Deski, Warga Aceh Tenggara Kecewa Pasokan BBM Sering Telat

- Editor

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane |  TribuneIndonesia.com 

Antrean panjang kendaraan kembali terlihat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lawe Deski, Kabupaten Aceh Tenggara. Sejak pukul 15.00 WIB hingga malam hari, puluhan pengendara rela menunggu berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Pantauan TribuneIndonesia.com di lokasi menunjukkan antrean memanjang hingga ke badan jalan, mengakibatkan arus lalu lintas tersendat. Beberapa pengendara mengaku sudah menunggu lebih dari dua jam namun belum mendapat giliran.

“Sudah dari jam tiga sore saya antre, tapi sampai sekarang belum juga dapat bensin. Katanya pasokan terlambat datang,” ujar Ahmad, salah seorang warga yang ditemui di lokasi, dengan nada kesal.

Kondisi ini bukan kali pertama terjadi. Warga menyayangkan manajemen distribusi yang dianggap tidak tepat waktu dan kerap membuat masyarakat kesulitan memperoleh BBM, terutama jenis Pertalite dan Solar.

Baca Juga:  Tasbih Melebur Amarah Menjinakkan Nafsu dalam Pelukan Iman

“Setiap kali mobil tangki telat datang, SPBU langsung kosong. Ini sangat mengganggu aktivitas kami, apalagi bagi yang bekerja menggunakan kendaraan setiap hari,” tambah warga lainnya.

Sejumlah pengguna jalan meminta agar pihak pengelola SPBU bersama Pertamina segera memperbaiki sistem distribusi dan memastikan stok BBM selalu tersedia di Aceh Tenggara.

Keterlambatan pasokan bahan bakar disebut-sebut disebabkan oleh kendala pengiriman dari depot pemasok. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Lawe Deski maupun instansi terkait. (Abd Gani)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23