Jangan Lantik Pejabat Karena Hubungan Keluarga dan Balas Jasa Politik

- Editor

Minggu, 2 November 2025 - 07:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.comĀ  Kekosongan beberapa jabatan Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di Kabupaten Bireuen, dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.

“Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma SH kepada wartawan disela-sela Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB), di Meuligoe Residen Cot Gapu, Minggu (2/11/2025).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, program prioritas daerah dan nasional tidak akan bisa berjalan, jika Sekretaris Daerah (Sekda) dan para Kepala SKPK atau kepala dinas masih berstatus Plt (pelaksana tugas).

“Saat ini ada informasi yang kami terima, ada kepala dinas atau pelaksana tugas (Plt) yang tidak bisa bekerja, karena takut kena tegur oleh Bupati, sehingga pemerintahan jalan di tempat bahkan belum kelihatan pondasinya, akibat Plt Sekda dan para Kepala SKPK masih tiarap,” sebut Surya Dharma.

Dikaitkan dengan kekosongan Sekda sekarang, pembahasan anggaran jadi susah karena Plt Sekda ragu-ragu dalam bersikap.

Padahal sebut Surya Dharma, Pemerintah Kabupaten Bireuen telah melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan beberapa Pejabat pada Jum’at 17 Oktober 2025 lalu, namun hingga kini masih terdapat beberapa Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang masih kosong dan dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt).

Kondisi ini tentunya memunculkan kekhawatiran akan terganggunya program prioritas daerah dan nasional.

Surya Dharma menilai kekosongan Kepala SKPK bisa berimbas pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen Tahun 2026.

“Saat ini Sekda Plt, beberapa SKPK yang dijabat oleh Plt, seperti Kepala BPKD, Kepala DPMGPKB, Asisten III Kepala BKPSDM, Direktur RSUD dr. Fauziah, Kepala Dinas Syari’at Islam bahkan BPBD dan Kesbangpol yang sudah lama naik status menjadi Perangkat Daerah Tipe B yang dijabat oleh PPT tak kunjung direalisasikan,” sesal Surya Dharma.

Baca Juga:  STIKes Bireuen,Buka kembali terima Calon Mahasiswa/i Gelombang II 2025 - 2026

Surya Dharma berharap segera diisi kekosongan tersebut dengan pejabat definitif karena pembahasan APBK 2026 akan segera dimulai.

Namun pejabat yang akan dilantik defintif nantinya harus memiliki keahlian dibidangnya masing-masing. Jangan dilantik pejabat karena ada hubungan keluarga, kedekatan dan balas jasa politik,” pinta Surya Dharma.

Kekhawatiran Wakil Ketua DPRK Bireuen cukup berlasan. Beberapa SKPK strategis seperti RSUD dr. Fauziah memiliki peran penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Bireuen.

Tanpa kepala definitif dikhawatirkan efektivitas pelayanan dan pelaksanaan program tidak bisa terlaksana sebagaimana mestinya. Plt tentunya memiliki kewenangan yang terbatas.

Disela-sela melaksanakan aktivitas kerjanya, Surya Dharma juga menyampaikan bahwa Bupati Bireuen harus segara melakukan Seleksi Terbuka JPT untuk mengisi kekosongan tersebut.

Dalam pelaksanaan seleksi terbuka nantinya harus benar-benar sesuai sistem dalam Reformasi Birokrasi memperhatikan kualifikasi kompetensi manajerial, teknis dan rasio kultural. Bukan karena faktor kedekatan ataupun balas jasa politik.

“Kesannya di Bireuen seperti kekurangan pejabat yang berkompeten, sehingga seorang pejabat definitif harus merangkap jabatan sebagai pelaksana tugas pada jabatan lainnya, contoh Camat Gandapura ditunjuk sebagai Plt. Kadis Syariat Islam, Asisten I sebagai Plt. Kepala Kesbangpol dan beberapa jabatan lainnya di BKPSDM dan Asisten III,” pungkas Surya Dharma. (*)

Berita Terkait

Gema Keadilan dari Mimbar Agung: Pesan Menyentuh Ustadz Jufri Naki di Hari Buruh
Bantuan Kemanusiaan 1 Juta Rupiah untuk Warga Seuneubok Saboh, Harapan Masyarakat Terpenuhi
Ketua TP-PKK Ny. Sadriah, S.K.M., M.K.M Tekankan Peran Imunisasi Anak
Langkah Strategis Dalam Memperkuat Sinergi, Kejaksaan Bireuen Tanda Tangani MoU Dengan RSUD DR.Fauziah Bireuen
Pelindo Resmi Terapkan Sistem Terintegrasi di Pelabuhan Bitung demi Efisiensi Global
PT Jasa Raharja melaksanakan Program Intensifikasi Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
Pastikan Kamtibmas Kondusif, Kapolsek Matuari Pimpin Pengamanan Kompetisi Olahraga di Kota Bitung
Diduga Gunakan Material Galian C Ilegal, Proyek PT HK Disorot Tajam: Bupati Aceh Tenggara Diminta Jangan Jadi Penonton
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:41

Sejumlah Pejabat Kodam IX/Udayana Diserahterimakan Termasuk Kapendam

Rabu, 29 April 2026 - 04:00

Ditressiber Polda Bali Gulung Judi Online Jaringan Internasional dan Prostitusi Daring

Rabu, 29 April 2026 - 00:56

Dari Rumah Sederhana, Kembang Pucuk Bordir Siap Mengguncang Panggung Fashion Nasional

Selasa, 28 April 2026 - 11:23

Polresta Denpasar Amankan Puluhan WNA Diduga Jadi Korban Penyekapan

Senin, 27 April 2026 - 10:38

Kodim 1616/Gianyar Dukung KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa Berbasis Koperasi

Minggu, 26 April 2026 - 07:25

Sinergi Jadi Kunci, Pisah Sambut Dandim 0201/Medan Berlangsung Hangat dan Penuh Makna

Minggu, 26 April 2026 - 01:14

Melarikan Diri dan Terjatuh ke Lereng saat Hendak Ditangkap, Seorang Pengedar Narkoba di Aceh Timur Meninggal Dunia

Sabtu, 25 April 2026 - 15:16

Pangdam IX/Udayana Tutup Dikmaba Infanteri Gelombang I TA 2026, 137 Prajurit Resmi Dilantik

Berita Terbaru