GMNI Aceh Tengah Sebut Oknum PERKIM Manipulasi Data Korban Bencana

- Editor

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Aceh Tengah mengecam dugaan praktik manipulasi data korban bencana hidrometeorologi yang melibatkan oknum Dinas Perumahan dan Permukiman (PERKIM) setempat.

Ketua GMNI Aceh Tengah, Saparuda IB, menyebut pihaknya menemukan indikasi adanya permainan data yang diduga dilakukan oknum PERKIM bersama aparatur desa. Ia menilai proses pendataan korban bencana tidak dilakukan secara maksimal dan cenderung hanya bersifat formalitas.

“PERKIM hampir tidak pernah turun langsung melakukan verifikasi dan validasi di sejumlah desa terdampak. Ini berdasarkan keterangan beberapa reje (kepala desa) yang enggan disebutkan namanya,” ujar Saparuda dalam keterangannya.Selasa (17/3/2026).

Ia juga menyoroti adanya aparatur desa yang diduga turut dimasukkan sebagai penerima bantuan, meski tidak memenuhi kriteria sebagai korban bencana. Menurutnya, hal tersebut mengindikasikan adanya penyimpangan dalam proses pendataan.

Saparuda mengungkapkan, setidaknya terdapat tujuh aparatur desa di Kecamatan Linge yang diduga ikut diuntungkan dalam penyaluran bantuan pascabencana yang terjadi sekitar empat bulan lalu. Ia menduga adanya kesepakatan antara tim teknis PERKIM dan aparatur desa dalam penyusunan data penerima bantuan.

“Pendataan dan verifikasi diduga hanya dijadikan formalitas untuk memenuhi laporan dinas teknis, tanpa melihat kondisi riil di lapangan,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tamiang Siagakan tenaga medis,RSUD serta Dinas Kesehatan. Terkait Influenza tife A

Lebih lanjut, GMNI mengaku telah mengantongi bukti berupa rekaman yang memperlihatkan dugaan praktik tidak etis dalam proses pendataan. Dalam rekaman tersebut, seorang oknum diduga meminta imbalan dari masyarakat agar dapat dibantu dalam pendataan penerima bantuan.

“Dalam rekaman itu, oknum tersebut menanyakan berapa bagian yang akan diterima jika bantuan cair. Bahkan ada warga yang menyebutkan siap memberikan sejumlah uang,” ungkapnya.

Saparuda menilai praktik tersebut mencederai rasa keadilan masyarakat, khususnya korban bencana yang seharusnya mendapatkan bantuan secara layak. Ia juga mempertanyakan minimnya pelibatan tokoh masyarakat dalam proses pendataan.

“Ini yang sejak awal kami khawatirkan. Jangan sampai penderitaan masyarakat justru dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Atas temuan tersebut, GMNI Aceh Tengah berencana melaporkan dugaan manipulasi data dan penyelewengan bantuan tersebut kepada aparat penegak hukum. Selain itu, pihaknya juga mendesak Bupati Aceh Tengah untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja PERKIM.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PERKIM Aceh Tengah belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

Berita Terkait

Mubes II IKA FH Unsam 2026″*Merajut Kenangan,Menyongsong Harapan*”
Surat Resmi Berubah Jadi Alarm Bahaya ! Dugaan Perampasan Lahan Sawah di Batang Kuis Seret 2  Nama Anggota DPRD
Semangat Hardiknas 2026, SMP Negeri 1 Manyak Payed Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas
TAMPERAK dan LHI Soroti Ketidakakuratan Data Desil: Ancaman Serius bagi Kebijakan Publik
PERWAL : Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Langsa, Antara Gebrakan Awal dan Ujian Bencana
TAMPERAK : Jika Tak Mampu Tuntaskan Jadup, Plt Kadinsos Aceh Tamiang Sebaiknya Diganti Saja
Bayi 3 Minggu Diduga Tewas di Tangan Ayah Kandung, Luka Kecil yang Mengguncang Hati Nurani
Babinsa Hadir Dukung Pendidikan, SMK Magadha 1 Gianyar Siap Cetak Generasi Unggul
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:49

SKANDAL GURU “SILUMAN” & DUGAAN PELANGGARAN UU ASN DI SD NEGERI 1 SEMADAM: GAJI MENGALIR, ATURAN DIABAIKAN?

Senin, 4 Mei 2026 - 13:15

SKANDAL GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM: PIHAK SEKOLAH BUNGKAM, DESAKAN PEMANGGILAN RESMI MENGUAT

Senin, 4 Mei 2026 - 07:36

Warga Kembali Demo ke Kantor Bupati Bireuen, Usut Tuntas Izin Perkebunan Sawit

Senin, 4 Mei 2026 - 04:17

Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ?

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:11

Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:01

Kecelakaan Tunggal Truk Kontainer Menghebohkan Kawasan Plaza Bitung

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04

HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11

Personil Koramil 02/Simeulue Tengah Karya Bakti Renovasi Musholla Makam Teuku Diujung Bersama Masyarakat.

Berita Terbaru

Internasional dan Nasional

Hentikan Praktik Sensor dan Swasensor pada Jurnalis dan Media

Senin, 4 Mei 2026 - 04:47