Ketahanan Pangan Isu Strategis Nasional dan Prioritas Pemkab Deli Serdang

- Editor

Jumat, 17 Oktober 2025 - 07:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LUBUK PAKAM I TribuneIndonesia. Com-Ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang juga menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan potensi unggulan daerah, terutama di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan.

“Deli Serdang memiliki potensi besar di sektor pangan, baik dari aspek sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Melalui koordinasi dan perencanaan yang tepat, kita dapat mengembangkan potensi ini menjadi kekuatan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang, Dedy Maswardy SSos MAP di Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Potensi Unggulan Kabupaten Deli Serdang dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan di Ruang Rapat, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat (17/10/2025).

Lebih lanjut dijelaskan tentang pentingnya inovasi dan penerapan teknologi tepat guna dalam meningkatkan produktivitas serta efisiensi di sektor pertanian.

Pemerintah daerah juga terus mendorong keterlibatan kelompok tani, pelaku UMKM, dan pihak swasta dalam memperkuat rantai pasok pangan lokal.

Rapat tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan, sehingga upaya pengembangan potensi unggulan Deli Serdang dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Direktur Pengembangan Produksi Unggulan Desa dan Daerah Tertinggal Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal, dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), dr Rida Haikal Akmal SH MH SSos MSi berpesan, agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bisa menjadi lembaga ekonomi yang lebih mandiri dengan mengembangkan usaha ke arah yang lebih baik.

Baca Juga:  Penganiayaan Gegerkan Pekan Lawe Desky, Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku

Tujuannya adalah untuk mendukung program percepatan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Deli Serdang.

“BUMDes harus mampu berdiri mandiri dan berinovasi untuk mengembangkan potensi desa. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pembangunan Kabupaten Deli Serdang agar lebih maju melalui program percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” ujar dr Rida Haikal Akmal.

Dijelaskannya, pengembangan produk unggulan desa akan dikelola oleh badan usaha milik desa, baik BUMDes maupun BUMDesma (Badan Usaha Milik Desa Bersama).

Selain itu, penyertaan modal dari Dana Desa minimal 20 persen dapat dimanfaatkan untuk memperkuat permodalan dan pengelolaan usaha BUMDes.

Dalam kesempatan tersebut, dr Rida juga menegaskan, pola kemitraan antara pemerintah, BUMDes, dan pihak swasta menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi desa.

“Pola kemitraan yang akan kita kembangkan ini bukan sekadar bantuan, tetapi bentuk efisiensi dan kemandirian ekonomi desa,” terangnya.

“Jangan berharap pada bantuan semata, karena kondisi efisiensi ini akan terus berlangsung tidak hanya tahun ini, tetapi juga di tahun-tahun mendatang. Pemerintah dan mitra hadir untuk memberikan pemantik ekonomi agar desa mampu berdaya secara mandiri,” tegasnya.

Hadir dalam rakor tersebut Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Drs Hendra Wijaya; Plt Dinas PMD, Dra Anita Magdalena br Situmorang; Kadis Pertanian, Elinasari Nasution SP; Kadis Ketapang, Rahman Saleh Dongoran SP MSi; para kepala desa serta perwakilan instansi vertikal dan stakeholder terkait lainnya.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23