BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Bireuen dengan sukses menyelenggarakan Pelatihan Juri Tilawatil Qur’an Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Lantai II Gedung LPTQ DSI Bireuen.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam meningkatkan kualitas dan integritas penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), khususnya di bidang penjurian.
Pelatihan ini diikuti oleh total 78 peserta dari berbagai cabang MTQ.
Cabang Tilawah dan Qira’at Sab’ah (24 peserta). Tutor dari Bireuen: Tgk. Razali A. Wahab dan Tgk. H. Sulaiman Ilyas. Tutor dari luar Bireuen: Ustadz H. T. M. Iqbal, S.HI dan Ustadz Zamni Yunus, M.Ag
Cabang Hafizh dan Tafsir Qur’an (18 peserta), Tutor dari Bireuen: Ustadz Malik Adharsyah, Lc., MA dan Ustadz Hendri Yulian, Lc., MA. Tutor dari luar Bireuen: Ustadz H. T. Mardhatillah, S.HI., M.H
Cabang Fahmil Qur’an (9 peserta), Tutor dari Bireuen: Dr. Jufliwan, S.H., M.M. Tutor dari luar Bireuen: Ustadz H. Muzakir Zulkifli, S.Ag.
Cabang Syarhil Qur’an (9 peserta). Tutor dari Bireuen: Tgk. Lissan Iskandar, S.E., M.S.M.
Cabang Khaththil Qur’an (9 peserta), Tutor dari Bireuen: Tgk. H. Zulfikar, Tutor dari luar Bireuen: Ustadz Drs. Usman Musa.
Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) (9 peserta), Tutor dari Bireuen: Dr. Nazaruddin Abdullah, M.A
Acara pelatihan secara resmi dibuka Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, S.H., M.M, yang juga membacakan sambutan Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada para tutor, peserta, dan panitia atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik.
Ia menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya menjadi bagian dari persiapan teknis menghadapi MTQ, tetapi juga merupakan bentuk nyata dalam membangun sumber daya manusia yang berkompeten, berintegritas, dan profesional di bidang penjurian MTQ.
“Kegiatan ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memastikan bahwa kualitas lomba dan pembinaan peserta MTQ dapat berjalan lebih baik dan adil. Pemerintah Kabupaten Bireuen akan terus berkomitmen dalam mendukung pembinaan syariat Islam, termasuk pengembangan kualitas juri, qari-qariah, hafizh-hafizhah, dan seluruh elemen pendukung MTQ lainnya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen, Dr. Jufliwan, S.H., M.M, yang berharap pelatihan ini menjadi bekal berharga bagi para juri dalam mengemban amanah secara objektif, profesional, dan sesuai dengan nilai-nilai keislaman.
“Semoga pelatihan ini membawa manfaat yang luas, dan menjadi bagian dari kontribusi kita dalam menjaga marwah dan kemuliaan Al-Qur’an, serta mempersiapkan generasi yang cinta dan paham akan isi kandungannya,” ucap Dr. Jufliwan.
Acara ini juga menjadi momentum penting dalam menyatukan semangat kolaborasi antara Pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan dan peningkatan kualitas MTQ sebagai bagian dari syiar Islam di Kabupaten Bireuen.
“Mari kita terus berikhtiar dan berdoa, semoga setiap langkah kita dalam menegakkan nilai-nilai Al-Qur’an senantiasa mendapatkan kemudahan, keberkahan, dan ridha dari Allah SWT,” tandasnya.