Ketika Aku Sakit “Refleksi Diri”

- Editor

Jumat, 31 Januari 2025 - 05:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Chaidir Toweren bin Ibrahim

Tribuneindonesia.com

Bagaimana agar sakit berbuah menjadi sebuah kebahagian, bukan keluh kesah, karena seorang muslim pasti mengetahui janji-janji Allah SWT berikan dibalik itu semua, dan itu ada dalam Al Qur’an maupun melalui lisan yang disampaikan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Allah SWT berfirman (yang artinya), “Tiada suatu bencana pun yang menimpa dibumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Nahfuzh) sebelum kami menciftanya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah SWT. (kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah SWT tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS Al Hadid: 22-23).

Rasululah SAW juga bersabda, “Tidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah SWT akan menggugurkannya bersama dengan dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan dedaunannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Didalam dunia ini atau didalam sebuah kehidupan sesuatu yang tidak dapat kita pungkiri oleh siapapun adalah bahwa kehidupan ini tidak hanya dalam satu keadaan. Ada senang, ada duka, ada canda, ada tawa dan kadang kala harus menangis. Ada sehat, namun juga adakalanya kita sakit. Dan semua ini adalah Sunnatullah yang mesti dihadapi siapa saja.

Baca Juga:  ​Perkuat Sinergi Maritim dan Akademis, Dankodaeral VIII Dampingi Lemhannas RI Sambangi Rektorat Unsrat

Hari ini suatu hal yang diangkat penulis adalah dimana seorang manusia menghadapi ujian berupa sakit. Tentu keadaan sakit ini lebih sedikit atau lebih sebentar dibandingkan dengan keadaan sehat. Yang harus kita ketahui oleh setiap insan muslimin bahwa tidaklah Allah menetapkan (mentaqdirkan) suatu takdir, melainkan dibalik taqdir itu terdapat hikmah, baik diketahui ataupun tidak.

Bahkan dengan adanya sakit, banyak manusia akan menyadari kesalahan dan kekeliruannya selama ini sehingga sakit tersebut mengantarkannya menuju pintu taubat. Justru bila kita tidak mengalami sakit atau apapun bentuknya, akan membuat kita semakin sombong. Bahkan Rasulullah SAW yang merupakan manusia termulia sepanjang Sejarah juga pernah mengalaminya.

Allah SWT pernah mencoba kepada Fir’aun, sepanjang hidupnya tidak pernah tertimpa ujian sakit, apa yang terjadi, Fir’aun menjadi sombong dan bahkan berani menyatakan dirinya Tuhan.

Yang perlu penulis tekankan disini bahwa, sesungguhnya Allah SWT telah menciftakan sebuah penyakit tentu ada penawarnya. Maka obat dan dokter adalah sebuah cara untuk kesembuhan, sementara kesembuhan yang hakiki hanya datang dari Allah SWT. Karena semujarap apapun obat dan dokter spesialis berikan, jika Allah SWT tidak menghendaki kesembuhan, kesembuhan tidak akan kita dapatkan.
Wallahu a’lam bishawab

Berita Terkait

Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta melakukan safety campaign
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kemeriahan Ganda di Polres Bitung: Sambut Hari Bhayangkara ke-80 dan Rayakan Ultah Ketua Bhayangkari
​Presiden Buka PENAS XVII di Gorontalo, Hengky Honandar Boyong Kontingen Bitung Demi Sinergi Pangan Nasional
​Hari Bhayangkara ke-80: Polres Bitung Teguhkan Semangat Presisi Lewat Ziarah Pahlawan
Jembatan Enang-Enang: Ketangguhan Masyarakat dan Pelajaran dari Sebuah Struktur
Suku Mayoritas Alas Kecewa pada Peringatan HUT ke-52 Aceh Tenggara, Budaya Lokal Dinilai Hanya Jadi Penonton di Rumah Sendiri
Antusiasme Warga Membludak, HUT Aceh Tenggara ke-52 Dimeriahkan Beragam Kegiatan dan Hadiah Menarik
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:12

Sinergi Tanpa Batas, Kapendam IX/Udayana Ajak Awak Media Nobar Piala Dunia 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:53

Melalui Simakrama Galungan dan Kuningan, Pangdam IX/Udayana Tegaskan Komitmen Menjaga Warisan Budaya

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:56

Polda Bali Tingkatkan Layanan SKCK: Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Bisa Diakses Online

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:02

Pantau Situasi Perairan Sat Polairud Polresta Denpasar Laksanakan Kegiatan Patroli

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:50

Dandim 0204/DS Tegaskan Loyalitas Prajurit Lewat Tradisi Pindah Satuan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:58

Kasat Reskrim menegaskan akan segera menetapkan para tersangka kasus dugaan pengeroyokan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:06

Kapendam IX/Udayana Luruskan Pemberitaan Terkait Insiden Anggota TNI Dengan Brimob di Manggarai Barat

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:58

Kodam IX/Udayana Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan TNI dan Rakyat

Berita Terbaru

Sosial

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

Kamis, 25 Jun 2026 - 07:13

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x