JASA Bireuen ” Mendesak Pemkab Bireuen Pengelolaan Dana Otsus Tahun 2025 Sekitar Rp. 39 Miliar

- Editor

Senin, 21 April 2025 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribuneindonesia.com

Ketua Jaringan Anak Syuhada (JASA) Kabupaten Bireuen, Tgk. Mauliadi Sulaiman Umar, mendesak Pemerintah Kabupaten Bireuen agar pengelolaan dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp39 miliar benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat, jangan berpihak kepada Segelintir kelompok tertentu.

Ia menegaskan bahwa dana tersebut bukanlah “hadiah” dari pemerintah pusat, melainkan hasil perjuangan dan pengorbanan panjang rakyat Aceh dalam kesepakatan damai, termasuk melalui perjanjian potong senjata antara GAM dan Pemerintah RI.

“Dana Otsus itu adalah darah dan air mata rakyat Aceh. Itu bukan uang kado dari Jakarta, tapi hasil dari perjuangan panjang yang penuh pengorbanan. Pemerintah Kabupaten Bireuen harus serius dan bijak dalam mengelola dana ini,” kata Tgk. Mauliadi. Senin 21 April 2025.

Menurut informasi yang ia peroleh, tahun ini Kabupaten Bireuen mendapatkan alokasi dana Otsus sekitar Rp39 miliar. Ia berharap dana tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para penerima yang berhak, terutama para mantan kombatan GAM, janda korban konflik, dan anak-anak syuhada yang tersebar di berbagai pelosok Bireuen.

Baca Juga:  Sambut 1 Muharram 1447 H, Pemkab Bireuen Salurkan Beasiswa Miskin Berprestasi kepada 1.100 Santri

Tgk. Mauliadi menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Aceh setelah dua dekade damai. Ia mengatakan bahwa hingga sekarang masih banyak mantan kombatan yang belum punya rumah yang layak. Janda-janda korban konflik juga hidup dalam kesulitan, sementara anak-anak para syuhada yang kini sudah dewasa masih bertahan hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit.

“Pemerintah Kabupaten Bireuen harus punya keberpihakan yang nyata lewat program-program yang benar-benar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Tgk Mauliadi menegaskan bahwa setiap rupiah dari dana Otsus harus memiliki arah dan tujuan yang jelas, bukan sekadar habis dalam proyek-proyek tanpa keberlanjutan.

“Kita harap Pemkab Bireuen bisa lebih terbuka dan transparan dalam menyusun program Otsus, supaya masyarakat benar-benar merasakan dampaknya.” pinta Mauliadi

Adi s

Berita Terkait

Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa
Google dan Sistem Kecerdasan: Membangun Peradaban Bangsa Melalui Pengetahuan
Hilangnya Semangat Gotong Royong dan Pentingnya Membangun Kecerdasan Bangsa
Babinsa Posramil Peulimbang Latih PBB Siswa SMAN 1 Peulimbang
Solidaritas Mengalir, K3S Tanah Jambo Aye Gelar Rapat Sosial Bantu Dua Siswa Korban Musibah
Pengecoran Tiang Tandon Air TMMD ke-129 di Blang Cot Dikerjakan Satgas dan Warga
Ketua Fraksi Silayakh Soroti Pengawasan SPBU Lawe Kihing, Minta APH Cegah Pengisian BBM Subsidi Berulang
Sungguh Ironis: Anggaran Pendidikan Dipangkas, Kesejahteraan Guru Terabaikan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:41

Patroli Babinsa Koramil 03/Jeunieb, Pastikan Kondisi Jembatan Bailey Aman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:33

Babinsa Koramil 09/Makmur Bersama Warga Gotong Royong Timbun Halaman Meunasa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:30

Babinsa Koramil 05/Juli Dampingi Warga Olah Limbah Tempurung Kelapa Jadi Arang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:57

Kodam IX/Udayana Bersama Kogabwilhan II Mantapkan Kesiapsiagaan Bencana di Bali

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:36

Polsek Jangka Imbau Masyarakat Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan Keamanan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:17

Polantas Karib, Satlantas Polres Bireuen Edukasi Masyarakat Tentang Ketertiban Berlalu Lintas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:42

​Bermula dari Laporan Warga, Polisi Bitung Bongkar Bisnis Ilegal Obat Keras di Matuari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21

​Sambut HUT RI ke-81, Sat Lantas Polres Bitung Bagikan Bendera Merah Putih dan Helm Gratis ke Pengendara

Berita Terbaru

Sosial

Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa

Sabtu, 8 Agu 2026 - 15:39

Hukum dan HAM

Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:41

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x