Ketum TKN Resmi Polisikan Proyek Ilegal di Medan “Saya Lawan Sampai Mafia Bangunan Runtuh!”

- Editor

Jumat, 18 Juli 2025 - 04:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Medan | TribuneIndonesia.com — Ketua Umum TKN Kompas Nusantara sekaligus Ketum Pagar UNRI Prabowo-Gibran untuk Negara Republik Indonesia, Adi Warman Lubis, melaporkan pengembang proyek rumah tiga lantai di kawasan Marelan, Kota Medan, yang diduga dibangun secara ilegal. Laporan resmi tersebut terdaftar dengan Nomor: STPLP/551/VII/2025/SU/PEL-BLW/SEK-MEDAN LABUHAN di Polsek Medan Labuhan, Kamis, 17 Juli 2025. Aksi hukum ini ditempuh setelah rumah pribadi Adi mengalami kerusakan parah akibat proyek yang berdiri di belakang kediamannya.

“Dinding rumah saya retak, plafon runtuh, air bocor di mana-mana. Ini jelas dampak dari pembangunan liar tanpa izin resmi. Tidak ada PBG, tidak ada Amdal, dan tidak ada pemberitahuan kepada warga sekitar,” ungkap Adi usai membuat laporan polisi.

Adi mengungkapkan kekecewaannya terhadap pengembang yang dinilainya arogan dan kebal hukum.

“Mereka diam saja setiap diajak bicara. Dari informasi yang saya dapat, pengembang ini merasa aman karena dibekingi oknum pejabat. Tapi saya pastikan, saya tidak akan mundur. Jaringan mafia bangunan di Medan akan saya bongkar habis,” tegasnya.

Baca Juga:  Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Tidak hanya menempuh jalur hukum, Adi juga mengirim surat resmi kepada Wali Kota Medan, DPRD Kota Medan, Dinas Perkim, Satpol PP, dan Kejati Sumut. Ia meminta seluruh pihak turun langsung ke lapangan untuk memeriksa legalitas proyek yang diduga merugikan warga.

“Ini bukan sekadar persoalan pribadi. Ini soal pelanggaran hukum dan keadilan untuk masyarakat. Jika bangunan itu ilegal, bongkar! Tidak boleh ada perlindungan untuk proyek yang merugikan rakyat,” katanya.

Adi memastikan dirinya akan mengawal kasus ini sampai tuntas.

“Saya percaya polisi masih bisa profesional. Tapi jika terbukti ada keberpihakan, saya akan bawa kasus ini ke Polda Sumut bahkan sampai ke Mabes Polri. Ini bukan urusan saya saja, ini perjuangan rakyat kecil yang terzalimi oleh mafia bangunan,” tandasnya.

Dengan suara lantang, Adi menegaskan tekadnya untuk melawan hingga mafia bangunan di Kota Medan benar-benar diberantas.

“Saya tidak akan berhenti sampai bangunan itu dibongkar dan mafia bangunan di Medan disikat habis. Ini soal hak rakyat!” pungkasnya.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Dr. Padriadi Wiharjokusumo, Advokat Medan yang Dicari Investor Asing dari Asia, Amerika hingga Eropa
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Setahun Kasus Kecelakaan Laut Tewaskan Dua Orang di Muna Tak Jelas, Kuasa Hukum Soroti Kinerja Penyidik Polres
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai
GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:59

Gebrakan Mubes X Yayasan Al-Muslim Peusangan: Rusyidi Mukhtar Pimpin Pembina, Edi Obama Calon Kuat Penggerak Transparansi Wakaf

Selasa, 3 November 2026 - 08:58

Wabup Razuardi: RDTR Perkotaan Bireuen Harus Jadi Pijakan Nyata, Bukan Dokumen di Atas Kertas

Selasa, 3 November 2026 - 07:31

Lompatan Kemandirian: 219 Penerima Bansos Bireuen Siap Dobrak Pasar Digital Lewat Jalur Wirausaha

Selasa, 3 November 2026 - 02:50

Satlantas Polres Bireuen Imbau Pengendara Patuhi Peraturan Sebagai Upaya Jaga Keselamatan

Senin, 2 November 2026 - 19:06

25 Bangunan Terbakar di Telege Jernih, 23 Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Senin, 2 November 2026 - 15:18

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama

Senin, 2 November 2026 - 12:11

Ketua LSM Perkara Aceh Tenggara Ajukan Permintaan DataDinas PERKIM TA 2023 dan 2024, Secara Peroranagan.

Senin, 2 November 2026 - 10:44

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Erosi Sungai Ular Meluas, Relokasi Warga Jadi Pilihan Terakhir

Selasa, 3 Nov 2026 - 05:08

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x