Empat Hari Diguyur Hujan, Tujuh Desa di Kecamatan Patia Terendam Banjir

- Editor

Senin, 12 Januari 2026 - 13:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|Tribuneindonesia.com 

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, selama empat hari berturut-turut mengakibatkan banjir di tujuh desa. Air banjir dilaporkan masuk ke rumah-rumah warga dengan ketinggian bervariasi antara 40 sentimeter hingga mencapai 1 meter.

Tujuh desa yang terdampak banjir tersebut meliputi Desa Surianeun, Cimoyan, Patia, Babakankesik, Rahayu, Idaman, dan Desa Ciawi. Genangan air mulai terjadi sejak curah hujan tinggi terus mengguyur wilayah tersebut tanpa henti, menyebabkan sungai dan saluran drainase meluap.

Warga setempat mengaku banjir kali ini cukup mengkhawatirkan karena air masuk hingga ke dalam rumah, merendam perabotan dan memaksa sebagian warga menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Aktivitas masyarakat pun terganggu, termasuk akses jalan desa yang sulit dilalui akibat genangan air.

Baca Juga:  "Gebyar Deli Serdang ke-79 Perpaduan Budaya, Pembangunan, dan Harapan di Alun-Alun Kabupaten"

“Air naik cepat, masuk ke rumah sampai sepinggang orang dewasa di beberapa titik,” ujar salah seorang warga Desa Patia.

Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi lahan pertanian dan fasilitas umum. Hingga saat ini, warga masih waspada karena hujan belum sepenuhnya reda dan dikhawatirkan debit air kembali meningkat.

Pemerintah desa bersama aparat kecamatan dan unsur terkait terus melakukan pemantauan kondisi banjir serta membantu warga terdampak. Warga diimbau tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir, serta segera mengungsi apabila ketinggian air terus bertambah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar akibat banjir yang merendam rumah dan lingkungan warga. (Red)

Berita Terkait

​Atasi Warga Undocumented Person, Wali Kota Hengky Honandar Resmi Teken Kerja Sama Lintas Instansi
Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
​Kasal Pimpin Gerakan “Aku Cinta Laut”, TNI AL Manado Bagikan Sembako untuk Nelayan Megamas
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue
Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:47

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama

Minggu, 6 September 2026 - 08:22

​Kasal Pimpin Gerakan “Aku Cinta Laut”, TNI AL Manado Bagikan Sembako untuk Nelayan Megamas

Minggu, 6 September 2026 - 04:03

Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM

Jumat, 4 September 2026 - 16:23

Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue

Jumat, 4 September 2026 - 15:10

Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​

Jumat, 4 September 2026 - 08:32

Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Kamis, 3 September 2026 - 14:02

Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 3 September 2026 - 13:57

Saparuda Kecam Dugaan Pengeroyokan Nasabah oleh Debt Collector FIF Group

Berita Terbaru