Ketua LSM Perintis Soroti Saldo Minimum dan Suku Bunga Bank Aceh Syariah: “Bertentangan dengan Prinsip Syariah, Merugikan ASN”

- Editor

Selasa, 20 Mei 2025 - 10:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Ketua LSM Perintis Aceh Zulfadli dan Bank Aceh

Banda Aceh | TribuneIndonesia.com

Ketua LSM Perintis, Zulfadli, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan Bank Aceh Syariah terkait saldo minimum yang dinilai terlalu tinggi serta sistem pembiayaan kredit yang menurutnya tidak mencerminkan prinsip-prinsip syariah.

Dalam pernyataannya kepada media Tribuneindonesia.com, Zulfadli menyebut bahwa kebijakan tersebut sangat merugikan nasabah, terutama para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi mayoritas pengguna layanan kredit di Bank Aceh.

“Saldo minimum yang tinggi membatasi akses keuangan masyarakat, dan lebih parahnya lagi, pola suku bunga yang diterapkan Bank Aceh tidak mencerminkan keadilan dalam prinsip syariah. Ini sangat memberatkan, apalagi mayoritas nasabah kredit adalah ASN,” tegasnya.

Zulfadli juga menyoroti bahwa kondisi ini membuat banyak ASN terjerat dalam beban cicilan yang tidak proporsional. Ia meminta perhatian serius dari Gubernur Aceh sebagai pemegang saham utama Bank Aceh serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera mengambil langkah konkret.

Baca Juga:  KORPS MARINIR GELAR DOA LINTAS AGAMA, PERKUAT JIWA PATRIOTISME DAN SOLIDITAS

“Kami mendesak Gubernur Aceh dan OJK untuk memberikan teguran keras kepada manajemen Bank Aceh Syariah, serta meninjau kembali sistem pembiayaan yang ada. Sudah saatnya dilakukan perubahan agar benar-benar sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan tidak merugikan rakyat,” ujarnya.

Zulfadli menambahkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan berbasis syariah sangat bergantung pada implementasi nilai-nilai keadilan dan transparansi. “Jangan sampai label syariah hanya menjadi formalitasdan slogan semata, sementara praktiknya justru menyimpang dari nilai-nilai Islam,” pungkasnya. (CT)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 47 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x