Dua Pejabat Mundur, SOMASI Soroti Dugaan Ketidakharmonisan Pimpinan Pemko Langsa

- Editor

Kamis, 16 April 2026 - 04:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | TribuneIndonesia.com — Solidaritas Masyarakat Sipil Kota Langsa (SOMASI) menilai mundurnya dua pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Langsa sebagai indikasi lemahnya sinergitas antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa.

Koordinator SOMASI, Zulfadli, didampingi Tgk Maop, menyampaikan bahwa kondisi tersebut mencerminkan adanya persoalan dalam tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pembagian peran dan kewenangan di tingkat pimpinan daerah.

“Seharusnya ketika Wali Kota tidak berada di tempat, maka Wakil Wali Kota yang menjalankan roda pemerintahan, bukan Sekretaris Daerah. Namun sejauh ini, Wakil Wali Kota Langsa seperti tidak diberi ruang sama sekali,” ujar Zulfadli saat memberikan keterangan kepada Tribuneindonesia.com, Kamis (16/4).

Menurutnya, situasi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, sekaligus memunculkan kekhawatiran akan adanya ketidakharmonisan dalam pemerintahan yang baru berjalan sekitar satu tahun tersebut.

“Apakah ini pertanda tidak baik? Publik tentu bisa menilai. Jangan sampai pemerintahan yang baru seumur jagung sudah menunjukkan gejala tidak harmonis,” lanjutnya.

Baca Juga:  Jadup Bukan Sulap: Jangan Politisasi Perjuangan, Beri Kesempatan Jeffry Sentana Bekerja

SOMASI juga menekankan pentingnya soliditas dan komunikasi yang baik antara kepala daerah dan wakilnya demi menjaga stabilitas pemerintahan serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Zulfadli menambahkan bahwa dinamika politik memang bersifat fluktuatif, namun hal itu tidak boleh mengganggu jalannya roda pemerintahan.

“Walaupun pada dasarnya politik itu fluktuatif, tapi jangan sampai berdampak pada kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

SOMASI turut menyampaikan masukan kepada Wali Kota Langsa agar dapat memperkuat koordinasi dan membangun komunikasi yang lebih harmonis dengan Wakil Wali Kota. Hal ini dinilai penting guna menjaga stabilitas pemerintahan, memperkuat kepercayaan publik, serta memastikan jalannya roda pemerintahan tetap efektif dan profesional. (ct75)

Berita Terkait

Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka
Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah
Indra SBW, S.H., Advokat Muda Sumut dengan Rekam Jejak Perjuangan Menegakkan Keadilan
Perkara Lae Saga Masih Berproses, Surya Darma Berhak Mendapat Perlindungan Hukum
Dugaan Penyalahgunaan Alsintan TR4 di Paya Gambar Disorot, P2BMI-GRPK Siapkan Laporan ke Kejaksaan
Re-LUN Ungkap Korupsi Sebesar US$50 Juta Dibalik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs
FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta
PROYEK REVITALISASI SEKOLAH APBN 2026 DI ACEH TENGGARA DISOROT, PENGAWASAN K3 DIPERTANYAKAN
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:18

Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:07

Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:44

Perkara Lae Saga Masih Berproses, Surya Darma Berhak Mendapat Perlindungan Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:55

Dugaan Penyalahgunaan Alsintan TR4 di Paya Gambar Disorot, P2BMI-GRPK Siapkan Laporan ke Kejaksaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:11

Re-LUN Ungkap Korupsi Sebesar US$50 Juta Dibalik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:13

FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:13

PROYEK REVITALISASI SEKOLAH APBN 2026 DI ACEH TENGGARA DISOROT, PENGAWASAN K3 DIPERTANYAKAN

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:51

Padam Berkali-kali & Manipulasi Data: Darmawan Prasodjo Jadi Dirut PLN Terburuk dalam 20 Tahun Terakhir

Berita Terbaru