayar jarak tempuh hanya 14 jam setengah itu kalau cuaca bagus. Dan semalam jam 4 pagi ada anak balita yang sakit kita selalu siaga dan memberikan pertolongan dengan membawa botol oksigen dan obat obatan , kita di kapal mintak tolong lagi sama pihak medis dari penumpang .

Alhamdulillah berjalan lancar jangan kami di bilang tidak melayani yang sakit. Kita selalu siaga. Beberapa tahun lalu , kami pihak kapal Aceh hebat 1 Pernah menangani seorang penumpang melahirkan diatas kapal dan sangat membutuhkan pertolongan pihak kapal dibantu perawat penumpang kapal berlayar dari calang ke sinabang , Alhamdulilah ibu yang melahirkan dan bayinya selamat sehat walafiat , fihak Asdp memberikan penghargaan gratis seumur hidup naik kapal feri Aceh hebat 1 kepada bayi tersebut yang lahir disaat pelayaran kapal Aceh hebat 1 calang Sinabang .

Masalah penumpang yang tidur di VIP , diruangan bisnis danruang ekonomi mereka istrihat di lantai karena hujan ruang VIP dan bisnis tidak cukup menampung semua penumpang yang tidur deck mengungsi menghindari hujan, Kita slalu berpikir kemanusian. Dan kita tak mungkin membiarkan mereka kehujanan mereka masuk keruang VIP, Binis, dan ekonomi karena keadaan darurat.

Baca Juga:  Sinergi TNI, Polri, dan Lembaga Veteran Wujudkan “Gotong Royong Tanpa Batas” di Aceh Tamiang

Mengenai excavator kita slalu menegur mereka pihak penanggung jawab ,kalau tdk baik excavator tak di benarkan naik diatas kapal, Saya juga marah sama yg punya excavator dan mengakibatkan keberangkatan kapal kemarin juga lambat kita berangkat jam 18.30 sore dari calang.

Terkait AC : hidup tidak mati dan dingin sepanjang jalan AC hidup tak ada kendala kemungkinan karena penumpang yang dari deck ramai masuk diruang VIP karna hujan kemungkinan agak kurang dingin. Tapi AC nya baik ” kata kapten ”

Mengenai AC Kita selalu ada perawatan tiap kapal off dan tidak operasi. toilet laki dan perempuan memang westepelnya dan kran air nya ada yang patah dan pembuangan air ada yg tdk bagus lagi Insya Allah kita sudah ngajukan setiap ada buat perbaikan. mungkin habis dock nantik ada penanganan.

Mengenai pembuangan tempat ambil whuduk tidak ada yg mampet air wudhuk yang di pakai mengalir ke belakang karena kapal agak Dongak ke belakang air turun ke belakang karena tak ada saluran pembuangan yg ada dari depan dekat kran air wudhuk. Insya Allah nantik kita awasi agar sisa air wudhuk bisa di kuras sama abk saat akan waktu sholat.

Mengenai bow viser haluan depan( pintu depan) kita tak pernah lagi kita pakai selalu pakai buritan karena waktu kita pakai haluan bow viser kita buka makan waktu agak lama untuk membukanya memakan waktu sampai 15 sampai 20 menit. Makanya kita pakai sandar buritan( pintu belakang )agar cepat proses untuk menurun kan penumpang
” Penjelasan Kapten noer” (*)

 

Berita Terkait

PEMELIHARAAN JALAN DESA DAN PENINGKATAN AKSES WILAYAH DI GAMPONG TANJONG DALAM SELATAN
Ketum PSSB Bireuen Lepas Tim U-12 ke Banda Aceh, Siap Ikuti Festival Piala Presiden
​Sinergi TNI-Polri di Bitung: Bersama Donor Darah demi Kemanusiaan di Hari Bhayangkara
Sejumlah Lomba Hiasi Peringatan Harlah IPARI Ke 3 di Bireuen
HRD Kembali Serahkan Usulan Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim Kepada Menteri PU
Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta melakukan safety campaign
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kemeriahan Ganda di Polres Bitung: Sambut Hari Bhayangkara ke-80 dan Rayakan Ultah Ketua Bhayangkari
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:42

Hampir Sepekan Padam Listrik Bergilir di Kalimantan, Tapi PLN Tidak Transparan

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:25

PT Bintang Sawit Cemerlang Perkuat Akses Warga Lewat Perbaikan Jalan Paya Itik

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:21

Dana Stimulan Banjir Menggerakkan Ekonomi Langsa, Daya Beli Warga Mulai Pulih

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:47

Infrastruktur JTTS Permai Terjaga, Hutama Karya Beri Kenyamanan Bagi Pengendara

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:42

Seret Nama Dirut PLN Darmawan Prasodjo, Re-LUN Ungkap Skema Dugaan Suap US$50 Juta Proyek AMI

Senin, 22 Juni 2026 - 14:37

GRPK dan BBHAR Satukan Langkah Perkuat Advokasi Hukum, Bongkar Dugaan Persoalan Alsintan Kelompok Tani Rukun Sena

Senin, 22 Juni 2026 - 11:42

Banyak Desa di Aceh Tenggara Diduga Abaikan Kewajiban Publikasi APBDes, Bupati Diminta Bertindak Tegas

Senin, 22 Juni 2026 - 10:37

Baru Jadi Dirut PLN Lagi, Darmawan Prasodjo Langsung Bohongi Rakyat Soal Kebutuhan Batubara PLTU

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Duta GenRe Deli Serdang Didorong Jadi Penggerak Generasi Muda Berkualitas

Jumat, 26 Jun 2026 - 04:46

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jalan Galang Diperkuat, Galian C Ilegal Dibidik

Jumat, 26 Jun 2026 - 02:19

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jejak Pengabdian Para Bupati Deli Serdang Dikenang Jelang Usia 80 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 - 14:54