Dari Langit Marapi ke Balairung Agung Muhammad Nasir SH. Resmi Menjadi Hakim Muda Mahkamah Agung RI

- Editor

Senin, 16 Juni 2025 - 13:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN | Tribuneindonesia.com

Lima tahun silam, Muhammad Nasir, S.H. menggetarkan jagat maya dengan aksi wisuda virtual dari puncak Gunung Marapi setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut. Toga berkibar, bendera Merah Putih melambai di angin ketinggian, menjadi simbol tekad pemuda yang tak gentar menantang batas.
Hari ini, pemuda inspiratif itu kembali mencatat sejarah.

Dalam upacara sakral di Balairung Mahkamah Agung RI, Jakarta, Kamis (12/06/2025), Muhammad Nasir resmi dikukuhkan sebagai Hakim Muda Mahkamah Agung Republik Indonesia oleh Presiden H. Prabowo Subianto. Tepuk tangan bergemuruh. Tangis haru pun menyelimuti momentum agung ini.

Dari Tenda di Awan, Menuju Singgasana Keadilan
Nasir bukan sekadar nama. Ia adalah simbol perjuangan, ketekunan, dan keberanian generasi muda Indonesia. Pada masa pandemi COVID-19 tahun 2020, ketika ribuan mahasiswa menjalani wisuda secara daring dari rumah, Nasir memilih jalur berbeda ia mendaki Gunung Marapi, membawa semangat dan impian hingga ke langit.

“Wisuda itu cuma detik-detik seremonial, tapi perjuangannya bertahun-tahun. Sepi, lelah, getir… Itulah harga dari sebuah mimpi,” kenangnya dengan mata berkaca.

Baca Juga:  Tiga Legenda Musik Batang Kuis Bersatu Kembali: Reuni Penuh Nostalgia dan Haru

Kini, dari “langit” Marapi, Nasir telah mendarat di salah satu posisi terhormat dalam sistem hukum Indonesia. Sebagai Hakim Muda, ia akan mengemban amanah suci: menegakkan keadilan, menjaga marwah hukum, dan menjadi penjaga nilai-nilai luhur bangsa.

Pelita Harapan dari Sumatera untuk Indonesia
Pelantikan ini merupakan hasil dari proses panjang seleksi dan pendidikan calon hakim Mahkamah Agung, yang digagas Badan Strategi Kebijakan dan Diklat Kumdil MA. Para hakim muda ini akan ditempatkan di berbagai wilayah tanah air sebagai ujung tombak penegakan hukum.

“Dari dunia akademik kita belajar, tapi dari dunia keadilan kita bertanggung jawab. Ini bukan akhir perjuangan, ini awal dari pengabdian sejati,” ujar Nasir usai pelantikan, penuh keteguhan.

Dari Pelataran Gunung ke Pelataran Keadilan: Simbol Generasi Tangguh
Muhammad Nasir adalah bukti bahwa langit bukan batas, melainkan landasan untuk terbang lebih tinggi. Dari puncak gunung yang sepi hingga ruang kehormatan Mahkamah Agung yang megah, langkahnya menggema sebagai pesan lantang untuk anak-anak muda di seluruh penjuru negeri: jangan pernah menyerah, jangan takut bermimpi.

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Knalpot Brong Bikin Resah, Polres Aceh Tenggara Siap Tindak Pengendara Pembandel
Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan
BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan
Tak Puas Hanya Mendengar Laporan, Kapolres Aceh Tenggara Turun Langsung Cek Polsek Bambel
Berita ini 244 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:09

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 07:40

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot

Selasa, 8 September 2026 - 07:20

Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x