Vietnam Menuju 20 Besar Dunia — Sementara Kita Masih Bermimpi Tanpa Langkah Nyata

- Editor

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi/Tribuneindonesia.com

Vietnam telah menetapkan sasaran yang jelas dan tegas: pada tahun 2045, sistem pendidikan dan pendidikannya masuk ke dalam jajaran 20 terbaik di dunia. Bukan sekadar janji manis, bukan sekadar kata-kata indah di atas kertas. Pemimpin dan kabinetnya bekerja membangun peradaban bangsanya — demi kemajuan yang nyata, demi generasi yang unggul, demi masa depan yang pasti. Kamis 13 Agustus 2026

Maka pertanyaannya kembali kepada kita semua: bagaimana dengan bangsa ini?

Sementara bangsa lain melangkah tegas menuju masa depan — kita masih terus berjalan mundur. Masih terus bermimpi tentang “Generasi Emas 2045”, namun mata hati kita tertutup. Kita mencita-citakan peradaban yang tinggi, namun melupakan akar yang menopangnya: kesejahteraan dan penghormatan kepada para pendidik.

Cita-cita boleh setinggi langit. Namun bila tangan yang mendidik generasi itu tidak diberi makan dengan layak, tidak dihormati dengan tulus, tidak disejahterakan dengan tegas — maka peradaban ini hanya akan berjalan di tempat. Bukan melangkah maju, bukan pula mundur dengan cepat — melainkan berdiri diam, berputar pada titik yang sama, tahun demi tahun, hingga cita-cita itu akhirnya menjadi kisah yang tidak pernah terwujud.

Vietnam membuktikan satu kebenaran sederhana yang seakan-akan tidak ingin kita pahami:

Baca Juga:  Kesombongan yang Menjatuhkan

Masa depan tidak dibangun dengan pidato. Masa depan dibangun dengan menghormati guru, menyejahterakan pendidik, dan memastikan mereka bisa mendidik dengan tenang, bermartabat, dan penuh kebanggaan.

Kalau Vietnam dalam perang yang hancur lebur pun mampu bangkit dan menetapkan sasaran masuk 20 besar dunia — mengapa Indonesia yang kaya raya, yang damai, yang diberkahi segala kekayaan alam — masih saja bermimpi tanpa langkah nyata?

Sebagaimana dikatakan pengamat sosial Rocky Gerung dengan tegas:

“Cita-cita bangsa itu bukan tulisan di tembok atau janji di atas kertas. Cita-cita bangsa itu ada di tangan para pendidik. Kalau tangannya tidak diberi makan dengan layak, bagaimana dia bisa memegang pena untuk membangun masa depan? Jangan bermimpi tinggi kalau fondasinya kau biarkan rapuh.”

Jangan sebut itu cita-cita, kalau akarnya tidak pernah dibenahi. Jangan sebut itu masa depan, kalau gurunya masih berjuang demi nafkah hari ini.

Selama guru belum sejahtera — maka peradaban ini hanya akan berjalan di tempat. Dan cita-cita yang tidak ditopang oleh penghormatan kepada pendidik — hanyalah mimpi yang akan pudar bersama bergantinya tahun.

Berita Terkait

Waka Polres R4 Respons Cepat Informasi Dugaan Peredaran Cap Tikus di Waisai, Kasat Narkoba Diperintahkan Lidik
Udara Waisai Diselimuti Asap, Bupati Raja Ampat Kerahkan BPBD, TNI-Polri Lindungi Pelajar
Mestinya Pemerintah Aceh Malu,Pada Jasa warisanya Habib Bugak
Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!
Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat
Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?
Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur
Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:32

RSUD dr. Fauziah Bireuen Rampungkan Survei Akreditasi Hari Kedua oleh LARS DHP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:28

Usung Tema “Bireuen Bershalawat”, Ulama Apresiasi Langkah Pemda di HUT ke-27

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:25

Jalin Kedekatan dengan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan: Keamanan Butuh Dukungan Semua Pihak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:39

Wapres Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:03

Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:46

Sinergi Kepolisian dan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan Sambangi Pimpinan Dayah Al Maimanah Perkuat Kamtibmas

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:40

IPNU Bireuen Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan Siswi oleh guru

Berita Terbaru