Di Gandapura Untuk Mendapatkan Rumah Bantuan Layak Huni Harus Cabut Undian

- Editor

Senin, 27 Januari 2025 - 04:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | Tribuneindonesia.com

Potret kehidupan masyarakat di pedalaman wilayah timur Bireuen yang masih tinggal di Gubuk Reyot di salah satu gampong kecamatan Bireuen, untuk mendapatkan rumah bantuan layak huni dengan menggunakan anggaran Gampong terpaksa dengan sistem cabut undian karenakan warga masih banyak tinggal di gubuk reyot. Senin ( 27/1/2025 ).

Hal itu disampaikan M.Yusuf selaku warga setempat yang hidup nya sampai saat ini tinggal di gubuk reyot.

M.Yusuf mengatakan, di Gampong bila ada bantuan rumah harus yang memiliki tanah. Bila ingin mendapatkan rumah harus dengan sistem cabut undian, beda dengan M.Yusuf karenakan dianya tidak memiliki tanah, walaupun di gampong kelahirannya Desa Blang Kubu, Kecamatan Gandapura Bireuen terpaksa M.Yusuf berdiam diri membisu, ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari saja kesulitan, apalagi untuk membeli sepetak tanah, karena pekerjaan saya hanya pemanjat kelapa harian dalam sehari M.Yusuf mendapat upah kadang Rp.60 Ribu perhari, namun saya bila ada yang memakai jasanya, dan saya berusaha bersyukur itu jalan hidup saya, ucap M.yusuf menahan air matanya sedih.

Hal serupa di sampaikan istrinya bernama Mursyidah menyebutkan, kami mempunyai 3 orang anak, di gampong kelahiran saya, serta mempunyai sepetak tanah peninggalan orang tua, sudah menjadi hak milik saya di gampong Tanjong Siren Kecamatan Kutablang, karena saya ikut suami sebagai warga Blang Kubu,Kecamatan Gandapura.

Karena itu Mursyidah berharap kepada pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten Bireuen, agar kami bisa mendapatkan bantuan rumah layak huni untuk keluarga kami di lokasi gampong Tanjong Siren, Kecamatan Kutablang, ucap Mursyidah dengan nada sedih.

Misurah Warga Gampong Blang Kubu kepada media ini mengatakan, Kami pernah ikut cabut undian untuk bantuan rumah layak huni, tapi kami belum mendapatkan keberuntungan di saat cabut undian tersebut yang di adakan oleh perangkat gampong setempat.

Padahal kondisi gubuk reyot yang kami tempati saat ini sudah hampir roboh, lantai nya tanah, dinding dari papan sudah di makan rayap tapi kami tidak bisa berbuat apa apa terpaksa ikut undian berikutnya, sebut Misurah.

Baca Juga:  Kapolsek Benoa Sambangi Perusahaan , Berikan Saran Kamtibmas.

Rahmawati Warga Blang Kubu, pekerjaan nya sehari hari sebagai pengumpul daun kelapa untuk di jadikan sapu lidi, dia juga pernah ikut cabut undian untuk bantuan rumah layak huni , tapi dia juga tidak beruntung sama seperti misurah .

Sementara Husni Tokoh Pemuda Gampong Blang Kubu mengatakan, padahal setiap tahun dan musim caleg maupun musim Pilkada Tim survey mendatangi gampong kami mendata warga untuk mendapatkan bantuan rumah layak huni.
Tapi kenyataan nya tidak satupun warga di gampong kami sampai saat ini mendapatkan bantuan rumah layak huni yang di janjikan atas nama pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten Bireuen, pungkas nya.

Bukhari Pj.Keuchik Gampong Blang Kubu membenarkan, apa yang di sampaikan warganya, memang di gampong yang dia pimpin saat ini menerapkan setiap tahun kami adakan cabut undian bantuan rumah layak huni untuk warga miskin dengan anggaran Gampong.

Siapa yang beruntung dia duluan yang di bangun rumah layak huni, karena warga gampong kami banyak yang tinggal di gubuk reyot dan sudah di musyawarahkan dalam rapat umum gampong agar tidak terkesan pilih kasih, tutur Bukhari .

Camat Gandapura Azmi, S.Ag mengatakan, untuk saat ini setiap gampong di kecamatan gandapura mulai tahun 2023 sampai sekarang ini, terus membangun rumah layak huni untuk warga Gandapura yang masih tinggal di gubuk reyot dengan menggunakan anggaran Desa.

Dengan ada nya program ini berdasarkan peraturan Bupati ( perpub ) Bireuen setiap tahun gampong harus membangun minimal 1 unit rumah layak huni untuk warga yang kurang mampu, makanya di kecamatan Gandapura sudah lebih kurang 30 unit rumah layak huni yang sudah terbangun untuk warga.

Dengan demikian harapan nya, semoga perbup Bupati Bireuen ini tetap berlanjut karena ini termasuk menuntaskan kemiskinan di Kabupaten Bireuen khususnya di kecamatan gandapura, pungkas Camat Azmi.[Umar A Pandrah].

Berita Terkait

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat
Ketua DPW PAN Syafruddin Bantu Anak Yatim dari Batanta Dapatkan Perawatan Medis
Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Masuk Aswas Kejati Sumut, Hampir 4 Bulan ! Ada Apa dengan Kasi Intel Kejari Deli Serdang
RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat
Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat di Manado, Jogja dan Manokwari  segera di bayar Pertengahan September
Pembayaran Asrama Mahasiswa Raja Ampat Tertunda, Dinas Pendidikan Akui Salah Input Kode Rekening
PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:49

Sinergi Pemkot dan TP PKK Bitung Sambut Penilaian Lomba PKK Sulawesi Utara 2026

Rabu, 16 September 2026 - 15:47

Pemkab Deli Serdang Perkuat Dialog dengan Dunia Usaha

Rabu, 16 September 2026 - 15:09

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 11:54

Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Masuk Aswas Kejati Sumut, Hampir 4 Bulan ! Ada Apa dengan Kasi Intel Kejari Deli Serdang

Rabu, 16 September 2026 - 11:35

Kapolres Bitung Pimpin Mediasi Perselisihan Kep Anto vs Ical-Mario Mamuntu, Sepakat Berakhir Damai

Rabu, 16 September 2026 - 09:24

Kantor Polsubsektor Percut Sei Tuan di Simpang Pasar 10 Tembung Diduga Kerap Kosong, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 16 September 2026 - 08:56

RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat

Rabu, 16 September 2026 - 04:58

Iskandar DPRA Desak Usut Tuntas Bom Ikan di Simeulue: “Pengawasan Laut Harga Mati!”

Berita Terbaru

(Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Sinergi Pemkot dan TP PKK Bitung Sambut Penilaian Lomba PKK Sulawesi Utara 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:49

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Perkuat Dialog dengan Dunia Usaha

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:47

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x