Krisis Kepercayaan — Saatnya Kembali Membangun Kesejahteraan

- Editor

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI/Tribuneindonesia.com

Bangsa ini sedang menghadapi sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar masalah ekonomi atau pembangunan. Rakyat di seluruh penjuru negeri sudah mengalami krisis kepercayaan. Kepada siapa pun yang memimpin — baik di lembaga eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Kepada para dewan yang duduk di kursi kekuasaan. Sabtu, 15 Agustus 2026

Almarhum Abdurrahman Wahid, Gus Dur, pernah berkata: “Pemerintah boleh memiliki undang-undang yang paling banyak, boleh memiliki gedung yang paling megah — tapi kalau rakyat sudah tidak percaya, maka semuanya itu tidak ada harganya. Kepercayaan rakyat adalah modal tunggal berdirinya sebuah bangsa.”

Mengapa demikian? Karena tidak ada konsep yang jelas membangun ke arah rakyat. Tidak ada bukti nyata yang menunjukkan perubahan yang sesungguhnya. Rakyat melihat program demi program diumumkan, rencana demi rencana disusun — tetapi sampai ke kehidupan mereka sehari-hari, tidak ada perubahan yang terasa. Penderitaan masih ada, kekhawatiran masih ada, dan kesejahteraan masih terasa jauh.

Pengamat sosial Rocky Gerung menegaskan: “Jangan minta kepercayaan kalau belum memberi kesejahteraan. Kepercayaan itu tidak diberikan secara cuma-cuma — itu dibayar dengan kehidupan yang layak. Kalau rakyat masih berjuang makan, maka jangan harap mereka percaya pada pidato.”

Baca Juga:  Polres Binjai Amankan Pelaku Pencurian Sawit Milik PT. Serdang Hulu 

Maka jangan heran jika kepercayaan itu menipis. Kepercayaan tidak bisa dipinta — ia harus dibuktikan. Dan ketika pemimpin tidak memberikan bukti perubahan, rakyat menarik kepercayaannya secara perlahan. Itulah krisis yang paling berbahaya — karena ketika rakyat tidak lagi percaya, maka segala kebijakan, undang-undang, dan pembangunan menjadi sulit berjalan.

Mari kita kembalilah membangun. Bukan membangun proyek di atas kertas, bukan membangun pidato di atas panggung — tetapi membangun kepercayaan kembali. Caranya sederhana: berikan kesejahteraan. Jangan biarkan rakyat menderita. Jangan biarkan mereka bertanya-tanya sampai kapan hidupnya akan membaik.

Kesejahteraan rakyat adalah jalan tunggal menuju kembalinya kepercayaan. Naikkan kesejahteraan guru, berikan kehidupan yang layak bagi setiap keluarga, pastikan daerah-daerah terluar juga merasakan perhatian yang sama. Buktikan dengan tindakan nyata — bukan dengan janji.

Karena ketika rakyat melihat pemimpin bekerja untuk mereka, bukan untuk dirinya sendiri — maka kepercayaan itu akan tumbuh kembali. Dan bangsa yang dipercaya rakyatnya adalah bangsa yang siap maju.

Berita Terkait

Waka Polres R4 Respons Cepat Informasi Dugaan Peredaran Cap Tikus di Waisai, Kasat Narkoba Diperintahkan Lidik
Udara Waisai Diselimuti Asap, Bupati Raja Ampat Kerahkan BPBD, TNI-Polri Lindungi Pelajar
Mestinya Pemerintah Aceh Malu,Pada Jasa warisanya Habib Bugak
Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!
Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat
Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?
Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur
Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:32

RSUD dr. Fauziah Bireuen Rampungkan Survei Akreditasi Hari Kedua oleh LARS DHP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:28

Usung Tema “Bireuen Bershalawat”, Ulama Apresiasi Langkah Pemda di HUT ke-27

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:25

Jalin Kedekatan dengan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan: Keamanan Butuh Dukungan Semua Pihak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:39

Wapres Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:03

Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:46

Sinergi Kepolisian dan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan Sambangi Pimpinan Dayah Al Maimanah Perkuat Kamtibmas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:40

IPNU Bireuen Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan Siswi oleh guru

Berita Terbaru